Masih Ingat Piala Dunia 2018, Wahai Timnas Jerman?
Yaumil Azis | 8 Juni 2021 01:52
Bola.net - Timnas Jerman menyongsong Euro 2020 dengan modal yang sangat buruk. Yakni performa mereka dalam kompetisi mayor lainnya dua tahun lalu, Piala Dunia 2018.
Pagelaran empat tahunan tersebut dilangsungkan di Rusia. Jerman, yang berhasil memenangkan kejuaraan yang sama pada edisi sebelumnya, dengan mudah mendapatkan hati serta dukungan publik.
Melewati Grup F yang beranggotakan Swedia, Meksiko dan Korea Selatan seharusnya tidak sulit untuk dilewati Timnas Jerman. Namun kenyataannya, mereka tak mampu melakukan itu.
Fase grup ditutup setelah tiga pertandingan digelar, di mana Die Panzer menduduki posisi terakhir dalam klasemen. Mereka menelan dua kekalahan dan hanya mampu mengantongi tiga poin saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Takkan Terulang Lagi
Performa Die Panzer kala itu, bisa dikatakan, jauh di bawah ekspektasi publik. Ini juga yang menjadi momen keterpurukan mantan gelandang Arsenal, Mesut Ozil. Intinya, Jerman sangat sial kala itu.
Pengalaman buruk itu jelas menghantui mereka yang sedang menjalani persiapan untuk menjalani Euro 2020. Salah satu anggotanya kala itu, Mats Hummels, menjelaskan alasan mengapa Die Panzer bisa begitu terpuruk.
"Pada waktu itu, kami mengalami masalah yang membuat kami tidak bisa melihat diri sendiri sebagai tim, baik di sesi latihan sebelum atau setelah pertandingan," ungkap Hummels kepada Kicker.
"Itu pastinya takkan terjadi kepada kami saat melawan Prancis. Kehilangan pandangan sebagai sebuah tim itu tak boleh terjadi kepada kami lagi. Saya dengan jujur bisa bilang kalau sekarang rasanya telah berbeda jika dibanding yang dulu," lanjutnya.
Jerman Telah Bersatu
Pemain Borussia Dortmund tersebut bisa merasakan kesatuan yang cukup erat di antara para pemain saat ini. Kesukarelaan untuk berkorban demi tim membuat Hummels percaya Timnas Jerman bisa bicara banyak tahun ini.
"Semuanya ingin menjadi sebuah kesatuan, semuanya siap untuk mengorbankan dirinya sendiri buat tim. Kami mampu melaju jauh. Kami berada di jalur yang tepat; kami tahu bahwa kami punya kemampuan untuk menjuarai turnamen ini," kata Hummels lagi.
"Kami tidak memiliki masalah satu sama lain secara personal. Dari segi olahraga, pandangannya berbeda - namun itu cukup normal dalam olahraga. Perbedaan opini itu selalu ada. Saya merasa sedih karena saya selalu menikmati kesempatan bermain bersama Jerman," pungkasnya.
Laga perdana Jerman di pentas Euro 2020 akan digelar pada Rabu (16/6/2021) mendatang di Allianz Arena. Mereka bakal berhadapan dengan sang juara bertahan, Prancis.
(Kicker - via Goal International)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs PSIM 4 Maret 2026
Bola Indonesia 3 Maret 2026, 20:32
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37

















