Euro 1996: Saat Zidane Ambil Alih Peran Eric Cantona di Timnas Prancis
Editor Bolanet | 11 Mei 2016 15:34
Dampak hukuman tersebut ternyata berpengaruh kepada karir Internasionalnya di Timnas Prancis. Selain dilarang bermain di Premier League, hukuman tersebut juga berlaku di Timnas Prancis. Alhasil ia tidak bisa bermain selama tahun 1995, sehingga pelatih Aime Jaquet harus memikirkan alternatif dari absennya Cantona. Alhasil Jaquet melihat ada sosok gelandang serang muda Bordeaux yang tengah naik daun yang ia nilai bisa mengganti posisi Cantona di Skuat Les Bleus, yaitu Zinedine Zidane.
Zidane sendiri sejatinya sudah mendapat debut di Timnas Prancis pada tahun 1994. Namun pada saat itu performa Zidane masih dianggap angin-anginan, sehingga ia masih menjadi pemain cadangan di skuat Les Bleus. Namun dengan absennya Cantona, Pelatih Jaquet berjudi untuk menjadikan Zidane sebagai playmaker Timnas Prancis menggantikan Cantona.
Semenjak diberi kepercayaan penuh oleh Aime Jacquet, Zidane tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia tampil dengan bagus selama kualifikasi Euro 1996, di mana ia membawa Prancis lolos ke putaran Final Euro 96 di Inggris setelah Les Bleus menjadi runner up Grup 1, di bawah Rumania. Selama babak kualifikasi, Zidane juga turut menyumbang dua gol bagi Timnas Prancis. Berkat performa menawan Zidane, Cantona tidak lagi dipanggil ke Timnas Prancis kendati hukumannya sudah selesai menjelang akhir tahun 1995. Sebagai gantinya Zidane mengamankan satu tempat di skaut Les Bleus di Euro 1996.
Di Euro 1996, Zidane memang tidak mencetak gol sama sekali pada babak grup, namun ia selalu menjadi pilihan utama Pelatih Aime Jaquet di lini tengah Prancis. Alhasil ia sukses membantu Prancis lolos ke babak knockout. DI babak perempat final Ia sukses mengeksekusi penalti pada babak adu penalti kontra Belanda, sehingga Prancis berhasil lolos ke babak semifinal Euro 96 setelah menang adu penalti 5-4.
Di babak semifinal, Zidane juga kembali diturunkan pelatih Aime Jacquet. Namun sama persis pada babak peremapt final, pertandingan kontra Republik Ceko harus dilanjutkan ke babak adu penalti setelah hingga babak tambahan skor sama kuat 0-0. Zidane selaku eksekutor pertama sukses menjalankan tugas dengan baik, namun sayang eksekutor keenam Prancis Reynald Pedros tidak berhasil menjalankan tugasnya sehingga Prancis haruis tersingkir di babak Semifinal.[initial]
Baca Juga:
Henrik Larsen, Pemain Cadangan Yang Jadi Top Scorer Euro 1992
Tomas Brolin, Bintang Cerah Swedia Yang Meredup Karena Ketidaksabaran
Aime Jacquet, Pria Yang Berhasil Mencegah Laurent Blanc Pensiun Dini
Andy Roxburgh, Sang Pengangkat Derajat Skotlandia
Robbie Keane, Predator Spesialis Kualifikasi Euro
Inilah Pencetak Gol Tertua Euro Sepanjang Masa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













