Final Carabao Cup = Vitamin A, A-nya itu Arsenal

Final Carabao Cup = Vitamin A, A-nya itu Arsenal
Selebrasi pemain Arsenal usai Kai Havertz (2 dari kanan) mencetak gol ke gawang Chelsea di leg 2 semifinal Carabao Cup. (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Mikel Arteta mengibaratkan keberhasilan Arsenal menembus final Carabao Cup sebagai "vitamin terbaik" bagi skuadnya. The Gunners sukses mengamankan tiket ke Wembley usai menyingkirkan Chelsea dengan agregat meyakinkan 4-2.

Kemenangan tipis 1-0 di Emirates Stadium pada leg kedua menyempurnakan keunggulan yang mereka raih di Stamford Bridge dua pekan lalu. Gol telat Kai Havertz menjadi penentu langkah Arsenal menuju final piala domestik pertama musim ini.

Bagi pelatih asal Spanyol itu, pencapaian ini bukan sekadar soal trofi. Ini adalah suntikan energi vital di tengah jadwal kompetisi yang sangat mencekik fisik para pemain.

Arteta percaya bahwa euforia dan senyuman di ruang ganti memiliki dampak pemulihan yang jauh lebih efektif daripada istirahat biasa.

"Yah, itu adalah vitamin terbaik yang bisa kami masukkan ke dalam tubuh kami karena kami bermain setiap tiga hari," ujar Arteta melukiskan situasi timnya.

Energi Magis di Ruang Ganti

Energi Magis di Ruang Ganti

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta memberikan instruksi kepada pemainnya di laga melawan Leeds United. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Sang manajer menekankan bahwa momen magis seperti ini adalah bayaran setimpal atas kerja keras seluruh elemen klub. Kebahagiaan kolektif menjadi bahan bakar baru untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Euforia yang tercipta di ruang ganti dinilai Arteta mampu menghilangkan rasa lelah fisik para pemain. Energi positif tersebut menular dari pemain, staf, hingga seluruh pegawai klub.

"Fakta bahwa Anda bekerja sangat keras untuk mencapai momen-momen itu dan memilikinya bersama-sama, itu sungguh magis," tegas Arteta.

Baginya, melihat ekspresi bahagia anak asuhnya adalah kepuasan tersendiri. Hal inilah yang membuat lelahnya persiapan menjadi tidak berarti.

"Karena Anda bisa melihat kegembiraan, senyuman, dan energi di ruang ganti dan semua orang yang bekerja di klub," tambahnya.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 7 Februari 2026
Arsenal Arsenal
22:00 WIB
Sunderland Sunderland
Premier League Premier League | 7 Februari 2026
Wolves Wolves
22:00 WIB
Chelsea Chelsea

Kemenangan Milik Semua Pemain

Kemenangan Milik Semua Pemain

Selebrasi penyerang Arsenal, Kai Havertz bersama William Saliba usai mencetak gol ke gawang Chelsea di leg 2 semifinal Carabao Cup, 4 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Satu hal yang membuat Arteta bangga adalah rasa kepemilikan yang tinggi dari seluruh anggota skuad terhadap kompetisi ini. Arsenal memang melakukan rotasi pemain sepanjang turnamen, memberi kesempatan bagi mereka yang jarang tampil di liga.

Arteta menyoroti bagaimana setiap pemain, baik inti maupun pelapis, merasa berkontribusi terhadap kesuksesan ini. Solidaritas inilah yang menjadi senjata rahasia The Gunners.

"Semua pemain, mereka merasa bahwa ini (pencapaian) adalah milik mereka sendiri," kata Arteta memuji anak asuhnya.

Ia bahkan secara spesifik menyebut bahwa hampir seluruh skuad telah ambil bagian dalam perjalanan menuju Wembley. Hanya satu nama yang ia sebut belum mendapat kesempatan di ajang ini, namun tetap menjadi bagian integral tim.

"Mereka semua telah menjadi bagian dalam kompetisi ini, saya pikir, kecuali David (Raya)," imbuhnya.

Langsung Fokus ke Premier League

Langsung Fokus ke Premier League

Suporter Arsenal memberikan dukungan saat melawan Chelsea di leg 2 semifinal Carabao Cup di Emirates, 4 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Meski euforia sedang tinggi, Arteta menuntut pasukannya untuk segera menginjak bumi. Tantangan berat lainnya sudah menanti di depan mata hanya dalam hitungan hari.

Arsenal harus kembali bertarung di Premier League dalam tiga hari ke depan. Mentalitas pemenang di Carabao Cup diharapkan bisa menular ke kompetisi liga, namun fokus tidak boleh terpecah.

"Kemenangan membantu dalam segala hal. Keyakinan, energi, sebut saja apa pun itu," kata mantan asisten Pep Guardiola tersebut.

Arteta mengingatkan Martin Odegaard dan kawan-kawan untuk menyimpan sejenak mimpi indah Wembley. Ada tugas mendesak yang harus diselesaikan di liga domestik demi menjaga persaingan di papan atas.

"Kami tahu bahwa kami hanya perlu menyampingkannya (final) sejenak, karena tiga hari lagi, kami akan menghadapi pertandingan besar di sini dalam ajang Premier League," pungkasnya.