Review: Diganggu Flare, Kroasia Imbangi Italia
Editor Bolanet | 17 November 2014 04:52
- Dua pemuncak klasemen Grup H Kualifikasi Euro 2016, dan , saling berhadapan pada matchday 4. Laga ini digelar di Giuseppe Meazza pada Senin (17/11).
Pertandingan berjalan ketat dan panas dengan kedua tim sama-sama mencoba memaksakan kemenangan. Namun Kroasia dan Italia harus puas dengan hasil imbang 1-1 lewat gol dari Antonio Candreva dan Ivan Perisic pada babak pertama. Laga ini juga diwarnai pelemparan falre oleh para pendukung Kroasia.
Pertandingan langsung dibuka dengan tensi dan tempo tinggi. Kedua tim menunjukkan permainan cepat dan cenderung keras. Hasilnya, laga berlangsung end to end alias saling serang dengan intens.
Kroasia lebih dulu mengambil inisiatif menyerang dan beberapa kali sempat menguji kesigapan Buffon. Italia menjawab ancaman-ancaman itu juga dengan serangan cepat yang langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Gli Azzurri mampu unggul lebih dulu lewat serangan kilat. Tendangan Simone Zaza bisa dihentikan defender lawan tetapi kemudian bola muntah diumpankan kepada Antonio Candreva. Dengan sekali sentuhan, Candreva melepas tendangan keras dari luar kotak penalti untuk membawa Italia unggul pada menit ke-11.
Keunggulan Italia tak bertahan lama. Tendangan keras menyusur tanah Ivan Perisic dari sayap kiri tak mampu dihalau Gianluigi Buffon yang terlambat melakukan antisipasi. Bola meluncur begitu saja di bawah badan Buffon dan kedudukan kembali imbang.
Pertandingan sempat terhenti akibat lemparan flare ke lapangan yang dilakukan oleh suporter Kroasia. Setelah petugas keamanan memadamkan flare itu laga kembali dilanjutkan.
Luka Modric mengalami cedera pada pertengahan babak pertama dan harus digantikan oleh Mateo Kovacic. Pelatih Italia Antonio Conte bereaksi dengan menarik keluar Manuel Pasqual untuk digantikan debutan Roberto Soriano.
Laga tetap berjalan panas dan banyak peluang tercipta namun kedua tim tak mampu mencetak gol hingga babak pertama usai.
Tensi pertandingan tetap tinggi ketika babak kedua dimulai. Menyikapi kebuntuan, Conte merombak lini depannya dengan menarik keluar Ciro Immobile dan Simone Zaza untuk digantikan dengan Stephan El Shaarawy dan Graziano Pelle.
Pelatih Kroasia Niko Kovac baru bereaksi jelang menit ke-70 dengan menarik keluar Ivica Olic dan memasukkan Andrej Kramaric. Adu serangan antara kedua tim pun berlanjut sampai suporter Kroasia berulah lagi.
Kali ini beberapa flare dilempar ke lapangan dan wasit Bjorn Kuipers asal Belanda memutuskan untuk menghentikan pertandingan. Setelah sekitar empat menit terhenti, laga kembali dilanjutkan.
Kedua tim masih terus saling mengancam namun peluang-peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan hingga laga usai. Italia dan Kroasia harus puas berbagi angka dengan skor 1-1.
Hasil ini tak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen sementara Grup H. Kroasia dan Italia masih di puncak dengan torehan 10 poin, dengan Kroasia unggul selisih gol.
Susunan pemain Italia: Buffon; Darmian, Ranocchia, Chiellini; De Sciglio, Candreva, De Rossi, Marchisio, Pasqual (Soriano, 28'); Immobile (El Shaarawy, 52'), Zaza (Pelle, 63').
