Futsal: Putri Indonesia Permalukan Filipina 10-2
Editor Bolanet | 19 November 2011 16:23
- Timnas Futsal Putri Indonesia berhasil lepas dari kebuntuan tak sanggup menang menghadapi lawan pada SEA Games XXVI di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu, setelah mempermalukan Filipina dengan skor 10-2.
Strategi bermain lepas yang diinstruksikan pelatih Viernes Ricardo Polnaya ternyata sanggup membuat permainan timnas tampil lebih hidup di hari ketiga cabang futsal.
Pencetak gol Indonesia adalah Rani Mulyasari (2', 7', 18', 19'), Novita Murni Piranti (6', 23'), Maulina Novryliani (17', 24'), Retno Ayu (9'), dan Anggi Puspitasari (33').
Gol Filipina terjadi seluruhnya pada babak pertama yang disumbang oleh Honey Thomason (3') dan Merian Ronquillo (17').
Timnas Indonesia tampil menyerang pada pembukaan babak awal. Umpan silang dari Novita berhasil dimanfaatkan Rani untuk mengelabuhi penjaga gawang Filipina hingga tercipta gol perdana di menit ke-2.
Tertinggal 1-0 dari Indonesia, Filipina berhasil menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-3 melalui tendangan keras Honey ke arah gawan Indonesia.
Di menit ke-4, umpan silang Novita di depan gawang Filipina gagal dimanfaatkan Rani. Namun upaya yang sama pada menit ke-6 dari umpan silang Rani digolkan Novita ke gawang Filipina. Skor 2-1 untuk Indonesia.
Di menit ke-7, penjaga gawang Filipina, Uzviminda Pacubas, gagal menangkap bola dari kaki Rani saat terjadi gol hasil gocekan hingga skor berubah menjadi 3-1 untuk Indonesia.
Tendangan keras yang dilakukan Maulina ke arah gawang Katheen di menit ke-8 berhasil lolos dari jeratan penjaga gawang namun gagal mencetak poin akibat membentur mistar. Selang satu menit kemudian, Retno berhasil menambah poin kemenangan Indonesia menjadi 4-1.
Pada sisa 3 menit pertandingan babak pertama, penjaga gawang Indonesia Nunki Dewi Entitisari dibobol pemain Filipina, Merian, dan mengubah kedudukan menjadi 4-2.
Setelah 32 detik berselang, gocekan Maulina memperpanjang selisih perolehan gol menjadi 5-2 yang kembali sukses menggocek penjaga gawang Filipina. Pada menit ke-18, Rani menambah perolehan gol Indonesia dengan tendangan keras ke arah gawang lawan dan merubah skor menjadi 6-2.
Kekalahan Filipina semakin menjadi pada sisa 1 menit pertandingan babak pertama melaui go yang dicetak Rani. Skor 7-2 bertahan hingga turun minum.
Koordinasi antar pemain Timnas Filipina semakin memburuk hingga terjadi gol oleh Novita di menit ke-23 pertandingan, disusul gol kapten timnas Indonesia, Maulina, di menit ke-24. Skor menjadi 9-2.
Serangan pemain Filipina, Critine Zacarias di menit ke-27 berhasil ditepis Nunki dan sejumlah peluang gol juga gaga dimanfaatkan pemain Filipina yang selalu membentur gawang Indonesia.
Serangan balik Anggi pada menit ke-33 berkat umpan jarak jauh dari Nunki berhasil dieksekusi dengan baik hingga terjadi gol ke-10 Indonesia. Skor 10-2 hingga penutupan babak.
Pelatih Timnas Filipina, Xarex Velasquez, mengakui serangan yang dibangun atletnya tidak maksimal karena selalu membentur pemain belakang Indonesia.
Indonsia memang lebih baik. Wajar kami kalah, karena persiapan atlet kami hanya enam bulan, ujarnya.
Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia, Viernes Ricardo Polnaya, mengaku telah melakukan evaluasi dari kekalahan dua laga sebelumnya saat menghadapi Thailand 8-0 dan Vietnam 6-0.
Kita evaluasi dua laga terakhir. Mereka tidak grogi lagi seperti pertandingan sebelumnya, ujar Viernes. (ant/lex)
Strategi bermain lepas yang diinstruksikan pelatih Viernes Ricardo Polnaya ternyata sanggup membuat permainan timnas tampil lebih hidup di hari ketiga cabang futsal.
