Thomas Tuchel Kecewa Atmosfer Wembley Lesu Saat Inggris Dominasi Wales
Richard Andreas | 10 Oktober 2025 07:29
Bola.net - Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menyampaikan kritikan keras kepada para suporter menyusul kemenangan 3-0 atas Wales dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wembley. Meskipun timnya menampilkan permainan dominan sejak awal, Tuchel justru menilai atmosfer di stadion sangat mengecewakan.
Sebanyak 78.126 penonton memadati Wembley pada laga tersebut. Namun, menurut Tuchel, dukungan dari tribun tidak sepadan dengan performa gemilang timnya di lapangan.
"Kami punya satu setengah hari latihan menghadapi tim yang terlatih dengan baik, dan kami bermain sangat bagus," ujar Tuchel kepada ITV.
"Kami bisa saja unggul 5-0 di babak pertama. Kami tak bisa mencetak gol keempat dan kelima, tapi stadion tetap diam. Kami tidak mendapat energi apa pun dari penonton. Kami sudah melakukan segalanya untuk menang," tegasnya.
Tuchel: Yang Terdengar Hanya Fans Wales
Tuchel juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya antusiasme suporter Inggris, khususnya setelah tim mencetak tiga gol cepat melalui Morgan Rogers, Ollie Watkins, dan Bukayo Saka. Bagi Tuchel, performa seperti itu seharusnya disambut dengan sorak-sorai lebih meriah.
Saat ditanya apakah ia mengharapkan dukungan yang lebih besar dari publik Wembley, Tuchel menjawab lugas: "Ya, tentu saja. Apa lagi yang bisa Anda berikan dalam 20 menit pertama? Kami tidak memberi mereka ruang untuk keluar."
Ia menambahkan dengan nada kecewa, "Jika yang Anda dengar hanya suporter Wales selama setengah jam, itu menyedihkan. Tim ini pantas mendapatkan dukungan lebih hari ini."
Inggris Menang Besar, Tapi Energi Lesu dari Tribun
Meski menang telak, Tuchel tampaknya lebih fokus pada respons suporter ketimbang skor akhir. Ia menilai dukungan dari tribune merupakan bagian penting dalam menjaga semangat tim, terutama dalam pertandingan persahabatan yang kerap digunakan sebagai ajang pembentukan karakter tim.
Tuchel menegaskan bahwa kerja keras timnya pantas diapresiasi lebih tinggi. Dengan hasil ini, Inggris memperpanjang tren positif mereka di bawah asuhannya, namun kritik dari sang pelatih menyoroti sisi lain: hubungan emosional antara tim dan penggemar yang belum sepenuhnya terbangun.
Bagi Tuchel, kemenangan 3-0 bukan hanya soal hasil, tapi juga tentang bagaimana energi stadion bisa memantulkan gairah dan semangat tim nasional Inggris di setiap pertandingan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
LATEST UPDATE
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Spanyol vs Belgia: Lamine Yamal
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:05
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












