Hasil Armenia vs Portugal: Skor 2-3
Editor Bolanet | 14 Juni 2015 01:06
- Ronaldo hattrick, Portugal Rebut Tiga Poin
mengalahkan tuan rumah 3-2 dalam pertandingan mereka yang kelima di Grup I kualifikasi EURO 2016, Sabtu (13/6). Berkat hattrick Cristiano Ronaldo, satu dari titik putih, Portugal merebut tiga poin meski bermain dengan sepuluh orang sejak dikartu merah pada pertengahan babak kedua.
Armenia membuka keunggulan di Vazgen Sargsyan Republican Stadium lewat tendangan bebas Marcos Pizzelli menit 14. Namun, Portugal membalikkan keadaan melalui penalti Ronaldo menit 29 serta dua gol tambahan darinya menit 55 dan 58. Setelah Tiago mendapatkan kartu kuning kedua di menit 62, Armenia sempat menipiskan selisih skor berkat gol Hrayr Mkoyan menit 72. Skor 3-2 bertahan hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Portugal tetap memimpin grup. Pasukan Fernando Santos sekarang memiliki 12 poin, unggul atas Denmark (7), Albania (7) dan Serbia (1) yang baru memainkan empat pertandingan. Sementara itu, Armenia tak beranjak dari posisi juru kunci dengan koleksi satu angka.
Meski bermain di kandang Armenia, Portugal masih lebih diunggulkan daripada Henrikh Mkhitaryan dan kawan-kawan. Selain terpisah 77 anak tangga di peringkat FIFA, Portugal juga diperkuat pemain-pemain yang lebih berkualitas, dari Joao Moutinho, Nani hingga penyerang Real Madrid dan kapten Ronaldo.
Namun, jalannya laga sedikit di luar perkiraan. Armenia, yang kalah 0-1 oleh gol Ronaldo di Portugal pada pertemuan sebelumnya, justru lebih sering menekan sejak menit awal. Armenia bahkan mencetak gol terlebih dahulu lewat tendangan bebas spektakuler dari jarak sekitar 32 meter menuju gawang.
Sempat tersentak, Portugal kembali membangun serangan. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya upaya Portugal mendapatkan hasil. Diawali vonis pelanggaran Mkhitaryan terhadap Moutinho di area terlarang, Ronaldo menyamakan kedudukan lewat eksekusi penaltinya di menit 29. Babak pertama ditutup dengan skor 1-1 dan diwarnai aksi seorang pitch invader beberapa saat sebelum jeda.
Di babak kedua, Ronaldo, yang baru saja melalui musim mengecewakan bersama Real Madrid, merajalela. Pada menit 55, memanfaatkan buruknya komunikasi bek Robert Arzumanyan dengan kiper Roman Berezovski, Ronaldo menyambar bola tanggung melewati kepala Berezovski dan bersarang di dalam gawang Armenia. Hanya tiga menit berselang, Ronaldo menggenapi hattrick-nya dengan sebuah tendangan keras dari luar area dan membawa Portugal balik memimpin 3-1.
Posisi Ronaldo pun makin kukuh sebagai pemegang rekor gol terbanyak di turnamen ini (kualifikasi dan putaran final) dengan 26 golnya.
Namun sayang bagi Portugal, mereka harus kehilangan Tiago pada menit 62 akibat kartu kuning kedua. Kondisi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Armenia. Tuan rumah lalu menipiskan selisih skor lewat Mkoyan menyusul sebuah corner di menit 72. Semangat Armenia sontak kembali menyala.
Armenia menyerang dengan gencar di sisa waktu yang ada, tapi 10 pemain Portugal sanggup mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang. Armenia pun kehilangan tiga angka dan tetap terpuruk di posisi terbawah, sedangkan Portugal makin mantap di tempat teratas.
Berezovski; Mkoyan, Arzumanyan, Andonyan, Hayrapetyan; Mkrtchyan (Hovsepyan 28, kuning 85); Hovhannisyan (Ozbiliz 61), Mkhitaryan, Pizzelli, Ghazaryan; Sarkisov (Korian 72).
Rui Patricio, Vieirinha, R Carvalho (Fonte 79), Alves, Eliseu, Tiago (kuning 33, merah 62), Moutinho, Coentrao (Silva 73), Danny (William 63), Nani, Ronaldo.
