Torres: Isu 'Main Mata' Tak Hormati Spanyol-Kroasia
Editor Bolanet | 18 Juni 2012 15:21
- Striker tim Matador, Fernando Torres mengecam isu main mata yang disebutnya sebagai hal yang tak menghormati timnya.
Di laga terakhir babak penyisihan Grup C, baik Spanyol dan Kroasia hanya butuh hasil imbang 2-2 atau lebih, untuk memastikan langkah mereka ke perempat final. Jika skenario itu memang terjadi, maka dipastikan tersingkir dari Euro tak peduli hasil yang diraih mereka saat menghadapi Irlandia.
Isu ini mirip dengan kejadian di Euro 2004 silam ketika hasil imbang dan akhirnya menyingkirkan Azzurri, atau yang lebih dikenal dengan nama 'Nordic fix'. Torres yang berbicara kepada reporter menyebut isu main mata ini sebagai perbuatan yang tidak menghormati Spanyol dan Kroasia.
Berbicara tentang pengaturan skor, berarti tidak menghormati Spanyol dan juga Kroasia. Kami paham dengan kekuatan Kroasia dan bagaimana mereka bermain. Kami rasa kami bisa memainkan permainan kami melawan mereka dan meraih kemenangan, tetapi kami tetap menghormati Kroasia, karena Rusia hanya kemasukan satu gol lalu tersingkir.
Torres kemudian mengaku terkejut melihat wakil yang lolos dari Grup A. Meski difavoritkan keluar sebagai juara grup, Rusia akhirnya tersingkir dari Yunani di laga terakhir penyisihan grup. Mengaca kepada hal itu, Torres meminta rekan satu timnya untuk tidak menganggap remeh kekuatan Kroasia.
Seperti yang telah ditunjukkan oleh Rusia, mereka hanya menerima satu gol lalu tersingkir. Saya pikir hasil pertandingan Rusia menjadi alarm bagi semua tim, jika Anda harus memenangkan laga terakhir.
Bahkan dengan enam poin sekalipun Anda bisa saja tersingkir, Anda harus tetap waspada, terutama melawan tim seperti Kroasia, pungkas Torres. (gl/mac)
Di laga terakhir babak penyisihan Grup C, baik Spanyol dan Kroasia hanya butuh hasil imbang 2-2 atau lebih, untuk memastikan langkah mereka ke perempat final. Jika skenario itu memang terjadi, maka dipastikan tersingkir dari Euro tak peduli hasil yang diraih mereka saat menghadapi Irlandia.
Isu ini mirip dengan kejadian di Euro 2004 silam ketika hasil imbang dan akhirnya menyingkirkan Azzurri, atau yang lebih dikenal dengan nama 'Nordic fix'. Torres yang berbicara kepada reporter menyebut isu main mata ini sebagai perbuatan yang tidak menghormati Spanyol dan Kroasia.
Berbicara tentang pengaturan skor, berarti tidak menghormati Spanyol dan juga Kroasia. Kami paham dengan kekuatan Kroasia dan bagaimana mereka bermain. Kami rasa kami bisa memainkan permainan kami melawan mereka dan meraih kemenangan, tetapi kami tetap menghormati Kroasia, karena Rusia hanya kemasukan satu gol lalu tersingkir.
Torres kemudian mengaku terkejut melihat wakil yang lolos dari Grup A. Meski difavoritkan keluar sebagai juara grup, Rusia akhirnya tersingkir dari Yunani di laga terakhir penyisihan grup. Mengaca kepada hal itu, Torres meminta rekan satu timnya untuk tidak menganggap remeh kekuatan Kroasia.
Seperti yang telah ditunjukkan oleh Rusia, mereka hanya menerima satu gol lalu tersingkir. Saya pikir hasil pertandingan Rusia menjadi alarm bagi semua tim, jika Anda harus memenangkan laga terakhir.
Bahkan dengan enam poin sekalipun Anda bisa saja tersingkir, Anda harus tetap waspada, terutama melawan tim seperti Kroasia, pungkas Torres. (gl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pau Cubarsi Pemain Istimewa, Dewasa Melampaui Usianya
Liga Spanyol 29 September 2026, 14:25
-
Prediksi Spanyol vs Kroasia 29 September 2026
Piala Eropa 28 September 2026, 15:14
-
Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 15:10
-
Prediksi Ceko vs Kroasia 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 14:09
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



