Harry Maguire Sebut Timnas Inggris Ketularan Penyakit Ceroboh Mudah Kebobolan
Richard Andreas | 14 Oktober 2019 08:30
Bola.net - Harry Maguire mengakui kekalahan mengecewakan Timnas Inggris dari Republik Ceko (0-2) mungkin disebabkan oleh performa buruk sejumlah pemain di level klub. Pemain-pemain itu membawa aura negatif ke dalam timnas.
Tercatat, setelah kekalahan tersebut, Inggris berarti sudah kebobolan delapan gol dalam lima pertandingan terakhir. Pada masa itu, Gareth Southgate terus menggonta-ganti barisan empat bek The Three Lions.
Maguire merupakan salah satu pemain yang hampir tidak tergantikan. Dia dianggap mampu bermain dengan siapa pun untuk membentuk kombinasi solid. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.
Pertahanan Inggris tampak rapuh dan ceroboh. Mengapa? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ketularan Rapuh
Maguire tidak benar-benar memahami mengapa performa Inggris menurun dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, dia menduga penurunan itu ada hubungannya dengan performa para pemain di level klub.
Mereka yang kesulitan bersama klub masing-masing, seperti Maguire bersama MU, bisa jadi membawa kesulitan mereka ke dalam timnas.
"Ya, mungkin begitu. Kami membawa sepak bola klub ke level internasional," buka Maguire kepada Sky Sports.
"Pertandingan ini sulit [vs Republik Ceko]. Jangan salah, kami memulai pertandingan dengan ceroboh. Kami sempat memimpin pertandingan tetapi sebenarnya kami tidak layak mendapatkannya."
Harus Berkembang
Menurut Maguire, kesalahan Inggris adalah terlalu mudah membiarkan lawan mencetak gol. Dia juga menyoroti fakta bahwa pemain-pemain timnas perlu waktu untuk beradaptasi dengan satu sama lain.
"Kami ceroboh dan membiarkan mereka mencetak gol untuk menang. Jelas kami harus berkembang. Anda pasti ingin membentuk hubungan baik, tapi terkadang Anda tidak bisa melakukan itu di level internasional," imbuh Maguire.
"Ada sejumlah pemain yang tidak mendapatkan kesempatan di klub-klub mereka, jadi mereka tidak dipilih. Juga, ada pemain yang diganggu cedera," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59









