Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Gia Yuda Pradana | 26 September 2026 07:33
Bola.net - Nicolo Cambiaghi mengakui Italia terlalu banyak memberikan peluang kepada Belgia dalam kekalahan 0-2 pada matchday pertama UEFA Nations League A 2026-27. Ia menilai masalah tersebut terutama terlihat pada babak pertama.
Italia harus mengawali periode kedua Roberto Mancini sebagai pelatih dengan hasil negatif. Bermain di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB, Italia takluk oleh gol Mika Godts dan Dodi Lukebakio.
Cambiaghi menilai Italia menunjukkan reaksi lebih baik setelah jeda. Namun, Gli Azzurri kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan pertahanan Belgia hingga akhirnya Lukebakio mencetak gol kedua.
Italia Kesulitan Sejak Babak Pertama
Belgia langsung mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Mark van Bommel tersebut mampu menciptakan sejumlah peluang sebelum Godts membuka keunggulan pada menit ke-20.
Godts mencetak gol setelah menerima umpan Kevin De Bruyne. Gianluigi Donnarumma kemudian menjaga Italia tetap dalam pertandingan melalui penyelamatan ganda untuk menggagalkan peluang Charles De Ketelaere dan Nicolas Raskin.
Cambiaghi mengakui Italia tidak memulai pertandingan dengan baik. “Kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Mereka memiliki banyak peluang untuk mencetak gol,” kata Cambiaghi kepada RAI.
Cambiaghi Puji Reaksi Italia
Italia tampil lebih baik setelah turun minum. Cambiaghi menilai timnya mampu menciptakan tiga peluang bersih untuk menyamakan kedudukan, tetapi Belgia justru berhasil mencetak gol kedua.
“Kami tampil baik pada babak kedua dan menciptakan tiga peluang yang sangat jelas, tetapi kemudian mereka mencetak gol kedua. Kami harus membangun permainan dari reaksi yang kami tunjukkan setelah jeda,” ujar Cambiaghi.
Gol kedua Belgia tercipta pada menit ke-69 melalui aksi individu Lukebakio. Pemain pengganti tersebut melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 20 meter yang membuat Donnarumma tidak mampu menghindarkan Italia dari kekalahan.
Italia Masih Punya Ruang Perbaikan
Cambiaghi juga menjelaskan Italia kesulitan menemukan cara untuk membongkar pertahanan Belgia. Menurutnya, ancaman Italia lebih banyak datang dari situasi satu lawan satu di sisi sayap dan aksi individu.
“Kami hanya mampu menyulitkan mereka melalui beberapa situasi satu lawan satu di sisi sayap dan sesekali melalui aksi individu. Kami harus mengambil hal-hal positif dari babak kedua,” tutur Cambiaghi.
Penyerang Italia itu juga mengingatkan bahwa skuad belum memiliki banyak waktu untuk bekerja bersama. Kondisi tersebut membuat Italia masih memiliki ruang untuk memperbaiki permainan dalam pertandingan berikutnya.
“Kami baru bekerja bersama selama beberapa hari sehingga masih banyak ruang untuk berkembang, dan kami akan langsung menghadapi lebih banyak pertandingan,” kata Cambiaghi.
Kekalahan dari Belgia menjadi awal yang berat bagi Mancini dalam periode keduanya bersama Italia. Cambiaghi berharap respons pada babak kedua dapat menjadi dasar bagi tim untuk memperbaiki penampilan pada laga-laga selanjutnya.
Sumber: UEFA.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
-
Instruksi Zinedine Zidane kepada Para Pemainnya saat Prancis Hadapi Turki
Piala Eropa 26 September 2026, 06:30
LATEST UPDATE
-
Italia Sebenarnya Punya Peluang, tapi Kecolongan Serangan Balik Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:47
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
-
Instruksi Zinedine Zidane kepada Para Pemainnya saat Prancis Hadapi Turki
Piala Eropa 26 September 2026, 06:30
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Hasil Turki vs Prancis: Cedera Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Piala Eropa 26 September 2026, 05:28
-
Menang Tapi Belum Tajam: Analisis Statistik Timnas Indonesia Saat Gulung Singapura 2-0
Tim Nasional 25 September 2026, 22:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



