Flashback Euro 2000: Handsball Abel Xavier Antarkan Prancis ke Final Euro 2000
Editor Bolanet | 16 Mei 2016 11:15
Bola.net - Usai dikalahkan secara mengejutkan pada babak perempat final Euro 1996 oleh Republik Ceko, Portugal datang dengan ambisi besar di Euro 2000 yang digelar di dua negara sekaligus, yaitu Belgia dan Belanda. Diperkuat oleh para pemain-pemain top dunia, seperti Vitor Baia, Luis Figo, Nuno Gomes, dan Rui Costa, pasukan Seleccao mengawali perjalanan mereka di Euro 2000 dengan sangat meyakinkan.
Mereka berhasil keluar sebagai juara grup A yang pada saat itu merupakan grup Neraka, di mana mereka meraih kemenangan penuh atas Jerman, Inggris, dan . Di babak perempat final, mereka juga menghajar Turki dengan skor 2-0 sehingga mereka dapat melanjutkan perjalanan mereka di babak semifinal.
Di babak semifinal, mereka harus berhadapan dengan juara Piala Dunia 1998, yaitu Prancis. Kendati sedikit tidak diunggulkan kontra Prancis, namun anak asuh Humberto Coelho ini sukses membuat kejuatan setelah mereka unggul terlebih dahulu di menit 19 melalui tendangan keras Nuno Gomes dari luar kotak penalti. Namun Prancis berhasil memaksa Portugal untuk melakoni babak tambahan waktu setelah Thierry Henry berhasil menyamakan kedudukan di menit 51.
Di babak tambahan waktu sejatinya kedua tim sama-sama kuat, sehingga diprediksi laga ini akan diakhiri dengan babak adu penalti. Namun tiga menit jelang berakhirnya babak tambahan Waktu, pemain bertahan Portugal Abel Xavier melakukan kesalahan fatal saat mencoba menghalau David Trezeguet, di mana tangannya mengenai bola hasil sepakan penyerang Juventus tersebut. Alhasil wasit langsung menunjuk titik putih, di mana Zinedine Zidane yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses melaksanakan tugasnya dengan baik, dan berkat aturan Golden Ball, Prancis langsung dipastikan lolos ke babak Final tanpa perlu melakoni tiga menit sisa pertandingan.
Abel Xavier dan punggawa Timnas Portugal pada saat itu sejatinya masih belum bisa menerima keputusan wasit. Abel bahkan melakukan protes yang sangat keras kepada Wasit, sehingga ia mendapat larangan bermain oleh FIFA selama 6 bulan berikutnya berkat aksi tidak terpujinya tersebut
Baca Juga:
Flashback Euro 1996: Kala Davor Suker Permalukan Peter Schmeichel
Flashback Euro: Gascoigne Pimpin Misi Pembantaian Belanda
Flashback Euro 1996: Alfonso Perez Selamatkan Muka Spanyol Dari Kekalahan
Flashback Euro: Gol Dramatis Platini Singkirkan Portugal di Semifinal Euro 1984
Flashback Euro: Saat Tomas Brolin Pulangkan Inggris dari Euro 1992
Euro 1992: Debut Sensasional Swedia di Kancah Eropa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah, Main di 6 Edisi Piala Dunia
Piala Dunia 19 Mei 2026, 23:59
-
Samai Rekor De Bruyne dan Henry, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Mei 2026, 21:36
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













