Ketika Timnas Jerman Menjelma Jadi Mesin Gol di Euro U-21 2025
Asad Arifin | 26 Juni 2025 09:47
Bola.net - Tajam, solid, dan penuh percaya diri, tiga karakteristik ini menggambarkan performa Timnas Jerman U-21 di Euro U-21 2025. Hingga menembus babak semifinal, belum ada tim yang mampu menghentikan laju Die Mannschaft Muda.
Produktivitas mereka terbilang luar biasa. Dari lima pertandingan, total 15 gol berhasil dilesakkan. Kini, Jerman hanya tinggal satu langkah lagi untuk meraih trofi juara Eropa.
Langkah mereka ke final dipastikan usai kemenangan gemilang 3-0 atas Prancis di babak semifinal yang berlangsung Kamis (26/6) dini hari WIB.
Hasil tersebut tidak sekadar mencerminkan dominasi permainan, tetapi juga menunjukkan kematangan taktik dan ketangguhan mental para pemain muda Jerman. Mereka tak hanya menang, mereka menang dengan cara yang mengesankan.
"Jerman adalah tim yang sangat bagus dengan pemain-pemain yang sangat bagus. Jadi kami tidak boleh membuat kesalahan di semifinal melawan mereka," ujar pelatih Timnas Prancis, Gerald Baticle, seperti dilansir dari situs resmi UEFA.
Timnas Jerman, Sang Mesin Gol

Pujian tulus dari sang pelatih tidak dapat menyembunyikan kenyataan bahwa Jerman tampil sebagai kekuatan dominan yang sulit dihadapi selama turnamen. Mereka datang bukan sekadar sebagai unggulan, melainkan sebagai tim yang konsisten dan efisien.
Sejak fase kualifikasi, performa Jerman sudah memberikan sinyal bahaya bagi lawan-lawannya. Mereka tak terkalahkan dalam 10 laga, mencatat delapan kemenangan dan dua hasil imbang.
Saat tampil di putaran final, Jerman benar-benar menjadi tim yang sangat produktif. Mereka mencetak rata-rata tiga gol per pertandingan, dengan total 15 gol dari lima laga, catatan terbaik dibandingkan tim lain di Euro U-21 2025. Tidak berlebihan jika menyebut mereka sebagai mesin gol sejati.
Nick Woltemade: Striker 198 cm yang Sulit Dibendung

Di balik performa tajam Timnas Jerman, muncul satu nama yang bersinar terang: Nick Woltemade. Penyerang bertinggi 198 cm ini tampil sebagai ancaman nyata di kotak penalti lawan. Gelar Man of the Match dalam laga kontra Prancis menegaskan betapa pentingnya peran sang bomber.
"Saya pikir kami bermain sangat baik hari ini. Melakukannya melawan tim yang bagus seperti ini, sungguh menakjubkan. Sekarang kami berada di final, kami sangat senang tentang hal itu. Satu langkah lagi yang harus ditempuh,” ujar Woltemade kepada UEFA.
Woltemade kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen dan tengah menjalani periode akhir musim yang luar biasa.
Bersama Stuttgart, ia sempat mencetak gol di partai final DFB-Pokal saat mengalahkan Arminia Bielefeld. Tak lama kemudian, ia menjalani debut bersama tim senior Jerman di ajang UEFA Nations League melawan Portugal.
Final Ideal: Jerman vs Inggris

Kini tinggal satu tantangan tersisa. Di laga final yang akan digelar Minggu (29/6) dini hari WIB, Jerman akan berhadapan dengan Inggris—pertarungan klasik dua kekuatan besar Eropa dalam versi tim muda. Inggris jelas bukan lawan yang bisa diremehkan.
Namun, dengan kedalaman skuad yang mumpuni, disiplin dalam menerapkan strategi, serta ketajaman Woltemade yang sedang dalam performa terbaiknya, Jerman bukan hanya favorit juara, tapi juga tim yang telah membuktikan kualitas sejak awal turnamen.
"Final membuat saya sangat bahagia karena kami seperti keluarga, di lapangan dan juga di luar lapangan. Sekarang kami hanya punya satu pertandingan tersisa, dan mudah-mudahan kami akan menjadi juara," ujar kapten Timnas Jerman U-21, Eric Martel.
Sumber: BBC Sport, UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Barcelona Pernah Ditawari Nick Woltemade, tapi Pilih Gabriel Jesus: Ini Alasannya
Liga Spanyol 3 September 2026, 12:47
-
Gabung Juventus, Nick Woltemade Siap Berkontribusi untuk Si Nyonya Tua
Liga Inggris 2 September 2026, 20:15
-
Juventus Resmi Datangkan Nick Woltemade dari Newcastle
Liga Italia 2 September 2026, 07:24
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