Pencetak gol Indonesia adalah Rani Mulyasari (2', 7', 18', 19'), Novita Murni Piranti (6', 23'), Maulina Novryliani (17', 24'), Retno Ayu (9'), dan Anggi Puspitasari (33').
Gol Filipina terjadi seluruhnya pada babak pertama yang disumbang oleh Honey Thomason (3') dan Merian Ronquillo (17').
Timnas Indonesia tampil menyerang pada pembukaan babak awal. Umpan silang dari Novita berhasil dimanfaatkan Rani untuk mengelabuhi penjaga gawang Filipina hingga tercipta gol perdana di menit ke-2.
Tertinggal 1-0 dari Indonesia, Filipina berhasil menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-3 melalui tendangan keras Honey ke arah gawan Indonesia.
Di menit ke-4, umpan silang Novita di depan gawang Filipina gagal dimanfaatkan Rani. Namun upaya yang sama pada menit ke-6 dari umpan silang Rani digolkan Novita ke gawang Filipina. Skor 2-1 untuk Indonesia.
Di menit ke-7, penjaga gawang Filipina, Uzviminda Pacubas, gagal menangkap bola dari kaki Rani saat terjadi gol hasil gocekan hingga skor berubah menjadi 3-1 untuk Indonesia.
Tendangan keras yang dilakukan Maulina ke arah gawang Katheen di menit ke-8 berhasil lolos dari jeratan penjaga gawang namun gagal mencetak poin akibat membentur mistar. Selang satu menit kemudian, Retno berhasil menambah poin kemenangan Indonesia menjadi 4-1.
Pada sisa 3 menit pertandingan babak pertama, penjaga gawang Indonesia Nunki Dewi Entitisari dibobol pemain Filipina, Merian, dan mengubah kedudukan menjadi 4-2.
Setelah 32 detik berselang, gocekan Maulina memperpanjang selisih perolehan gol menjadi 5-2 yang kembali sukses menggocek penjaga gawang Filipina. Pada menit ke-18, Rani menambah perolehan gol Indonesia dengan tendangan keras ke arah gawang lawan dan merubah skor menjadi 6-2.
Kekalahan Filipina semakin menjadi pada sisa 1 menit pertandingan babak pertama melaui go yang dicetak Rani. Skor 7-2 bertahan hingga turun minum.
Koordinasi antar pemain Timnas Filipina semakin memburuk hingga terjadi gol oleh Novita di menit ke-23 pertandingan, disusul gol kapten timnas Indonesia, Maulina, di menit ke-24. Skor menjadi 9-2.
Serangan pemain Filipina, Critine Zacarias di menit ke-27 berhasil ditepis Nunki dan sejumlah peluang gol juga gaga dimanfaatkan pemain Filipina yang selalu membentur gawang Indonesia.
Serangan balik Anggi pada menit ke-33 berkat umpan jarak jauh dari Nunki berhasil dieksekusi dengan baik hingga terjadi gol ke-10 Indonesia. Skor 10-2 hingga penutupan babak.
Pelatih Timnas Filipina, Xarex Velasquez, mengakui serangan yang dibangun atletnya tidak maksimal karena selalu membentur pemain belakang Indonesia.
Indonsia memang lebih baik. Wajar kami kalah, karena persiapan atlet kami hanya enam bulan, ujarnya.
Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia, Viernes Ricardo Polnaya, mengaku telah melakukan evaluasi dari kekalahan dua laga sebelumnya saat menghadapi Thailand 8-0 dan Vietnam 6-0.
Kita evaluasi dua laga terakhir. Mereka tidak grogi lagi seperti pertandingan sebelumnya, ujar Viernes. (ant/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Man Utd - Premier League/Liga Inggris
Liga Inggris 19 April 2026, 01:00
-
Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
Liga Italia 19 April 2026, 00:22
-
Live Streaming MU vs Chelsea di Vidio Hari Ini 19 April 2026
Liga Inggris 19 April 2026, 00:01
-
Link Nonton Live Streaming Premier League: Chelsea vs MU
Liga Inggris 18 April 2026, 23:30
-
Mengenal Sirkuit Puncak Mario, Tuan Rumah Seri Pertama Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 18 April 2026, 23:29
-
Menjajaki Peluang Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid
Liga Spanyol 18 April 2026, 22:38
-
Tempat Menonton Live Streaming Liga Inggris: Chelsea vs Man Utd
Liga Inggris 18 April 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









