Piszczek: Bola-bola Panjang Yunani Merepotkan
Editor Bolanet | 9 Juni 2012 04:37
- Bek kanan Lukasz Piszczek mengatakan bahwa sulit dikalahkan meski bermain dengan 10 orang di babak pertama.
Dalam pertandingan pembukaan Grup A Euro 2012 yang berkesudahan 1-1 itu, Jumat (08/6), Polandia unggul 1-0 hingga babak pertama. Sebelum turun minum, mereka bahkan unggul jumlah pemain setelah Yunani kehilangan Sokratis Papastathopoulos akibat kartu kuning kedua.
Akan tetapi, di awal babak kedua, gawang Polandia justru bobol oleh Dimitris Salpingidis. Polandia, yang berniat mencetak gol kemenangan, malah harus kehilangan satu pemain juga ketika kiper Wojciech Szczesny mendapatkan kartu merah langsung akibat pelanggarannya di area terlarang.
Beruntung, kiper pengganti Przemyslaw Tyton berhasil mementahkan penalti Yunani dan menjaga skor tetap 1-1 hingga pertandingan berakhir.
Pertandingan yang sungguh emosional, tutur Piszczek. Kami mendominasi Yunani di babak pertama dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.
Babak kedua sepenuhnya berbeda. Yunani bermain lebih baik meski dengan 10 orang. Kami tak tahu bagaimana menghentikan taktik bola panjang mereka.
Gara-gara taktik itu kami kebobolan gol, kehilangan kiper, dan mendapatkan hukuman penalti.
Mungkin jika kami menang 2-0 di babak pertama, hasil akhirnya bakal berbeda, tapi beginilah sepakbola, imbuh bek 27 tahun Borussia Dortmund tersebut.
Hasil imbang itu membuat kedua tim berbagi satu poin. Pertandingan Polandia yang berikutnya adalah melawan (12/6), sementara Yunani akan menghadapi Rep. Ceko. (uefa/gia)
Dalam pertandingan pembukaan Grup A Euro 2012 yang berkesudahan 1-1 itu, Jumat (08/6), Polandia unggul 1-0 hingga babak pertama. Sebelum turun minum, mereka bahkan unggul jumlah pemain setelah Yunani kehilangan Sokratis Papastathopoulos akibat kartu kuning kedua.
Akan tetapi, di awal babak kedua, gawang Polandia justru bobol oleh Dimitris Salpingidis. Polandia, yang berniat mencetak gol kemenangan, malah harus kehilangan satu pemain juga ketika kiper Wojciech Szczesny mendapatkan kartu merah langsung akibat pelanggarannya di area terlarang.
Beruntung, kiper pengganti Przemyslaw Tyton berhasil mementahkan penalti Yunani dan menjaga skor tetap 1-1 hingga pertandingan berakhir.
Pertandingan yang sungguh emosional, tutur Piszczek. Kami mendominasi Yunani di babak pertama dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.
Babak kedua sepenuhnya berbeda. Yunani bermain lebih baik meski dengan 10 orang. Kami tak tahu bagaimana menghentikan taktik bola panjang mereka.
Gara-gara taktik itu kami kebobolan gol, kehilangan kiper, dan mendapatkan hukuman penalti.
Mungkin jika kami menang 2-0 di babak pertama, hasil akhirnya bakal berbeda, tapi beginilah sepakbola, imbuh bek 27 tahun Borussia Dortmund tersebut.
Hasil imbang itu membuat kedua tim berbagi satu poin. Pertandingan Polandia yang berikutnya adalah melawan (12/6), sementara Yunani akan menghadapi Rep. Ceko. (uefa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
-
Pelatih Ungkap Alasan Persib Bandung Terus Buru Pemain Baru
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 13:34
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
-
Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Timnas Prancis Catatkan Rekor Baru!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 09:02
-
Tes Medis Lancar, MU Resmikan Transfer Andrey Santos Hari Ini
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:37
-
Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












