Bulu Tangkis: Thailand Paksa Putri Indonesia Raih Perak Saja
Editor Bolanet | 14 November 2011 20:25
- Tim bulu tangkis putri Indonesia gagal menyumbangkan medali emas dan harus puas dengan medali perak setelah kalah 1-3 dari unggulan pertama Thailand pada final nomor beregu SEA Games 2011 di Istora Senayan Jakarta, Senin malam.
Ganda kedua Vita Marissa/Liliyana Natsir yang turun pada partai keempat harus mengakui keunggulan pasangan Savitree Amitrapai/Saralee Thoungthongkam dalam pertarungan ketat selama tiga game yang berakhir dengan skor 21-19, 16-21, 22-24.
Dengan kekalahan pasangan senior tersebut, Bellatrix Manuputty yang sebenarnya sudah bersiap menghadapi tunggal ketiga Thailand Salakjit Ponsana, tidak jadi bertanding.
Tim Negeri Gajah Putih sebelumnya sudah memimpin 2-1 lewat kemenangan dua pebulu tangkis tunggalnya, yakni Prontip Buranaprasertsuk dan Ratchanok Intanon.
Porntip menghentikan tunggal pertama Indonesia Linda Weni Fanetri dengan skor 17-21, 21-11, 21-16, kemudian juara dunia junior Ratchanok Intanon membekuk Adriyanti Firdasari juga dalam tiga game 21-12, 19-21, 21-19.
Satu angka bagi tuan rumah diraih melalui pasangan Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustine yang menumbangkan ganda peringkat 11 dunia, Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul, dengan dua game langsung 22-20, 21-9.
Kegagalan tim putri merebut medali emas di kandang sendiri, mengulang hasil buruk pada SEA Games 2009 di Laos yang juga gagal membawa pulang medali emas.
Nomor beregu putri memang tidak dibebani target merebut medali emas, karena materi pebulu tangkis yang masuk tim SEA Games masih belum meyakinkan.
Pada nomor beregu, tim putri Indonesia hanya ditempatkan sebagai unggulan kedua. Sementara peraih medali emas Thailand yang peringkat pemainnya jauh lebih baik, menjadi unggulan teratas.
Kendati demikian, tuan rumah masih berkesempatan merebut medali emas dari nomor beregu putra. Pada laga final Selasa (15/11), Taufik Hidayat dan kawan-kawan akan menghadapi musuh bebuyutannya Malaysia. (ant/mxm)
Ganda kedua Vita Marissa/Liliyana Natsir yang turun pada partai keempat harus mengakui keunggulan pasangan Savitree Amitrapai/Saralee Thoungthongkam dalam pertarungan ketat selama tiga game yang berakhir dengan skor 21-19, 16-21, 22-24.
Dengan kekalahan pasangan senior tersebut, Bellatrix Manuputty yang sebenarnya sudah bersiap menghadapi tunggal ketiga Thailand Salakjit Ponsana, tidak jadi bertanding.
Tim Negeri Gajah Putih sebelumnya sudah memimpin 2-1 lewat kemenangan dua pebulu tangkis tunggalnya, yakni Prontip Buranaprasertsuk dan Ratchanok Intanon.
Porntip menghentikan tunggal pertama Indonesia Linda Weni Fanetri dengan skor 17-21, 21-11, 21-16, kemudian juara dunia junior Ratchanok Intanon membekuk Adriyanti Firdasari juga dalam tiga game 21-12, 19-21, 21-19.
Satu angka bagi tuan rumah diraih melalui pasangan Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustine yang menumbangkan ganda peringkat 11 dunia, Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul, dengan dua game langsung 22-20, 21-9.
Kegagalan tim putri merebut medali emas di kandang sendiri, mengulang hasil buruk pada SEA Games 2009 di Laos yang juga gagal membawa pulang medali emas.
Nomor beregu putri memang tidak dibebani target merebut medali emas, karena materi pebulu tangkis yang masuk tim SEA Games masih belum meyakinkan.
Pada nomor beregu, tim putri Indonesia hanya ditempatkan sebagai unggulan kedua. Sementara peraih medali emas Thailand yang peringkat pemainnya jauh lebih baik, menjadi unggulan teratas.
Kendati demikian, tuan rumah masih berkesempatan merebut medali emas dari nomor beregu putra. Pada laga final Selasa (15/11), Taufik Hidayat dan kawan-kawan akan menghadapi musuh bebuyutannya Malaysia. (ant/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
-
Joan Laporta: Jika Wasit Adil, Spanyol akan Juara Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









