Olsen: Denmark Hanya Tidak Beruntung
Editor Bolanet | 14 Juni 2012 03:51
- Pelatih timnas Morten Olsen tak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah timnya kalah dari . Tapi Olsen masih bisa berkata bahwa dirinya bangga kepada penampilan Tim Dinamit di dalam lapangan.
Rasanya sungguh sakit kebobolan di akhir laga dan akhirnya kalah. Saya rasa kami bermain bagus di sepuluh menit awal laga, menciptakan tiga atau empat tendangan sudut. Lalu Portugal mulai mendominasi tanpa bisa menciptakan peluang berbahaya, ucap Olsen di konferensi pers.
Saya bangga dengan cara kami bermain ketika mengalahkan Belanda, Tapi saya lebih bangga dengan penampilan kami di babak kedua tadi. Kami seharusnya bisa mendapatkan poin dari laga tadi.
Jika kami sedikit saja lebih beruntung, saya rasa kami bisa mendapatkan hasil imbang.
Saya rasa kami terpengaruh dengan keluarnya Niki Zimling yang cedera. Kami baru bisa menemukan solsusinya di babak kedua. Kami mendominasi penguasaan bola, tapi pada akhirnya yang dihitung hanyalah gol saja.
Saya rasa kan sulit bagi para pemain yang cedera (Zimling, Rommedahl, dan Agger) untuk bermain hari Minggu nanti. Kita lihat saja dulu karena penampilan Agger menunjukkan bahwa dia adalah kapten yang bagus. (uefa/hsw)
Rasanya sungguh sakit kebobolan di akhir laga dan akhirnya kalah. Saya rasa kami bermain bagus di sepuluh menit awal laga, menciptakan tiga atau empat tendangan sudut. Lalu Portugal mulai mendominasi tanpa bisa menciptakan peluang berbahaya, ucap Olsen di konferensi pers.
Saya bangga dengan cara kami bermain ketika mengalahkan Belanda, Tapi saya lebih bangga dengan penampilan kami di babak kedua tadi. Kami seharusnya bisa mendapatkan poin dari laga tadi.
Jika kami sedikit saja lebih beruntung, saya rasa kami bisa mendapatkan hasil imbang.
Saya rasa kami terpengaruh dengan keluarnya Niki Zimling yang cedera. Kami baru bisa menemukan solsusinya di babak kedua. Kami mendominasi penguasaan bola, tapi pada akhirnya yang dihitung hanyalah gol saja.
Saya rasa kan sulit bagi para pemain yang cedera (Zimling, Rommedahl, dan Agger) untuk bermain hari Minggu nanti. Kita lihat saja dulu karena penampilan Agger menunjukkan bahwa dia adalah kapten yang bagus. (uefa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol 7 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 20:39
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










