Malouda: Prancis Dihancurkan Ambisi Pribadi
Editor Bolanet | 21 Juni 2012 12:50
- Setelah dikalahkan Swedia 0-2, Florent Malouda menuding rekan-rekannya di skuad Prancis lebih mementingkan ambisi pribadi ketimbang sukses tim.
Para pemain Les Bleus dikabarkan terlibat perselisihan sengit usai laga pamungkas Grup D tersebut. Hasil tersebut juga menghentikan rekor tak terkalahkan mereka dalam 23 laga.
Kondisi itu mengingatkan Malouda pada situasi yang sama dua tahun lalu di Piala Dunia. Kala itu pertikaian di kamp Prancis membuat para pemain mogok dan Nicolas Anelka dikirim pulang. Les Bleus pun tersingkir sebelum melewati fase grup.
Apa yang saya saksikan sudah membangunkan setan dalam diri saya, dan saya tak ingin mengumbar diri, cetus winger berusia 32 tahun itu mencoba membatasi komentar pada media.
Karena panasnya suasana, ada resiko hujan roket dan rudal. Ada beberapa masalah yang harus diselesaikan dan terkadang Anda bisa menyakiti seseorang dengan komentar yang Anda buat.
Kendati demikian, Malouda mengisyaratkan adanya perselisihan tersebut dan itu merusak suasana tim. Ia menambahkan, Sulit sekali menunjuk nama, namun ada ketidakseimbangan antara ambisi tim dan ambisi pribadi.
Terkadang Anda butuh sedikit adu tembak satu sama lain. Kami mengumbar beberapa kata satu sama lain di ruang ganti, dan itu bagus. Karena jika kami tak menyelesaikannya, sementara Spanyol sudah mendekat, maka kekalahan bisa terasa berat.
Bukannya akhir rekor tak terkalahkan kami yang mengejutkan, namun caranya berakhir. Kami tak tampak seperti tim yang bekerja begitu keras dalam dua tahun terakhir. (bola/row)
Para pemain Les Bleus dikabarkan terlibat perselisihan sengit usai laga pamungkas Grup D tersebut. Hasil tersebut juga menghentikan rekor tak terkalahkan mereka dalam 23 laga.
Kondisi itu mengingatkan Malouda pada situasi yang sama dua tahun lalu di Piala Dunia. Kala itu pertikaian di kamp Prancis membuat para pemain mogok dan Nicolas Anelka dikirim pulang. Les Bleus pun tersingkir sebelum melewati fase grup.
Apa yang saya saksikan sudah membangunkan setan dalam diri saya, dan saya tak ingin mengumbar diri, cetus winger berusia 32 tahun itu mencoba membatasi komentar pada media.
Karena panasnya suasana, ada resiko hujan roket dan rudal. Ada beberapa masalah yang harus diselesaikan dan terkadang Anda bisa menyakiti seseorang dengan komentar yang Anda buat.
Kendati demikian, Malouda mengisyaratkan adanya perselisihan tersebut dan itu merusak suasana tim. Ia menambahkan, Sulit sekali menunjuk nama, namun ada ketidakseimbangan antara ambisi tim dan ambisi pribadi.
Terkadang Anda butuh sedikit adu tembak satu sama lain. Kami mengumbar beberapa kata satu sama lain di ruang ganti, dan itu bagus. Karena jika kami tak menyelesaikannya, sementara Spanyol sudah mendekat, maka kekalahan bisa terasa berat.
Bukannya akhir rekor tak terkalahkan kami yang mengejutkan, namun caranya berakhir. Kami tak tampak seperti tim yang bekerja begitu keras dalam dua tahun terakhir. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wilfried Zaha Geram Usai Disebut Remehkan Jean-Philippe Mateta: Menjijikkan!
Liga Inggris 16 Oktober 2025, 23:48
-
Hasil Islandia vs Prancis: Les Bleus Tertahan, tapi Masih Nyaman di Puncak Klasemen
Piala Dunia 14 Oktober 2025, 04:27
-
Zinedine Zidane Blak-blakan Soal Masa Depan dan Keinginan Latih Timnas Prancis!
Piala Dunia 13 Oktober 2025, 06:50
-
Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Prancis dan Jerman Perkasa, Belgia Tertahan
Piala Dunia 11 Oktober 2025, 08:26
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38















