Jersey Swiss Mudah Robek, Ini Penjelasan Puma
Editor Bolanet | 21 Juni 2016 03:45
Bola.net - Laga pamungkas Grup A Euro 2016 antara Swiss kontra Prancis kemarin diwarnai oleh beberapa kejadian robeknya jersey Swiss. Hal ini mengundang sang pembuat jersey, Puma untuk mengeluarkan pernyataan.
Total empat jersey Puma pemain Swiss robek di laga ini, dua milik Granit Xhaka, serta dua lainnya masing-masing milik Admir Mehmedi dan Breel Embolo.
Kejadian ini sampai memancing komentar sindiran dari Xherdan Shaqiri yang mengatakan sambil bercanda bahwa Puma sebaiknya tak memproduksi kondom.
Puma pun tidak tinggal diam. Raksasa apparel asal Jerman ini menyatakan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah investigasi atas kejadian ini.
"Analisis kami pada jersey kandang Swiss dari laga Minggu kemarin menunjukkan bahwa ada satu kumpulan material yang rusak selama proses produksi, berakibat pada pelemahan material di hasil jadi," ujar Puma dalam pernyataan yang dikeluarkan lewat laman resmi mereka.
"Puma telah mengecek persediaan semua jersey dari tim-tim Puma dan dapat memastikan bahwa insiden yang sangat disayangkan ini tak akan terulang kembali." janji mereka.
Selain Swiss, tim lain di Euro 2016 yang jerseynya diproduksi oleh Puma adalah Austria, Italia, Republik Ceko dan Slovakia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ardon Jashari: Mesin Penggerak Club Brugge yang Menenggelamkan Atalanta
Liga Champions 19 Februari 2025, 09:02
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00















