Prandelli Sebut Irlandia Lawan Yang Sulit
Editor Bolanet | 18 Juni 2012 13:45
- Pelatih , Cesare Prandelli mengaku jika bukan lawan yang mudah meski mereka sudah dua kali menelan kekalahan. Padahal melawan Irlandia di laga krusial, Italia butuh kemenangan guna menjaga kans mereka lolos ke perempat final.
Spanyol saja hanya unggul 1-0 setelah 70 menit babak pertama, ucap Prandelli menegaskan. Irlandia adalah tim yang terorganisir dengan baik, mereka memainkan sepak bola dan berani berduel. Bahaya dari mereka terutama datang dari bola panjang, bola satu sentuhan dan juga serangan balik.
Jujur saja, saya terkejut melihat Irlandia sudah tersingkir, tetapi mereka sangat tidak beruntung ketika melawan Kroasia. Kita bisa lihat jika mereka sudah menyiapkan skema tertentu, tetapi kebobolan di menit awal membuat mereka tidak bisa beradaptasi dengan permainan.
Meski begitu, kami yakin bisa meraih tujuan kami untuk bermain dan memenangkan pertandingan, imbuh mantan pelatih Fiorentina itu.
Prandelli juga menegaskan jika skema permainan yang akan dipakai melawan Irlandia nanti bukanlah keputusan panik, melainkan dengan banyak pertimbangan. Melawan Irlandia di laga krusial Prandelli diperkirakan bakal mengganti formasi 3-5-2 menjadi 4-3-1-2.
Saya tidak membuat keputusan-keputusan tanpa dasar seperti yang muncul pertama kali ketika Anda bangun pagi. Kami harus selalu bisa fleksibel, seimbang dan masuk akal. Ini berarti saya memilih pemain yang cocok dengan skema permainan. Setiap kali saya membuat keputusan, saya memutuskannya dengan banyak pertimbangan, pungkas Prandelli. [initial]
PIALA EROPA - Tardelli: Irlandia Takkan Buat Italia Melenggang Mudah (gl/mac)
Spanyol saja hanya unggul 1-0 setelah 70 menit babak pertama, ucap Prandelli menegaskan. Irlandia adalah tim yang terorganisir dengan baik, mereka memainkan sepak bola dan berani berduel. Bahaya dari mereka terutama datang dari bola panjang, bola satu sentuhan dan juga serangan balik.
Jujur saja, saya terkejut melihat Irlandia sudah tersingkir, tetapi mereka sangat tidak beruntung ketika melawan Kroasia. Kita bisa lihat jika mereka sudah menyiapkan skema tertentu, tetapi kebobolan di menit awal membuat mereka tidak bisa beradaptasi dengan permainan.
Meski begitu, kami yakin bisa meraih tujuan kami untuk bermain dan memenangkan pertandingan, imbuh mantan pelatih Fiorentina itu.
Prandelli juga menegaskan jika skema permainan yang akan dipakai melawan Irlandia nanti bukanlah keputusan panik, melainkan dengan banyak pertimbangan. Melawan Irlandia di laga krusial Prandelli diperkirakan bakal mengganti formasi 3-5-2 menjadi 4-3-1-2.
Saya tidak membuat keputusan-keputusan tanpa dasar seperti yang muncul pertama kali ketika Anda bangun pagi. Kami harus selalu bisa fleksibel, seimbang dan masuk akal. Ini berarti saya memilih pemain yang cocok dengan skema permainan. Setiap kali saya membuat keputusan, saya memutuskannya dengan banyak pertimbangan, pungkas Prandelli. [initial]
PIALA EROPA - Tardelli: Irlandia Takkan Buat Italia Melenggang Mudah (gl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Piala Dunia 2030, Ini Target Pertama Andrea Pirlo di Timnas Italia
Piala Dunia 26 Juli 2026, 00:14
-
Tolak Tawaran Fantastis Italia, Pep Guardiola Pilih Dekat dengan Keluarga
Piala Dunia 24 Juli 2026, 21:09
LATEST UPDATE
-
Merasa Kepalang Tanggung, Pemain Persija Ingin Juara Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 18:06
-
Respon Pemain Setelah Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp8 Miliar
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 17:50
-
Real Madrid Bisa Buka Pintu Keluar untuk Vinicius, Arsenal Menunggu
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 17:29
-
Arsenal Siap Cuci Gudang Demi Vinicius Junior dan Bruno Guimaraes
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 17:20
-
Starting XI Arsenal yang Mengerikan dengan Vinicius Junior dan Bruno Guimaraes
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 17:14
-
Juventus Incar Bek Tengah AS Roma
Liga Italia 2 Agustus 2026, 15:43
-
Endrick Pertimbangkan Tinggalkan Real Madrid Usai Kedatangan Carlos Espi
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 15:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16












