Review: Spanyol Masih Sempurna
Editor Bolanet | 30 Maret 2011 05:09
Buruknya rumput di Zalgiris Stadium, Lithuania tidak membuat tim juara Piala Dunia dan Piala Eropa ini berkecil hati. Mereka tetap menunjukkan performa tim juara meski di atas lapangan buruk tersebut. Bahkan, Spanyol lebih dulu membuka peluang mereka melalui tendangan David Villa, yang masih bisa ditepis Zydrunas Karcemarskas.
seolah memberi bukti ucapannya, yang tak ingin berhenti usai meraih 100 capsnya, di laga ini. Gol melalui kaki kanannya memanfaatkan umpan David Villa tak mampu dibendung Karcemarskas membuat Spanyol memimpin 1-0 pada menit ke-20.
Unggul satu gol La Roja tak mengendurkan serangan mereka. Tujuh menit kemudian sebuah tendangan spekulasi dilepaskan oleh Javi Martinez dari luar kotak penalti. Namun kali ini kiper Lithuania lebih sigap mengantisipasinya.
Tuan rumah tak mampu berbuat banyak di babak pertama ini. Spanyol memang bukanlah kelas mereka, walhasil babak pertama pun disudahi dengan skor 1-0 untuk tim tamu.
Belum genap 10 menit babak kedua berjalan, Vicente Del Bosque malah menarik keluar top skor sepanjang masa mereka, David Villa. Ia digantikan duetnya di Valencia musim lalu, David Silva. Pergantian yang membuat serangan Spanyol menjadi mengendur.
Menurunnya intensitas serangan tim tamu dimanfaatkan dengan baik oleh Lithuania. Bahkan mereka mampu menyamakan kedudukan empat menit usai pergantian itu. Tepat di menit ke-57, Marius Stankevicius mampu memanfaatkan kesalahan Raul Albiol, yang membuat Iker Casillas harus memungut bola dari gawangnya. Skor berubah sama kuat, 1-1.
Del Bosque pun langsung bereaksi dengan gol tersebut. Ia kini memasukkan Juan Mata dan menarik keluar Santi Cazorla pada menit ke-66. Pergantian yang jitu. Baru empat menit masuk, Mata langsung membuat skor berubah menjadi 2-1 untuk Spanyol. Sebuah penetrasinya di sisi kiri harus berakhir dengan gol bunuh diri pemain Lithuania, Tadas Kijanskas, yang berusaha menghalau umpan kiriman pemain Valencia itu.
Bahkan, Juan Mata sendiri akhirnya menjadi penentu kemenangan dengan mencetak gol penutup untuk membawa Spanyol menang 3-1. Aksinya dari sisi kiri ia akhiri dengan tendangan kaki kanannya dan membuat skor di menit ke-83 kembali berubah.
Dengan kemenangan ini, Spanyol tetap memuncaki klasemen Grup I dengan rekor sempurna. Dari 5 laga yang telah mereka mainkan, 15 angka sudah mereka kumpulkan. Lithuania sendiri harus terdampar di dasar klasemen akibat kekalahan ini. [initial]
Xavi: Spanyol Menang di Lapangan Pasir (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Arsenal Lolos ke Final Carabao Cup, Mikel Arteta: Akhirnya!
Liga Inggris 4 Februari 2026, 11:17
-
Misteri Absennya Reece James dan Pedro Neto Lawan Arsenal Terjawab
Liga Inggris 4 Februari 2026, 10:40
-
Meski Kalahkan Bologna, Max Allegri Minta AC Milan Tidak Besar Kepala!
Liga Italia 4 Februari 2026, 10:30
-
Catatan Menarik Arsenal vs Chelsea: Final ke-9 The Gunners dan Rekor Arteta
Liga Inggris 4 Februari 2026, 10:26
-
Liga Italia 4 Februari 2026, 10:04

-
Jadwal Lengkap Carabao Cup 2025/2026
Liga Inggris 4 Februari 2026, 09:54
-
Final Carabao Cup = Vitamin A, A-nya itu Arsenal
Liga Inggris 4 Februari 2026, 09:41
LATEST EDITORIAL
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06







