Prandelli Beri Sinyal Kuat Turunkan Balotelli
Editor Bolanet | 18 Juni 2012 13:15
- Pelatih , Cesare Prandelli memberikan indikasi kuat jika Mario Balotelli siap diturunkan pada laga krusial melawan Irlandia. Striker Manchester City ini mendapat cedera lutut di sesi latihan Italia. Namun Prandelli yakin jika Balo akan tetap turun menghadapi pasukan Giovanni Trapattoni nanti.
Kami akan lihat bagaimana kondisi Mario saat bermain bola di lapangan latihan, ucap Prandelli kepada reporter pada sesi jumpa pers jelang laga melawan Irlandia. Tetapi kondisi Balotelli saat ini jauh lebih baik dari kemarin, jika dia bisa berlatih pada Minggu (17/6) malam, dia bisa turun bermain, imbuhnya.
Setelah dua kali menelan hasil imbang melawan Spanyol dan Kroasia, Prandelli diperkirakan bakal mengganti formasi 3-5-2 menjadi 4-3-1-2 saat melawan Irlandia. Meski ada anggapan jika ini adalah langkah depresi sang pelatih, namun Prandelli menegaskan jika keputusan ini diambilnya bukan karena panik.
Saya tidak membuat keputusan-keputusan tanpa dasar seperti yang muncul pertama kali ketika Anda bangun pagi, tegas mantan pelatih Fiorentina itu. Ketika Anda memilih beberapa pemain, Anda harus memikirkan dampaknya kepada skema permainan tim.
Kami harus selalu bisa fleksibel, seimbang dan masuk akal. Ini berarti saya memilih pemain yang cocok dengan skema permainan. Setiap kali saya membuat keputusan, saya memutuskannya dengan banyak pertimbangan.
Kami tidak hanya bangun di pagi hari kemudian mengganti formasi menggunakan tiga bek. Kami sudah berlatih dengan skema ini setiap harinya selama sebulan, pungkas Prandelli.
Italia akan menghadapi Irlandia yang ditangani pelatih asal Italia, Giovanni Trapattoni di laga terakhir babak penyisihan Grup C. (gl/mac)
Kami akan lihat bagaimana kondisi Mario saat bermain bola di lapangan latihan, ucap Prandelli kepada reporter pada sesi jumpa pers jelang laga melawan Irlandia. Tetapi kondisi Balotelli saat ini jauh lebih baik dari kemarin, jika dia bisa berlatih pada Minggu (17/6) malam, dia bisa turun bermain, imbuhnya.
Setelah dua kali menelan hasil imbang melawan Spanyol dan Kroasia, Prandelli diperkirakan bakal mengganti formasi 3-5-2 menjadi 4-3-1-2 saat melawan Irlandia. Meski ada anggapan jika ini adalah langkah depresi sang pelatih, namun Prandelli menegaskan jika keputusan ini diambilnya bukan karena panik.
Saya tidak membuat keputusan-keputusan tanpa dasar seperti yang muncul pertama kali ketika Anda bangun pagi, tegas mantan pelatih Fiorentina itu. Ketika Anda memilih beberapa pemain, Anda harus memikirkan dampaknya kepada skema permainan tim.
Kami harus selalu bisa fleksibel, seimbang dan masuk akal. Ini berarti saya memilih pemain yang cocok dengan skema permainan. Setiap kali saya membuat keputusan, saya memutuskannya dengan banyak pertimbangan.
Kami tidak hanya bangun di pagi hari kemudian mengganti formasi menggunakan tiga bek. Kami sudah berlatih dengan skema ini setiap harinya selama sebulan, pungkas Prandelli.
Italia akan menghadapi Irlandia yang ditangani pelatih asal Italia, Giovanni Trapattoni di laga terakhir babak penyisihan Grup C. (gl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 16 Juni 2026, 10:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28



















