Jerman Memble di Euro 2020, Toni Kroos Dicap Sudah Tak Cocok untuk Sepak Bola Masa Kini
Ari Prayoga | 11 Juli 2021 23:53
Bola.net - Mantan presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness melancarkan kritik tajam terhadap gelandang andalan Jerman, Toni Kroos menyusul kegagalan Die Mannschaft di Euro 2020.
Berstatus sebagai salah satu tim favorit juara, perjalanan Jerman di Euro 2020 ternyata hanya sampai di babak 16 besar. Tim asuhan Joachim Low tersingkir usai dikalahkan Inggris 0-2.
Setelah timnya tersingkir, Kroos mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari tugas internasional bersama Jerman. Hal yang sama juga dilakukan Low.
Tudingan Hoeness
Sepanjang gelaran Euro 2020, Low memakai formasi tiga bek. Menurut Hoeness, hal tersebut terpaksa dilakukan Low guna mengakomodir kehadiran Kroos di lini tengah.
“Dua pertandingan pertama di kualifikasi Piala Dunia cukup bagus dengan empat bek, kemudian dia berganti menjadi tiga bek, itu sama sekali tidak perlu. Mengapa? Low ingin mengintegrasikan Kroos," ujar Hoeness kepada Sport1.
“Jika kami bermain dengan Joshua Kimmich, Leon Goretzka dan Thomas Muller di lini tengah, Serge Gnabry dan Leroy Sane di sayap dan Kai Havertz di depan, kami akan berada di posisi yang sama sekali berbeda hari ini. Saya 100% yakin akan hal itu," tambahnya.
Kritik Hoeness
Secara khusus, Hoeness mengkritik habis-habisan performa Kroos saat Jerman menyerah dua gol tanpa balas dari Inggris di Wembley.
“Saya suka Kroos, dia menunjukkan penampilan kelas dunia di masa lalu. Dia hebat untuk Bayern - tapi cara bermainnya sudah selesai. Dia tidak lagi cocok dengan sepak bola saat ini," tutur Hoeness.
“Kami tertinggal 1-0 melawan Inggris di seperempat jam terakhir, Kroos tidak lagi melewati garis tengah. Dia bermain menyamping, lalu menyamping lagi, sampai pertahanan lawan mengorganisir diri," imbuhnya.
Opini Hoeness
Lebih lanjut, Hoeness juga menyesalkan betapa pasifnya para pemain Bayern di tim Jerman menyikapi perubahan taktik secara signifikan yang dilakukan Low.
“Pemain Bayern adalah orang-orang super percaya diri yang memiliki suara besar dengan Hansi Flick. Saya tahu mereka sama sekali tidak senang dengan situasi ini, dengan taktik Low. Namun mereka menerimanya. Saya tidak mengerti, saya tidak mengenal mereka seperti itu," kata Hoeness.
“Mereka seharusnya mengatakan ‘Toni Kroos tidak lagi cocok dengan sepakbola ini dengan permainan menyampingnya. Sepak bola kami dimainkan secara vertikal. Bola dimainkan ke depan sepanjang waktu'”. tandasnya.
Respons Kroos
Komentar Hoeness jelas membuat telinga Kroos panas. Gelandang Real Madrid itu pun langsung melontarkan balasan terhadap mantan penyerang Bayern tersebut.
“Uli Hoeness adalah seorang pria dengan pengetahuan besar tentang sepak bola (bahkan jika itu tidak cukup untuk RTL), sedikit minat pada polemik dan benar-benar berdamai dengan dirinya sendiri. Mirip dengan penjaga tamannya.” tulis Kroos di akun Twitter pribadinya.
Balasan Kroos ini merujuk pada fakta bahwa Hoeness hanya bertahan sebentar sebagai pengamat sepak bola di RTL, serta komentarnya terkait Lothar Matthaus yang ia sebut takkan pernah kembali ke Bayern selama masih ada dia di sana, bahkan sebagai penjaga tamannya sekalipun.
Sumber: Sport1, Twitter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













