Hasil Pertandingan Italia vs Yunani: Skor 2-0
Gia Yuda Pradana | 13 Oktober 2019 03:56
Bola.net - Italia mendapatkan tiga poin yang dibutuhkan saat meladeni Yunani di kota Roma. Tambahan tiga poin itu membuat Italia lolos ke EURO 2020 dengan tiga laga tersisa. Ini adalah penebusan dosa untuk kegagalan lolos mereka ke Piala Dunia 2018.
Italia menjamu Yunani di Stadio Olimpico, Roma, pada matchday 7 Kualifikasi EURO 2020 Grup J, Minggu (13/10/2019). Italia menang 2-0 lewat penalti Jorginho menit 63 dan gol pemain pengganti Federico Bernardeschi menit 78.
Italia tetap sempurna, meraih tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan. Italia lolos kualifikasi dengan tiga laga tersisa, untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Absennya sejumlah pemain, seperti Alessandro Florenzi, Emerson Palmieri, Lorenzo Pellegrini, Giorgio Chiellini, dan Stefano Sensi memang sedikit memusingkan sang pelatih Roberto Mancini. Namun, meski sempat terbentur tembok solid Yunani, Azzurri tetap mampu meraih hasil terbaik.
Rangkuman Jalannya Pertandingan
Italia, yang masih sempurna hingga pertandingan ke-6, punya kesempatan untuk mengamankan kelolosan ke EURO 2020 dengan kemenangan. Sementara itu, Yunani, yang baru mengumpulkan lima poin, wajib mengalahkan Azzurri jika ingin menjaga peluang mereka.
Pelatih Roberto Mancini menurunkan komposisi terbaik yang dimilikinya. Federico Chiesa, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne dipercaya jadi starter di lini depan Italia.
Di lini belakang, Leonardo Bonucci melakoni penampilan internasionalnya yang ke-92. Dia pun kini sendirian sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak ke-10 sepanjang sejarah tim nasional Italia. Dia meninggalkan Alessandro Del Piero, yang mana mereka berdua sebelumnya sama-sama memiliki 91 penampilan.
Tampil dengan seragam spesial berwarna hijau, tim yang identik dengan warna biru ini menemui kesulitan di babak pertama.
Yunani sempat mengancam lewat Dimitrios Limnios di menit 12, tapi digagalkan oleh Gianluigi Donnarumma. Setelah itu, Italia bermain dominan dan menguasai permainan dengan ball possession melebihi 70%. Hanya saja, itu tak berbanding lurus dengan serangan mereka. Yunani, yang menolak kalah, berusaha sekuat tenaga untuk menghindarkan gawang mereka dari kebobolan. Tanpa satu pun tembakan tepat sasaran, Italia harus puas dengan skor 0-0 di babak pertama.
Italia juga kehilangan Chiesa yang mengalami masalah paha, dan digantikan Federico Bernardeschi beberapa menit sebelum jeda.
Italia perlu meningkatkan kreativitas dan menambah variasi serangan mereka di babak kedua. Jika tidak, bakal sulit bagi mereka. Ternyata benar, Azzurri bisa tampil lebih baik daripada paruh pertama. Hasilnya pun mereka dapatkan di menit 62.
Berawal dari permainan kombinasi dengan Marco Verratti di dalam kotak penalti Yunani, Insigne melepas tembakan yang mengenai tangan Andreas Bouchalakis. Wasit mengganjarnya kartu kuning dan memberi Italia hadiah penalti. Jorginho maju sebagai algojo dan dengan tenang mengkonversinya menjadi gol. Italia 1, Yunani 0.
Sukses memecah kebuntuan, Italia semakin percaya diri. Gol kedua pun mereka dapatkan, dan kali ini lewat Bernaderschi. Bernardeschi menembak menyilang dari luar area di sisi kanan. Bola sempat deflected sebelum bersarang di sudut bawah.
Italia memegang kendali penuh, dan berusaha menambah gol di sisa waktu yang ada. Hanya saja, tak ada gol lagi yang tercipta. Namun, itu sudah cukup untuk membuat Italia berpesta.
Susunan Pemain dan Statistik
Italia (4-3-3): G Donnarumma; D'Ambrosio, Bonucci, Acerbi, Spinazzola; Barella, Jorginho, Verratti; Chiesa (Bernardeschi 39), Immobile (Belotti 79), Insigne.
Pelatih: Roberto Mancini.
Yunani (4-3-1-2): Paschalakis; Bakakis, Chatzidiakos (kuning 14), Siovas, Stafylidis; Zeca, Kourbelis, Bouchalakis (kuning 62) (Giannoulis 75); Bakasetas (Mantalos 79); Limnios, Koulouris (kuning 27) (Donis 67).
Pelatih: John van't Schip.
Statistik Italia - Yunani
- Ball possession: 73% - 27%
- Shots: 9 - 4
- Shots on target: 4 - 1
- Kartu kuning: 0 - 3
- Kartu merah: 0 - 0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






