Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Pemain Spanyol, Gavi, berbicara kepada media sebelum sesi latihan jelang pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 melawan Belgia, Kamis (9/7/2026). (c) AP Photo/Andre Penner

Bola.net - Gavi membagikan pesan emosional setelah membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Gelandang Barcelona itu mengenang perjalanan panjangnya dari Los Palacios hingga mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola.

Spanyol memastikan gelar juara dunia setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada laga final. Keberhasilan tersebut menjadi momen bersejarah bagi La Roja sekaligus pencapaian terbesar dalam karier Gavi.

Beberapa jam setelah pertandingan, pemain berusia 21 tahun itu mengunggah pesan menyentuh melalui media sosial. Ia mengenang perjuangan, pengorbanan, dan orang-orang yang berjasa dalam perjalanan kariernya.

Meski bukan pilihan utama sepanjang turnamen, Gavi tetap memberikan kontribusi setiap kali dipercaya Luis de la Fuente. Ia tampil selama 76 menit di Piala Dunia 2026, termasuk menjadi starter saat menghadapi Cape Verde.

Gavi Kenang Perjalanan Meraih Mimpi Juara Dunia

Gavi Kenang Perjalanan Meraih Mimpi Juara Dunia

Presiden Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino (kanan) bertepuk tangan saat kapten Spanyol Rodri mengangkat trofi juara Piala Dunia 2026 usai laga final di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Gavi membagikan dua foto yang menggambarkan perjalanan hidupnya. Foto pertama memperlihatkan dirinya saat masih bermain untuk La Liara Balompie di kampung halamannya, sedangkan foto kedua memperlihatkan momen ketika mencium trofi Piala Dunia.

Unggahan tersebut langsung mendapat perhatian besar dari para pendukung Spanyol. Gavi mengaku masih sulit mempercayai bahwa impian masa kecilnya kini telah menjadi kenyataan.

"Semoga tidak ada seorang pun yang membangunkan saya dari mimpi ini, mimpi seorang anak dari Los Palacios y Villafranca yang bercita-cita memenangkan Piala Dunia bersama negaranya, dan kini pada usia 21 tahun berhasil mewujudkannya di New York bersama sekelompok pemain luar biasa yang akan dikenang sepanjang sejarah," ujar Gavi.

"Masing-masing memiliki kisahnya sendiri, tetapi kekuatan kelompok ini membuat kami berhasil mempersembahkan bintang kedua untuk negara ini dan membuat jutaan orang merayakan kesuksesan ini, karena pencapaian seperti ini memang pantas dirayakan," lanjut Gavi.

Cedera Tak Menghentikan Perjuangannya

Cedera Tak Menghentikan Perjuangannya

Timnas Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Gavi juga mengingat kembali masa-masa sulit akibat cedera yang sempat menghambat kariernya. Ia mengaku semua perjuangan dan pengorbanan tersebut kini terasa sepadan setelah menjadi juara dunia.

Menurutnya, dukungan keluarga, sahabat, dan kerja keras selama bertahun-tahun menjadi alasan utama dirinya mampu bangkit. Semua pengalaman itu membuatnya semakin menghargai pencapaian yang diraih bersama Spanyol.

"Kisah saya adalah tentang melewati masa-masa sulit akibat cedera dalam beberapa tahun terakhir, tetapi berkat keluarga, teman-teman, serta seluruh kerja keras dan pengorbanan yang saya lakukan untuk sampai ke titik ini, hari ini saya bisa mengatakan bahwa semuanya benar-benar sepadan," kata Gavi.

"Jika harus mengulang semuanya dari awal, saya akan menjalaninya lagi, bahkan lebih dari itu," tegas Gavi.

La Masia dan Keluarga Punya Peran Besar

La Masia dan Keluarga Punya Peran Besar

Timnas Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2026) (c) AP Photo/Julio Cortez

Dalam pesannya, Gavi tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantunya berkembang sebagai pesepak bola. Ia secara khusus menyebut keluarga, La Liara, Real Betis, La Masia, hingga Barcelona.

Gavi juga memberikan penghormatan khusus kepada mendiang neneknya. Ia merasa doa dan kekuatan yang diberikan sang nenek membantunya melewati masa-masa sulit hingga akhirnya menjadi juara dunia.

"Saya berutang banyak kepada begitu banyak orang, dimulai dari keluarga saya, La Liara, Betis, seluruh orang di La Masia yang menerima saya sejak hari pertama, para pelatih, serta staf FC Barcelona yang membantu saya berkembang sebagai pesepak bola dan pribadi hingga akhirnya bisa menjadi juara dunia," ujar Gavi.

"Saya juga ingin memberikan penghormatan khusus kepada nenek saya atas kekuatan tambahan yang Anda berikan kepada saya selama beberapa bulan terakhir. Saya yakin Anda telah membantu saya dari atas sana," tutup Gavi.