Portugal Dalam Situasi Krisis Jelang Euro 2012
Editor Bolanet | 4 Juni 2012 18:45
- akan bertolak ke Polandia dengan modal buruk dan banyak yang meragukan mereka bisa lolos dari 'grup neraka' di Euro 2012.
Finalis Euro 2004 yang lolos ke turnamen tahun ini setelah bersusah payah melakoni play-off tersebut menutup pemanasan terakhirnya, uji coba melawan Turki, dengan siulan dan ejekan dari para pendukungnya sendiri karena kalah 1-3.
Kekalahan pertama di Stadium of Light sejak ditekuk Yunani di final Euro 2004 itu seolah melengkapi penampilan mengecewakan mereka setelah sebelumnya imbang tanpa gol ketika menghadapi Polandia dan Macedonia.
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan akan mengawali perjalanannya di Grup B dengan melawan salah satu favorit juara, , lalu bersua Belanda, kemudian disusul dengan partai kontra tim yang mengalahkan mereka di babak kualifikasi, . Jadi, wajar saja jika keyakinan terhadap sepak terjang mereka di Euro nanti pun mulai menguap.
Media-media Portugal pun pesimis dengan peluang timnya. Tulisan-tulisan di headline setelah kekalahan dari Turki merefleksikan semuanya. Aib di Stadium of Light, Alarm Selamat Tinggal dan Pertahanan yang Mengkhawatirkan adalah judul-judul yang menghiasi halaman depan sejumlah media setempat.
serta Bruno Alves tidak stabil dalam mengawal jantung pertahanan timnya, dan itu menimbulkan kecemasan di kalangan suporter Portugal ketika membayangkan kerusakan apa yang bisa ditimbulkan barisan penyerang Jerman serta Belanda terhadap mereka.
Cederanya playmaker Carlos Martins membuat lini tengah Portugal miskin kreativitas.
Hal itu membuat superstar mereka, Ronaldo, diseret ke lini tengah dan dia berhasil mengkreasi gol kala melawan Turki. Tapi, Ronaldo juga gagal menyarangkan bola dari titik putih di laga tersebut.
Eksperimen pelatih Paulo Bento, menempatkan Ronaldo di lini tengah, sepertinya takkan terulang kembali, apalagi jika mengingat performa hambarnya dalam laga melawan Macedonia.
Akan tetapi, meski mengalami sederet hasil negatif dalam pemanasan, Ronaldo tetap yakin bahwa episode buruk itu pasti akan berlalu dan berubah menjadi kebaikan, sementara Bento menegaskan kalau kepercayaan diri pasukannya tidak berkurang sedikit pun untuk berlaga di Euro 2012. (ndtv/gia)
Finalis Euro 2004 yang lolos ke turnamen tahun ini setelah bersusah payah melakoni play-off tersebut menutup pemanasan terakhirnya, uji coba melawan Turki, dengan siulan dan ejekan dari para pendukungnya sendiri karena kalah 1-3.
Kekalahan pertama di Stadium of Light sejak ditekuk Yunani di final Euro 2004 itu seolah melengkapi penampilan mengecewakan mereka setelah sebelumnya imbang tanpa gol ketika menghadapi Polandia dan Macedonia.
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan akan mengawali perjalanannya di Grup B dengan melawan salah satu favorit juara, , lalu bersua Belanda, kemudian disusul dengan partai kontra tim yang mengalahkan mereka di babak kualifikasi, . Jadi, wajar saja jika keyakinan terhadap sepak terjang mereka di Euro nanti pun mulai menguap.
Media-media Portugal pun pesimis dengan peluang timnya. Tulisan-tulisan di headline setelah kekalahan dari Turki merefleksikan semuanya. Aib di Stadium of Light, Alarm Selamat Tinggal dan Pertahanan yang Mengkhawatirkan adalah judul-judul yang menghiasi halaman depan sejumlah media setempat.
serta Bruno Alves tidak stabil dalam mengawal jantung pertahanan timnya, dan itu menimbulkan kecemasan di kalangan suporter Portugal ketika membayangkan kerusakan apa yang bisa ditimbulkan barisan penyerang Jerman serta Belanda terhadap mereka.
Cederanya playmaker Carlos Martins membuat lini tengah Portugal miskin kreativitas.
Hal itu membuat superstar mereka, Ronaldo, diseret ke lini tengah dan dia berhasil mengkreasi gol kala melawan Turki. Tapi, Ronaldo juga gagal menyarangkan bola dari titik putih di laga tersebut.
Eksperimen pelatih Paulo Bento, menempatkan Ronaldo di lini tengah, sepertinya takkan terulang kembali, apalagi jika mengingat performa hambarnya dalam laga melawan Macedonia.
Akan tetapi, meski mengalami sederet hasil negatif dalam pemanasan, Ronaldo tetap yakin bahwa episode buruk itu pasti akan berlalu dan berubah menjadi kebaikan, sementara Bento menegaskan kalau kepercayaan diri pasukannya tidak berkurang sedikit pun untuk berlaga di Euro 2012. (ndtv/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Portugal Saat Hajar Uzbekistan: Ronaldo Balik Bungkam Kritik
Piala Dunia 24 Juni 2026, 09:23
LATEST UPDATE
-
Sunderland Tolak Penawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:30
-
AC Milan Inginkan Mason Mount, MU: Enggak Dulu!
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:10
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 09:00
-
Sunderland Tolak Tawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 08:41
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 08:00
-
Cristiano Ronaldo dan Menit Bermainnya yang Terasa Janggal
Piala Dunia 29 Juni 2026, 07:00
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
-
Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:31
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Kanada: Stephen Eustaquio
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:16
-
Hasil Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit 90+2 Kirim Kanada ke 16 Besar
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:04
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