STATISTIK ARMENIA - PORTUGAL
mengalahkan tuan rumah 3-2 dalam pertandingan mereka yang kelima di Grup I kualifikasi EURO 2016, Sabtu (13/6). Berkat hattrick Cristiano Ronaldo, satu dari titik putih, Portugal merebut tiga poin meski bermain dengan sepuluh orang sejak dikartu merah pada pertengahan babak kedua.
Armenia membuka keunggulan di Vazgen Sargsyan Republican Stadium lewat tendangan bebas Marcos Pizzelli menit 14. Namun, Portugal membalikkan keadaan melalui penalti Ronaldo menit 29 serta dua gol tambahan darinya menit 55 dan 58. Setelah Tiago mendapatkan kartu kuning kedua di menit 62, Armenia sempat menipiskan selisih skor berkat gol Hrayr Mkoyan menit 72. Skor 3-2 bertahan hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Portugal tetap memimpin grup. Pasukan Fernando Santos sekarang memiliki 12 poin, unggul atas Denmark (7), Albania (7) dan Serbia (1) yang baru memainkan empat pertandingan. Sementara itu, Armenia tak beranjak dari posisi juru kunci dengan koleksi satu angka.
Meski bermain di kandang Armenia, Portugal masih lebih diunggulkan daripada Henrikh Mkhitaryan dan kawan-kawan. Selain terpisah 77 anak tangga di peringkat FIFA, Portugal juga diperkuat pemain-pemain yang lebih berkualitas, dari Joao Moutinho, Nani hingga penyerang Real Madrid dan kapten Ronaldo.
Namun, jalannya laga sedikit di luar perkiraan. Armenia, yang kalah 0-1 oleh gol Ronaldo di Portugal pada pertemuan sebelumnya, justru lebih sering menekan sejak menit awal. Armenia bahkan mencetak gol terlebih dahulu lewat tendangan bebas spektakuler dari jarak sekitar 32 meter menuju gawang.
Sempat tersentak, Portugal kembali membangun serangan. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya upaya Portugal mendapatkan hasil. Diawali vonis pelanggaran Mkhitaryan terhadap Moutinho di area terlarang, Ronaldo menyamakan kedudukan lewat eksekusi penaltinya di menit 29. Babak pertama ditutup dengan skor 1-1 dan diwarnai aksi seorang pitch invader beberapa saat sebelum jeda.
Di babak kedua, Ronaldo, yang baru saja melalui musim mengecewakan bersama Real Madrid, merajalela. Pada menit 55, memanfaatkan buruknya komunikasi bek Robert Arzumanyan dengan kiper Roman Berezovski, Ronaldo menyambar bola tanggung melewati kepala Berezovski dan bersarang di dalam gawang Armenia. Hanya tiga menit berselang, Ronaldo menggenapi hattrick-nya dengan sebuah tendangan keras dari luar area dan membawa Portugal balik memimpin 3-1.
Posisi Ronaldo pun makin kukuh sebagai pemegang rekor gol terbanyak di turnamen ini (kualifikasi dan putaran final) dengan 26 golnya.
Namun sayang bagi Portugal, mereka harus kehilangan Tiago pada menit 62 akibat kartu kuning kedua. Kondisi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Armenia. Tuan rumah lalu menipiskan selisih skor lewat Mkoyan menyusul sebuah corner di menit 72. Semangat Armenia sontak kembali menyala.
Armenia menyerang dengan gencar di sisa waktu yang ada, tapi 10 pemain Portugal sanggup mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang. Armenia pun kehilangan tiga angka dan tetap terpuruk di posisi terbawah, sedangkan Portugal makin mantap di tempat teratas.
Berezovski; Mkoyan, Arzumanyan, Andonyan, Hayrapetyan; Mkrtchyan (Hovsepyan 28, kuning 85); Hovhannisyan (Ozbiliz 61), Mkhitaryan, Pizzelli, Ghazaryan; Sarkisov (Korian 72).
Rui Patricio, Vieirinha, R Carvalho (Fonte 79), Alves, Eliseu, Tiago (kuning 33, merah 62), Moutinho, Coentrao (Silva 73), Danny (William 63), Nani, Ronaldo.
STATISTIK ARMENIA - PORTUGAL
Ball possession: 54% - 46%
Shots: 10 - 8
Shots on target: 5 - 4
Offsides: 2 - 1
Pelanggaran: 19 - 13
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah 0 - 1. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








