Sebut Permainan Spanyol Lamban, Fabio Capello: Awas, Jangan Sampai Ketiduran
Yaumil Azis | 6 Juli 2021 09:02
Bola.net - Permainan Spanyol selama Euro 2020 cukup sering dikritik publik lantaran dianggap terlalu membosankan. Dan pelatih legendaris Italia, Fabio Capello, cukup sepakat dengan kritik tersebut.
Spanyol bisa mencapai babak semifinal Euro 2020 dengan tertatih-tatih. Mereka hanya mampu finis di peringkat kedua dalam klasemen Grup E dengan perolehan lima poin yang diraih dari satu kemenangan dan dua hasil imbang.
Ada kalanya Spanyol tampil menjanjikan. Mereka mencetak 10 gol dalam dua pertandingan melawan Slovakia dan Kroasia. Namun setelah itu, permainan mereka tampak membosankan lagi.
Publik semakin menyoroti La Furia Roja yang hanya mampu mengalahkan Swiss di babak perempat final lewat adu penalti. pada waktu normal, mereka bermain imbang 1-1 di mana satu-satunya golnya berasal dari pemain Swiss, Denis Zakaria.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Jangan Ketiduran
Capello sepakat dengan komentar publik soal permainan Spanyol yang membosankan. Tapi sosok yang pernah menjadi juru taktik Real Madrid tersebut mengingatkan Gli Azzurri untuk tidak terlena pada permainan mereka.
"Jangan sampai tertidur, Spanyol menerapkan permainan yang lamban. Jika kami tidak beradaptasi dengan kecepatan itu, kami bisa menderita," ujarnya kepada Corriere della Sera.
"Spanyol punya kualitas teknik yang hebat, penguasaan bola yang luar biasa. Untuk mengatasi karakteristik ini, kami butuh kecepatan dan kejelasan saat merebut bola. kami harus segera memulai kembali dan menyerang," lanjutnya.
Soal Ciro Immobile
Bukan cuma Spanyol, Italia pun sedang disoroti publik. Namun bukan karena permainannya, melainkan aksi Ciro Immobile di laga melawan Belgia pada babak perempat final lalu. Bomber Lazio itu menarik perhatian karena pura-pura cedera sebelum gol pertama tercipta.
"Saya tidak menyalahkan sang pemain. Tanggung jawab paling pertama terletak pada wasit Italia. Mereka terbiasa dengan hal semacam ini dan kemudian orang bertanya-tanya: kenapa saya tidak melakukannya?" jelas Capello.
"Tentu saja, dia tidak jujur di bawah etika olahraga. Kemampuan wasit Italia untuk memahami apakah itu palsu. Mereka terus meniupkan peluit atas setiap pelanggaran kecil, karena mereka ingin mengontrol permainan," pungkasnya.
Aksi Immobile dimanfaatkan dengan baik oleh Nicolo Barella yang mengantongi gol pertama Italia, disusul Lorenzo Insigne jelang babak pertama usai. Belgia cuma bisa membalas lewat gol penalti Romelu Lukaku dan Italia menang dengan skor 2-1.
(Corriere della Sera - via Football Italia)
Baca Juga:
Battle of WAGs Euro 2020: Italia vs Spanyol
Italia vs Spanyol, Leonardo Bonucci Nantikan Duel dengan Alvaro Morata
Kebangkitan Italia dalam Penguburan Catenaccio
Italia Dijagokan ke Final Euro 2020, Roberto Mancini Beri Peringatan: Belum Kok!
Italia Lagi-Lagi Jumpa Spanyol di Euro, Leonardo Bonucci Janjikan Performa yang Berbeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















