Ingin Jadikan Luciano Spalletti Sebagai Pelatih? Timnas Italia Harus Lewati Satu Syarat Ini
Editor Bolanet | 15 Agustus 2023 07:25
Bola.net - Posisi manajerial di timnas Italia sedang diperebutkan setelah keluarnya Roberto Mancini secara mengejutkan baru-baru ini. Nama Luciano Spalletti telah muncul ke permukaan sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kekosongan tersebut.
Mancini dilaporkan berada di ambang pintu untuk menjadi pelatih kepala baru Arab Saudi, yang telah menawarinya sebuah kesepakatan yang sangat menggiurkan.
Sedangkan, Spalletti tengah menjalani cuti panjang sejak meninggalkan Napoli di awal musim panas ini. Namun, sang juara bertahan Eropa memiliki rintangan besar yang harus diatasi dalam bentuk klausul pelepasan sang pelatih dari Partenopei.
Mantan manajer AS Roma itu meninggalkan kota Naples saat kontraknya masih tersisa satu tahun. "Klausul itu mengikat Napoli dan Spalletti [tidak ada faktor yang lain]," kata pengacara Napoli, Mattia Grassani, kepada TuttoMercatoWeb.
Simak berita selengkapnya di bawah ini.
Harus Bayar Kompensasi
Meskipun sang juara Serie A tidak meminta biaya kompensasi dari Spalletti, mereka memasukkan klausul pelepasan dalam kesepakatannya.
Yang memungkinkan bahwa tim-tim peminat jasa pelatih yang identik dengan kepala plontos itu mendapat rintangan.
"Maka tidak dilarang bahwa klub atau federasi, yang tertarik untuk mempekerjakan pelatih, dapat menggantikan dirinya sebagai pelatih, dengan membayar sejumlah uang," ucap Grassani.
Klausul Tidak Berlaku untuk Tim Nasional
Spalletti adalah penentu nasibnya sendiri. Jika dia bergabung dengan sebuah klub dan bukan tim nasional, jumlah tersebut harus dibayarkan. Jika tidak, dia tetap bertahan sampai kontraknya dengan Napoli berakhir.
Sesuai laporan terbaru dari Sky Sport Italia, presiden Federasi Sepak Bola Italia Gabriele Gravina bertekad untuk mendaratkan Spalletti.
Dia telah memulai pembicaraan dengan presiden Napoli Aurelio De Laurentiis terkait klausul pemutusan hubungan kerja, yang bernilai 3,25 juta euro.
"Klausul itu dimaksudkan sebagai kompensasi bagi Napoli jika Spalletti tidak menepati janjinya untuk bertahan selama satu tahun, dengan prospek adanya klub rival."
Kandidat Lain
Spalletti memimpin Partenopei meraih Scudetto musim lalu menjadikan gelar tersebut pertama untuk klub dalam 33 tahun terakhir.
Pelatih berusia 64 tahun ini membangun sebuah tim yang tangguh yang terdiri dari para bintang seperti Victor Osimhen, Khvicha Kvaratskhelia, dan Kim Min-jae yang terbukti menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan di Eropa.
Timnas Italia juga mengawasi Antonio Conte sebagai pilihan alternatif. Mantan pelatih Tottenham ini sebelumnya pernah menangani tim nasional antara tahun 2014 dan 2016.
Sumber: Sky Sports dan TuttoMercatoWeb
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
Mendapatkan Banyak Kritik, Mancini: Kalian Tidak Tahu Apa-apa!
Bela Retegui, Vieri Sebut Pengkritik Punya Pikiran Kuno!
Roberto Mancini Mundur sebagai Pelatih Timnas Italia
Pep Guardiola Dituding Jadi Penyebab Memblenya Timnas Jerman, Kok Bisa?
Punya Tugas Jangka Panjang di Liverpool, Jurgen Klopp Belum Mau Melatih Timnas Jerman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roberto Mancini Akui Italia Sempat Kesulitan saat Kalahkan Turki 3-1
Piala Eropa 6 Oktober 2026, 05:09
-
Soal Kasus Manchester City, Roberto Mancini: Bukan Urusan Saya!
Liga Inggris 4 Oktober 2026, 16:30
-
Andrea Cambiaso Dicoba di Posisi Baru oleh Spalletti di Juventus
Liga Italia 3 Oktober 2026, 20:08
-
Spalletti Restui Juventus Kejar Striker Sunderland
Liga Italia 1 Oktober 2026, 19:19
-
Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026
Piala Eropa 1 Oktober 2026, 14:52
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
