Laurent Blanc Sesalkan Gol Cepat Xabi Alonso
Editor Bolanet | 24 Juni 2012 05:42
- Pelatih , Laurent Blanc menyalahkan gol cepat yang dicetak Xabi Alonso sebagai alasan tersingkirnya Les Bleus. Pada laga perempat final dini hari tadi, langkah Prancis pada Euro terhenti di tangan setelah takluk 0-2.
Meski takluk dari Spanyol, namun Blanc tetap bersikeras dengan pilihan taktik yang digunakannya. Melawan Spanyol, Blanc melakukan pergantian yang mengejutkan dengan menempatkan lima gelandang di lini tengah Les Bleus guna menahan kekuatan La Furia Roja.
Blanc juga memilih menurunkan dua bek sayap, Mathieu Debuchy dan Anthony Reveillere di sisi kanan pertahanan Prancis. Blanc ingin meredam serangan yang dimotori oleh Jordi Alba, Andres Iniesta di sisi kiri. Namun sayangnya di pertandingan dini hari tadi, sisi kanan menjadi titik kelemahan Prancis, ketika Alba berhasil lolos dari hadangan dan memberikan assist kepada gol yang dicetak Xabi Alonso.
Prancis mencoba bangkit di babak kedua, namun gol penalti Xabi Alonso di tambahan waktu, membunuh peluang Prancis di pertandingan dini hari tadi. Tetapi Blanc tetap menyesalkan gol cepat Xabi Alonso dibandingkan kegagalan timnya memaksimalkan peluang.
Jika Anda melihat susunan tim Prancis, terlihat jika kami sadar benar jika sayap kiri Spanyol sudah sangat kuat, ucap Blanc kepada reporter usai laga. Pada diri Alba dan Iniesta, mereka mempunyai dua pemain yang kerap kali maju ke menyerang. Dan yang paling disesalkan adalah kami akhirnya harus kebobolan dari sisi itu.
Di babak pertama, Alba hanya bisa sekali melepas umpan silang dari sisi kiri. Dan sekalipun kami menutup di area depan gawang, Xabi Alonso berhasil mencetak gol.
Rasanya sungguh membuat frustasi. Kami mengerti jika mereka berbahaya dari sisi kiri, kami sudah mengantisipasi untuk mengatasi hal ini. Tetapi tetap saja mereka bisa mencetak gol dari sisi itu, imbuh Blanc.
Yang patut disesalkan adalah kami membiarkan mereka mencetak gol pada kesempatan pertama yang mereka dapatkan. Di babak kedua, pemain sudah memberikan segalanya, dan secara teknis memang lebih baik. Tetapi tetap sangat sulit untuk bisa memberikan masalah kepada Spanyol. (afp/mac)
Meski takluk dari Spanyol, namun Blanc tetap bersikeras dengan pilihan taktik yang digunakannya. Melawan Spanyol, Blanc melakukan pergantian yang mengejutkan dengan menempatkan lima gelandang di lini tengah Les Bleus guna menahan kekuatan La Furia Roja.
Blanc juga memilih menurunkan dua bek sayap, Mathieu Debuchy dan Anthony Reveillere di sisi kanan pertahanan Prancis. Blanc ingin meredam serangan yang dimotori oleh Jordi Alba, Andres Iniesta di sisi kiri. Namun sayangnya di pertandingan dini hari tadi, sisi kanan menjadi titik kelemahan Prancis, ketika Alba berhasil lolos dari hadangan dan memberikan assist kepada gol yang dicetak Xabi Alonso.
Prancis mencoba bangkit di babak kedua, namun gol penalti Xabi Alonso di tambahan waktu, membunuh peluang Prancis di pertandingan dini hari tadi. Tetapi Blanc tetap menyesalkan gol cepat Xabi Alonso dibandingkan kegagalan timnya memaksimalkan peluang.
Jika Anda melihat susunan tim Prancis, terlihat jika kami sadar benar jika sayap kiri Spanyol sudah sangat kuat, ucap Blanc kepada reporter usai laga. Pada diri Alba dan Iniesta, mereka mempunyai dua pemain yang kerap kali maju ke menyerang. Dan yang paling disesalkan adalah kami akhirnya harus kebobolan dari sisi itu.
Di babak pertama, Alba hanya bisa sekali melepas umpan silang dari sisi kiri. Dan sekalipun kami menutup di area depan gawang, Xabi Alonso berhasil mencetak gol.
Rasanya sungguh membuat frustasi. Kami mengerti jika mereka berbahaya dari sisi kiri, kami sudah mengantisipasi untuk mengatasi hal ini. Tetapi tetap saja mereka bisa mencetak gol dari sisi itu, imbuh Blanc.
Yang patut disesalkan adalah kami membiarkan mereka mencetak gol pada kesempatan pertama yang mereka dapatkan. Di babak kedua, pemain sudah memberikan segalanya, dan secara teknis memang lebih baik. Tetapi tetap sangat sulit untuk bisa memberikan masalah kepada Spanyol. (afp/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