Susunan pemain Kroasia: Subasic; Srna, Vida, Corluka, Pranjic; Modric (Kovacic, 28'), Brozovic (Badelj, 83'); Perisic, Rakitic, Olic; Mandzukic. (bola/hsw)
Pertandingan berjalan ketat dan panas dengan kedua tim sama-sama mencoba memaksakan kemenangan. Namun Kroasia dan Italia harus puas dengan hasil imbang 1-1 lewat gol dari Antonio Candreva dan Ivan Perisic pada babak pertama. Laga ini juga diwarnai pelemparan falre oleh para pendukung Kroasia.
Pertandingan langsung dibuka dengan tensi dan tempo tinggi. Kedua tim menunjukkan permainan cepat dan cenderung keras. Hasilnya, laga berlangsung end to end alias saling serang dengan intens.
Kroasia lebih dulu mengambil inisiatif menyerang dan beberapa kali sempat menguji kesigapan Buffon. Italia menjawab ancaman-ancaman itu juga dengan serangan cepat yang langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Gli Azzurri mampu unggul lebih dulu lewat serangan kilat. Tendangan Simone Zaza bisa dihentikan defender lawan tetapi kemudian bola muntah diumpankan kepada Antonio Candreva. Dengan sekali sentuhan, Candreva melepas tendangan keras dari luar kotak penalti untuk membawa Italia unggul pada menit ke-11.
Keunggulan Italia tak bertahan lama. Tendangan keras menyusur tanah Ivan Perisic dari sayap kiri tak mampu dihalau Gianluigi Buffon yang terlambat melakukan antisipasi. Bola meluncur begitu saja di bawah badan Buffon dan kedudukan kembali imbang.
Pertandingan sempat terhenti akibat lemparan flare ke lapangan yang dilakukan oleh suporter Kroasia. Setelah petugas keamanan memadamkan flare itu laga kembali dilanjutkan.
Luka Modric mengalami cedera pada pertengahan babak pertama dan harus digantikan oleh Mateo Kovacic. Pelatih Italia Antonio Conte bereaksi dengan menarik keluar Manuel Pasqual untuk digantikan debutan Roberto Soriano.
Laga tetap berjalan panas dan banyak peluang tercipta namun kedua tim tak mampu mencetak gol hingga babak pertama usai.
Tensi pertandingan tetap tinggi ketika babak kedua dimulai. Menyikapi kebuntuan, Conte merombak lini depannya dengan menarik keluar Ciro Immobile dan Simone Zaza untuk digantikan dengan Stephan El Shaarawy dan Graziano Pelle.
Pelatih Kroasia Niko Kovac baru bereaksi jelang menit ke-70 dengan menarik keluar Ivica Olic dan memasukkan Andrej Kramaric. Adu serangan antara kedua tim pun berlanjut sampai suporter Kroasia berulah lagi.
Kali ini beberapa flare dilempar ke lapangan dan wasit Bjorn Kuipers asal Belanda memutuskan untuk menghentikan pertandingan. Setelah sekitar empat menit terhenti, laga kembali dilanjutkan.
Kedua tim masih terus saling mengancam namun peluang-peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan hingga laga usai. Italia dan Kroasia harus puas berbagi angka dengan skor 1-1.
Hasil ini tak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen sementara Grup H. Kroasia dan Italia masih di puncak dengan torehan 10 poin, dengan Kroasia unggul selisih gol.
Susunan pemain Italia: Buffon; Darmian, Ranocchia, Chiellini; De Sciglio, Candreva, De Rossi, Marchisio, Pasqual (Soriano, 28'); Immobile (El Shaarawy, 52'), Zaza (Pelle, 63').
Susunan pemain Kroasia: Subasic; Srna, Vida, Corluka, Pranjic; Modric (Kovacic, 28'), Brozovic (Badelj, 83'); Perisic, Rakitic, Olic; Mandzukic. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
-
Hasil Persebaya Surabaya vs Madura United: Bajul Ijo Menang 3-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 20:57
-
Hasil Liverpool vs Brighton: The Reds Menang 2-0, Pangkas Jarak di Papan Atas
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 23:00
-
Hasil Man Utd vs Bournemouth: Setan Merah Dibantai 0-3 di Old Trafford
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




