Imbangi Estonia, San Marino Akhiri Rekor 61 Kekalahan Beruntun
Editor Bolanet | 16 November 2014 15:31
- San Marino, yang bersama Bhutan menghuni dasar klasemen peringkat dunia FIFA, mengakhiri rentetan 61 kekalahan di semua kompetisi ketika mereka menahan imbang tanpa gol pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 akhir pekan ini.
Ini juga menjadi nilai pertama tim itu di kualifikasi kejuaraan Eropa sejak mereka ambil bagian pada 1990.
Kiper Aldo Simoncini menjadi pahlawan saat ia menahan gempuran Estonia pada pertandingan Grup E, dan membantu San Marino clean sheet untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah tim.
Ia menggagalkan peluang Sergei Zenjov pada babak pertama sebelum menahan tandukan Artjom Artjunin, dan kemudian membendung sepakan Ilja Antonov setelah turun minum.
San Marino sebelumnya mendulang angka di kualifikasi Piala Dunia saat melawan Turki dan Latvia.
Mereka mengalahkan Liechtenstein dengan skor 1-0 pada pertandingan persahabatan yang dimainkan pada 2004, dan sejak itu selalu menelan kekalahan.
Meski meraih kesuksesan pada Sabtu, mereka masih menanti gol pertama mereka sejak Pierangelo Manzaroli menggantikan Giampaoli Mazza sebagai pelatih pada Februari lalu. (bola/dzi)
Ini juga menjadi nilai pertama tim itu di kualifikasi kejuaraan Eropa sejak mereka ambil bagian pada 1990.
Kiper Aldo Simoncini menjadi pahlawan saat ia menahan gempuran Estonia pada pertandingan Grup E, dan membantu San Marino clean sheet untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah tim.
Ia menggagalkan peluang Sergei Zenjov pada babak pertama sebelum menahan tandukan Artjom Artjunin, dan kemudian membendung sepakan Ilja Antonov setelah turun minum.
San Marino sebelumnya mendulang angka di kualifikasi Piala Dunia saat melawan Turki dan Latvia.
Mereka mengalahkan Liechtenstein dengan skor 1-0 pada pertandingan persahabatan yang dimainkan pada 2004, dan sejak itu selalu menelan kekalahan.
Meski meraih kesuksesan pada Sabtu, mereka masih menanti gol pertama mereka sejak Pierangelo Manzaroli menggantikan Giampaoli Mazza sebagai pelatih pada Februari lalu. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ejek Brasil, Cara San Marino Rayakan Gol yang Langka!
Piala Eropa 19 Oktober 2023, 05:30
-
Top Skor Grup H Kualifikasi Euro 2024: Rasmus Hojlund, 7 Gol
Piala Eropa 18 Oktober 2023, 14:25
-
Hasil FIFA Matchday: Thailand Sukses Tahan Imbang Estonia 1-1
Tim Nasional 18 Oktober 2023, 03:21
-
Lumbung Gol Itu Bernama San Marino
Piala Eropa 12 September 2023, 14:59
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



