Data Ini Buktikan Uilliam Barros Tetap Vital bagi Persib: Jarang Bikin Gol, tapi Raja Tekel dan Pelanggaran

Bola.net - Uilliam Barros sempat menjadi sosok yang dielu-elukan publik Persib Bandung pada awal musim BRI Super League 2025/2026. Performa impresifnya langsung mencuri perhatian sejak laga-laga awal.
Pemain asal Brasil itu tampil tajam dan efektif di lini depan. Dalam delapan laga awal, Barros mampu mencetak enam gol, sebuah catatan yang membuatnya cepat beradaptasi.
Namun, seiring berjalannya waktu, grafik performa Barros mulai menurun. Ketajamannya perlahan menghilang dan kontribusi golnya mengalami penurunan signifikan.
Meski begitu, pelatih Persib, Bojan Hodak, tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Barros. Ia masih menjadi pilihan utama di sektor sayap kanan.
Situasi ini memunculkan perdebatan di kalangan suporter. Di satu sisi, Barros dinilai menurun, namun di sisi lain, kontribusinya tidak bisa dilihat dari aspek gol semata.
Awal Musim yang Menggoda, Lalu Terjun Bebas

Barros datang ke Persib dengan ekspektasi tinggi setelah langsung tampil tajam. Ia sukses mengisi peran yang sebelumnya dipegang oleh Ciro Alves.
Enam gol dari delapan laga awal menjadi bukti kualitasnya sebagai winger produktif. Ia tidak hanya cepat, tetapi juga efektif dalam menyelesaikan peluang.
Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Sejak Desember 2025, Barros mulai mengalami penurunan performa yang cukup drastis.
Hingga pekan ke-27, ia hanya mampu menambah satu gol dari total 16 pertandingan. Catatan ini menjadi kontras mencolok dibanding awal musimnya.
Pembelaan Hodak: Winger Bukan Hanya Soal Gol

Bojan Hodak memberikan pembelaan tegas terhadap performa Barros. Ia menilai peran seorang winger tidak semata diukur dari jumlah gol.
"Barros bermain di sayap. Oke, dia seorang winger. Bisakah Anda menyebutkan winger mana pun yang mungkin mencetak lebih banyak gol darinya di seluruh liga, selain Mariano Peralta?" ucap Bojan Hodak.
Menurut Hodak, kontribusi Barros jauh lebih kompleks. Ia tidak hanya membantu serangan, tetapi juga aktif dalam membantu pertahanan tim.
"Dan ditambah lagi dia juga bertahan. Banyak dari mereka tidak bertahan. Jadi apa maksud mereka?" tegas Hodak.
Statistik Bertahan yang Tak Terbantahkan

Jika melihat data, klaim Hodak bukan tanpa dasar. Barros justru menjadi salah satu pemain paling aktif dalam aspek defensif di skuad Persib.
Hingga pekan ke-27, Barros tercatat sebagai pemain yang paling sering melakukan pelanggaran dengan total 36 kali. Angka ini bahkan melampaui gelandang bertahan seperti Luciano Guaycochea dan Marc Klok.
Tidak hanya itu, Barros juga menjadi pemain dengan jumlah tekel terbanyak di tim. Ia mencatatkan 41 tekel, unggul dari bek tengah seperti Patrico Matricardi dan Kakang Rudianto.
Statistik ini menunjukkan bahwa Barros memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tim. Ia mungkin kehilangan ketajaman, tetapi kontribusinya tetap vital dalam sistem permainan Persib.
Sumber data: I.League
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Fakta Layvin Kurzawa Bersama Persib di BRI Super League: Belum Pernah Bermain Lebih dari 20 Menit
- Bojan Hodak Singgung Thom Haye, Layvin Kurzawa, Sampai Luka Modric Usai Persib Kalahkan Bali United: Semua Butuh Waktu untuk Beradaptasi
- Uilliam Barros Dikritik Bobotoh Persib, Bojan Hodak Berikan Jawaban Berkelas dan Membandingkan dengan Mariano Peralta
- Kata-Kata Bojan Hodak Usai 10 Pemain Persib Masih Bisa Menang atas Bali United, Maung Bandung Kian Nyaman di Puncak dan Mendekati Hattrick Juara
- Hasil Malut United vs Dewa United: Gol Telat Alex Martins Amankan Tiga Poin untuk Banten Warriors
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 31 Mei 2026 08:28Gak Sekedar Hoki, PSG Memang Layak Jadi Juara UCL 2025/2026
-
Liga Champions 31 Mei 2026 06:02Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
-
Liga Champions 31 Mei 2026 05:56Memuji Sikap Marquinhos
BERITA LAINNYA
-
indonesia 30 Mei 2026 11:01Geger! Persib Tiba-Tiba Masuk Daftar Banned FIFA Pagi Ini, Ada Apa?
SOROT
-
Liputan6 31 Mei 2026 02:28Deretan Fakta Menarik usai PSG Pertahankan Gelar Liga Champions
-
Liputan6 31 Mei 2026 02:14Alasan PSG dan Arsenal Tidak Dapat Penalti di Final Liga Champions
MOST VIEWED
Mundur dari Kursi Pelatih Persib Bandung, Ini Jabatan Baru Bojan Hodak Musim Depan
Akhirnya! Mariano Peralta Angkat Bicara terkait Masa Depannya, Segera Bergabung dengan Persija?
Resmi! 1 Pemain Brasil Out dari Persija: Saya Pergi dengan Lebih Kuat
Berapa Hadiah yang Didapat PSG dan Arsenal Andai Juara Liga Champions?
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7388762/original/064342500_1780168938-000_B4HM7QH-Luis_Enrique.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7387907/original/075064400_1780168203-000_B4HM32C.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579876/original/094143500_1778116913-000_B2339PT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7382320/original/037427000_1780162903-000_B4HG2PV.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212739/original/051133800_1746656674-PSG_ARSENAL_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5238447/original/092890900_1748720316-AP25151698766567.jpg)
