Mengapa Tidak Ada Perebutan Juara 3 di Euro 2020? Ini Jawabannya
Yaumil Azis | 9 Juli 2021 10:59
Bola.net - Ada perbedaan yang mencolok dari Euro 2020 jika dibandingkan dengan turnamen antarnegara bergengsi lainnya. Kompetisi yang satu ini tidak mengadakan laga perebutan juara tiga.
Laga perebutan juara tiga tersaji pada beberapa pentas antarnegara bergengsi lain seperti Piala Dunia, Copa America, hingga Africa Cup of Nations. Partai ini biasanya akan mempertemukan dua tim yang menelan kekalahan di babak semifinal.
Inggris, yang akan bermain di babak final Euro 2020, sempat merasakan laga perebutan juara tiga di Piala Dunia 2018 lalu. Sayang mereka gagal mendapatkan titel itu lantaran kalah di tangan Belgia dengan skor 0-2.
Andai Euro menyelenggarakan laga perebutan juara tiga, maka Denmark dan Spanyol seharusnya bertanding sebelum babak final dilangsungkan. Lantas, apa alasan Euro meniadakan pertandingan tersebut?
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kurang Menarik Perhatian
Perlu diketahui bahwa penghapusan laga perebutan juara tiga tidak ditetapkan untuk Euro edisi kali ini. UEFA selaku penyelenggara sudah menghapus pertandingan tersebut sejak tahun 1980.
Sebelum itu, laga perebutan juara tiga menjadi sebuah tradisi di Euro yang masih menggunakan format berbeda. Fase gugur cuma berlangsung singkat, di mana juara masing-masing grup langsung bertemu di babak final. Pada tahun 1980, Euro hanya diikuti oleh delapan negara saja yang terbagi dalam dua grup.
Dalam format ini, laga perebutan juara tiga disebut playoff yang mempertemukan peringkat kedua dari masing-masing grup. Dari edisi 1980 UEFA belajar kalau pertandingan ini tidak menarik perhatian banyak orang. Alhasil, mereka meniadakannya hingga sekarang.
Dengan demikian, pertemuan antara Cekolowaskia kontra Italia menjadi laga perebutan juara tiga terakhir di Euro. Cekolowaskia berhasil keluar sebagai pemenang lewat adu penalti dengan skor 9-8 usai bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Mengubah Format Kompetisi
Sebagai gantinya, UEFA memperkenalkan format turnamen baru di tahun 1984. Babak semifinal ditambahkan dalam fase gugur namun dengan jumlah peserta yang sama. Ini bertahan sampai Euro 96, di mana UEFA menambah peserta jadi 16 tim.
Sekarang, Euro 2020 diikuti oleh 24 tim namun dengan format yang tidak berubah. Hanya saja fase gugur diperpanjang dan dimulai dari babak 16 besar. Akan tetapi, UEFA belum tertarik mengembalikan laga perebutan juara ketiga.
Euro 2020 akan resmi berakhir pada Senin (12/7/2021) dinihari mendatang, di mana laga final akan mempertemukan Italia dan Inggris. Kedua negara bakalan bertemu di stadion legendaris, Wembley Stadium.
(Berbagai sumber)
Baca Juga:
- Analisis Conte: Gaya Main Inggris Duel Satu Lawan Satu, Bek Tengah Rawan Pressing
- Sedikit Lagi, Serie A Bakalan Juara Euro 2020
- Antonio Conte: Italia Sulit Dikalahkan, Bonucci dan Chiellini Mencium Bau Darah
- Prediksi Final Euro 2020, Shevchenko: Inggris Belum Teruji, Pressing Italia jadi Kunci
- Jadwal TV 10 - 12 Juli 2021: Ada Final Copa America 2021 dan Euro 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Raphinha Minta Maaf Soal Gestur ke Fans Atletico Madrid
Liga Champions 16 April 2026, 00:31
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern Munchen vs Real Madrid
Liga Champions 15 April 2026, 23:50
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Arsenal vs Sporting CP
Liga Champions 15 April 2026, 23:45
-
Harry Maguire Absen Lawan Chelsea, Manchester United Dihantam Krisis Bek
Liga Inggris 15 April 2026, 23:41
-
Data Bicara: Real Madrid Tak Terkalahkan Saat Ferland Mendy Bermain
Liga Champions 15 April 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39














