Pecahkan Rekor 917 Operan tapi Cuma Main 0-0, Dasar Spanyol
Richard Andreas | 15 Juni 2021 05:20
Bola.net - Hasil imbang 0-0 kontra Swedia mungkin terasa pahit bagi Spanyol. Mereka main begitu dominan dan pantas menang, sayangnya sepak bola tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Selasa (15/6/2021) dini hari WIB, Spanyol meladeni Swedia dalam duel matchday 1 Grup Euro 2020. Laga ini seharusnya jadi laga pembuka yang sempurna bagi Spanyol karena bermain di kandang sendiri.
Spanyol memang memaksimalkannya sebaik mungkin. Swedia benar-benar dikurung sepanjang 90 menit, Spanyol terus membawa bola. Sayangnya, membawa bola tidak otomatis menang.
Rekor penguasaan bola
Laga ini sekaligus jadi pertunjukan pertama gaya main Spanyol yang baru di bawah Luis Enrique. Namun, Spanyol ternyata tidak benar-benar baru, mereka masih bermain dengan cara-cara lama.
Ketika peluit akhir ditiup, Opta mencatat Spanyol mendominasi hingga 85% penguasaan bola atas Swedia. Artinya, Swedia hanya diberi kesempatan 15% saja sepanjang laga.
Angka ini luar biasa besar. Tercatat, Spanyol adalah tim pertama yang bisa menorehkan angka sebesar itu di Euro sejak Opta mulai mengumpulkan data pada tahun 1980.
Pecahkan rekor operan
Sepanjang laga, Spanyol menuntaskan total 419 operan di babak pertama. Ini juga jadi angka tertinggi dalam sejarah kompetisi Eropa.
Total, secara keseluruhan Spanyol membuat rekor baru dengan 917 operan selama 90 menit. Ini memecahkan rekor mereka sendiri di Euro sekitar 9 tahun lalu.
Kala itu, Spanyol menuntaskan 859 operan kontra Irlandia. Xavi memborong 136 operan di antaranya.
Kini Spanyol kembali dengan gaya main yang sama, tapi tentu saja hasil imbang 0-0 tidak akan cukup. Bisakah mereka jadi juara?
Sumber: Opta, Goal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
-
Luis Figo Ungkap Penyebab Musim Sulit Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:22
LATEST UPDATE
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





