Mengguncang Jiwa: Kisah Pilu Alvaro Morata, Depresi Berat Hingga Ingin Pura-Pura Cedera!
Richard Andreas | 14 Juni 2025 07:24
Bola.net - Alvaro Morata sempat ingin memalsukan cedera demi menghindari Euro 2024. Ia mengaku merasa "hancur secara mental" dan bahkan ketakutan untuk tidur.
Kisah itu terungkap dalam dokumenter baru berjudul Morata: They Don’t Know Who I Am. Film ini menggambarkan sisi kelam kehidupan sang striker di tengah kariernya yang terlihat gemerlap.
Lewat dokumenter tersebut, Morata membuka luka lama. Ia memperlihatkan bahwa tekanan bermain di level tertinggi bisa sangat menghancurkan.
Tekanan Puncak Setelah Duel Kontra Dortmund
Morata menjelaskan bahwa titik terendahnya terjadi setelah Atletico Madrid disingkirkan Borussia Dortmund pada perempat final Liga Champions 2024. Ia gagal memanfaatkan peluang emas di awal laga. Ia tidak mampu menghapus momen itu dari pikirannya.
"Saya tidak bisa mengikuti sepak bola," ungkap Morata dalam dokumenter itu. "Kami belum kalah, belum tersingkir, tapi di kepala saya kesempatan itu sudah hilang." Usai pertandingan, Morata berdiam lama di ruang ganti sendirian. Di sanalah semuanya mulai memburuk.
Itu dimulai dari rasa sesak di dada, ketakutan tidur, hingga pikiran untuk pura-pura cedera. Ini bertujuan agar tidak dipanggil timnas Spanyol. Ia kemudian menghubungi dokter timnas Spanyol, Oscar Celada, dan menyatakan tidak siap untuk bermain di Euro 2024.
Bantuan dari Iniesta dan Peran Keluarga

Sebagai langkah awal pemulihan, Celada mempertemukan Morata dengan Andres Iniesta. Sang legenda juga pernah bergulat dengan depresi usai kematian Dani Jarque pada tahun 2009.
Obrolan itu menjadi titik balik bagi Morata. Iniesta meyakinkan Morata bahwa kontribusi positif di timnas bisa menjadi bentuk terapi.
Luis de la Fuente, pelatih timnas Spanyol, juga berperan penting. Ia mengatakan bahwa tim membutuhkannya. Kalimat sederhana itu memberi Morata tujuan baru.
Di sisi lain, dukungan keluarga dan sahabat sangat terasa sepanjang dokumenter. Istri Morata, Alice Campello, serta orang tua dan pelatih mentalnya, Adria Carmona, turut memberikan kesaksian.
Luka Lama dan Keputusan Tinggalkan Atletico
Dalam dokumenter tersebut, Morata mengungkap trauma yang menumpuk. Ini terjadi sejak masa-masa sulit di Chelsea. Tekanan terus berlanjut setelah ia kembali ke Spanyol.
"Pernah terpikir oleh saya untuk cedera pura-pura, agar tak ikut Euro," ujarnya.
Beban mental itu akhirnya membuat Morata memutuskan meninggalkan Atletico dan pindah ke AC Milan pada musim panas 2024.
"Saya tidak bisa ambil risiko mengalami depresi lagi," katanya. Ia juga menambahkan, "Saya ingin menjuarai sesuatu dengan Atletico, tapi tidak sebanding dengan risiko yang harus saya hadapi."
Morata bahkan sempat berpisah dari Campello setelah Euro, meskipun akhirnya rujuk beberapa bulan kemudian. Ia tetap membela Spanyol, meskipun posisinya tidak lagi sebagai starter utama.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Spanyol, Morata?
- Cristiano Ronaldo Beri Dukungan Moril untuk Lamine Yamal Usai Final UEFA Nations League
- Momen Cristiano Ronaldo Tak Berani Lihat Adu Penalti di Final UEFA Nations League: Deg-degan yang Berakhir Manis
- Jurus Portugal Juara UNL: Dari Cristiano Ronaldo hingga Strategi Roberto Martinez
- Spanyol vs Portugal: Ini Kata-kata Nuno Mendes Setelah Berhasil Bungkam Lamine Yamal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
-
Rafael Leao Kesal AC Milan Ditahan Imbang Como: Kami Harusnya Menang!
Liga Italia 19 Februari 2026, 10:44
-
Ribut-ribut di Pinggir Lapangan Milan vs Como: Perseteruan Allegri vs Fabregas
Liga Italia 19 Februari 2026, 09:39
LATEST UPDATE
-
Prediksi Osasuna vs Real Madrid 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Lecce vs Inter 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 00:00
-
Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan Usai Cedera Otot
Liga Italia 20 Februari 2026, 23:57
-
Bek Barcelona Ini Tegaskan Tak Akan Pernah Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:43
-
Gavi Kian Dekat Kembali, Barcelona Dapat Kabar Baik dari Ruang Medis
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:29
-
Ramadhan di Eropa, Strategi Khusus untuk Pemain Muslim
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:58
-
Hasil Persija Jakarta vs PSM Makassar: Gol Dramatis Warnai Kemenangan Macan Kemayoran
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 22:38
-
Prediksi Chelsea vs Burnley 21 Februari 2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:00
-
Xabi Alonso Tolak Marseille, Sinyal Tunggu Peluang Terbuka di Liverpool?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 21:54
-
Julian Alvarez dan Rumor Barcelona, Agen Tegaskan Tidak Ada Negosiasi
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:45
-
Prediksi Bayern vs Eintracht Frankfurt 21 Februari 2026
Bundesliga 20 Februari 2026, 21:30
-
Wojciech Szczesny Ungkap Alasan Gabung Barcelona Usai Sempat Pensiun
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:14
-
Prediksi Juventus vs Como 21 Februari 2026
Liga Italia 20 Februari 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



