Review: Tuntaskan Kewajiban, Inggris Hantam San Marino
Editor Bolanet | 10 Oktober 2014 03:47
- kembali meraih poin solid saat menjamu San Marino di Wembley pada matchday kedua grup E kualifikasi Euro 2016, Jumat (10/10). Dengan kemenangan 5-0 ini berarti gawang The Three Lions masih belum kebobolan sama sekali.
Menghadapi lawan yang berbeda level, tuan rumah langsung mengambil kendali permainan. Meski terlihat kurang ganas dalam melepaskan umpan dan melakukan finishing, secara konsisten tekanan terus dilakukan ke pertahanan San Marino.
Gol pertama Inggris di pertandingan ini tercipta di menit 24. Bek tengah Phil Jagielka menyundul corner kick yang dilepas James Milner. Gol ini terjadi juga karena kesalahan antisipasi kiper Simoncini.
Unggul satu gol, Inggris tak mengubah tempo permainan. Peluang memang mampu diciptakan tapi San Marino yang tak mau kebobolan lagi makin merapatkan lini pertahanan khususnya di dalam kotak penalti.
Hal yang jarang terlihat muncul saat pertandingan memasuki menit ke-34, pemain San Marino, Vitaioli melepaskan tendangan lengkung, namun Joe Hart tak banyak beraksi, tendangan itu melebar.
Memasuki akhir babak pertama, pasukan Roy Hodgson menambah keunggulan lewat eksekusi penalti Wayne Rooney. Penalti terjadi karena Selva mengangkat kaki terlalu tinggi terhadap Rooney.
Di babak kedua, Hodgson menarik keluar Henderson dan Sterling, sebagai penggantinya masuklah Oxlade-Chamberlain dan Adam Lallana.
Empat menit berikutnya kerja sama duo Arsenal menghasilkan gol ketiga. Danny Welbeck mengoyak jala Simoncini dengan memanfaatkan umpan silang . Lagi-lagi karena kiper San Marino gagal mengantisipasi bola dengan baik.
Tendangan Oxlade-Chamberlain dari luar kotak penalti di menit 62 mengenai Lallana dan kembali menerobos gawang San Marino. Tetapi wasit Marcin Borski asal Polandia menganulir gol itu karena Lallana dianggap offside.
Setelah dua kali menggagalkan peluang matang Rooney dan Wilshere, Simoncini harus memungut bola dari jalanya untuk yang keempat kalinya. Pencetak gol Inggris kali ini adalah Andros Townsend saat pertandingan berusia 72 menit.
Gol kelima yang melengkapi kemenangan Inggris terhitung sebagai gol bunuh diri. Rooney berusaha melepas crossing di kiri gawang namun bola mengenai Della Valle dan bola pun masuk ke gawangnya sendiri.
Dengan enam poin dari dua pertandingan, Inggris akan menyiapkan diri untuk pertandingan away melawan Estonia (12/10) pekan depan.
Susunan pemain
: Hart; Chambers, Jagielka, Cahill, Gibbs; Wilshere, Henderson (Oxlade-Chamberlain 46), Milner; Sterling (Lallana 46), Welbeck (Townsend 66), Rooney
San Marino : Simoncini; Palazzi (Buscarini 74), Della Valle, F Vitaioli, Buscarini; Coppini, M Vitaioli, Cervellini, Tosi (Gasperoni 63); Selva (Rinaldi), HIrsch. (bola/dct)
Menghadapi lawan yang berbeda level, tuan rumah langsung mengambil kendali permainan. Meski terlihat kurang ganas dalam melepaskan umpan dan melakukan finishing, secara konsisten tekanan terus dilakukan ke pertahanan San Marino.
Gol pertama Inggris di pertandingan ini tercipta di menit 24. Bek tengah Phil Jagielka menyundul corner kick yang dilepas James Milner. Gol ini terjadi juga karena kesalahan antisipasi kiper Simoncini.
Unggul satu gol, Inggris tak mengubah tempo permainan. Peluang memang mampu diciptakan tapi San Marino yang tak mau kebobolan lagi makin merapatkan lini pertahanan khususnya di dalam kotak penalti.
Hal yang jarang terlihat muncul saat pertandingan memasuki menit ke-34, pemain San Marino, Vitaioli melepaskan tendangan lengkung, namun Joe Hart tak banyak beraksi, tendangan itu melebar.
Memasuki akhir babak pertama, pasukan Roy Hodgson menambah keunggulan lewat eksekusi penalti Wayne Rooney. Penalti terjadi karena Selva mengangkat kaki terlalu tinggi terhadap Rooney.
Di babak kedua, Hodgson menarik keluar Henderson dan Sterling, sebagai penggantinya masuklah Oxlade-Chamberlain dan Adam Lallana.
Empat menit berikutnya kerja sama duo Arsenal menghasilkan gol ketiga. Danny Welbeck mengoyak jala Simoncini dengan memanfaatkan umpan silang . Lagi-lagi karena kiper San Marino gagal mengantisipasi bola dengan baik.
Tendangan Oxlade-Chamberlain dari luar kotak penalti di menit 62 mengenai Lallana dan kembali menerobos gawang San Marino. Tetapi wasit Marcin Borski asal Polandia menganulir gol itu karena Lallana dianggap offside.
Setelah dua kali menggagalkan peluang matang Rooney dan Wilshere, Simoncini harus memungut bola dari jalanya untuk yang keempat kalinya. Pencetak gol Inggris kali ini adalah Andros Townsend saat pertandingan berusia 72 menit.
Gol kelima yang melengkapi kemenangan Inggris terhitung sebagai gol bunuh diri. Rooney berusaha melepas crossing di kiri gawang namun bola mengenai Della Valle dan bola pun masuk ke gawangnya sendiri.
Dengan enam poin dari dua pertandingan, Inggris akan menyiapkan diri untuk pertandingan away melawan Estonia (12/10) pekan depan.
Susunan pemain
: Hart; Chambers, Jagielka, Cahill, Gibbs; Wilshere, Henderson (Oxlade-Chamberlain 46), Milner; Sterling (Lallana 46), Welbeck (Townsend 66), Rooney
San Marino : Simoncini; Palazzi (Buscarini 74), Della Valle, F Vitaioli, Buscarini; Coppini, M Vitaioli, Cervellini, Tosi (Gasperoni 63); Selva (Rinaldi), HIrsch. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Steaming Chelsea vs Tottenham, Tonton di Sini!
Liga Inggris 20 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Premier League: Chelsea vs Tottenham
Liga Inggris 20 Mei 2026, 00:15
-
Link Streaming Bournemouth vs Man City, Nonton di Sini!
Liga Inggris 20 Mei 2026, 00:15
-
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah, Main di 6 Edisi Piala Dunia
Piala Dunia 19 Mei 2026, 23:59
-
Link Live Streaming Premier League: Bournemouth vs Man City
Liga Inggris 19 Mei 2026, 23:58
-
Jadi Incaran MU, Bintang Newcastle Ini Siap Hijrah ke Old Trafford
Liga Inggris 19 Mei 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13













