Turki Sudah, Batu Kerikil Berikutnya Buat Italia adalah Swiss
Yaumil Azis | 16 Juni 2021 00:07
Bola.net - Hadangan pertama telah dilewati Timnas Italia pada fase grup Euro 2020. Sekarang adalah waktunya buat Giorgio Chiellini dkk untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya yakni Swiss.
Italia digadang-gadang sebagai salah satu kandidat terkuat juara Euro 2020. Terlebih setelah mereka menunjukkan aksi yang impresif ketika menghadapi Turki pada laga pembuka di Stadio Olimpico hari Sabtu (12/6/2021) lalu.
Gli Azzurri, julukannya, menunjukkan diri sebagai sisi yang lebih superior ketimbang lawannya. Mereka melepaskan total 24 tembakan dan mencatatkan penguasaan bola sebesar 64 persen selama pertandingan berlangsung.
Pada akhirnya, mereka berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0. Kemenangan mereka dibuka gol bunuh diri Merih Demiral, sebelum kedua penyerangnya yakni Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne menyusul.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Swiss Bukan Lawan yang Mudah
Masa euforia Italia sudah berakhir. Di hadapan mereka saat ini ada Swiss yang sedang menunggu. Mereka tidak berada dalam kondisi apik lantaran hanya bermain imbang 1-1 saat bertemu Wales pada akhir pekan kemarin.
Dalam situasi seperti ini, Italia sangat berhak untuk bersikap jumawa. Namun Roberto Mancini sebagai pelatih tidak ingin terlena dengan situasi tersebut dan tetap memandang Swiss sebagai lawan yang berbahaya.
"Pertandingan melawan Swiss akan terasa sulit, mereka adalah tim hebat dengan banyak pemain yang mengerti cara bermain," ujar Mancini dalam konferensi persnya, dikutip dari Football Italia.
"Pelatih mereka [Vladimir Petkovic] adalah sosok yang punya banyak pengalaman, kami meyakini laga ini bakalan berjalan berat," lanjutnya.
Dilema Mancini
Mancini dihadapkan dengan dilema kecil mengingat bek sayap, Alessandro Florenzi, diragukan bisa tampil. Ia masih belum tahu siapa yang bakal mengisi posisinya, antara Rafael Toloi atau Giovanni Di Lorenzo.
"Satu-satunya keraguan, saya kira, adalah antara Toloi dan Di Lorenzo. Salah satunya bisa memberikan dorongan, sementara yang lainnya akan menjamin cakupan yang lebih besar buat kami," katanya lagi.
Pria berusia 50 tahun itu juga membawakan kabar baik soal salah satu pemain pentingnya, Marco Verratti. Gelandang PSG tersebut tidak disertakan dalam laga kontra Turki mengingat dirinya belum pulih pasca mengalami cedera.
"Verratti telah berlatih bersama tim selama tiga atau empat hari, ada dua sesi latihan yang tersisa dan waktunya masih cukup untuk memahami beberapa hal," pungkasnya.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 19:55
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
Bola Indonesia 4 Maret 2026, 13:18
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59









