
Bola.net - Juventus kembali mengkaji daftar target penyerang jelang bursa transfer musim panas. Klub asal Turin itu memasukkan striker Timnas Italia, Mateo Retegui, sebagai opsi baru dalam beberapa pekan terakhir.
Juventus memang memprioritaskan penguatan lini depan demi meningkatkan daya gedor musim depan. Kondisi kebugaran Dusan Vlahovic yang kerap terganggu membuat kebutuhan akan striker tambahan semakin mendesak.
Sejumlah nama sempat masuk radar, termasuk Robert Lewandowski dari Barcelona, tapi profil Retegui dianggap lebih sesuai untuk kebutuhan jangka pendek dan panjang. Striker berusia lebih muda itu juga sudah mengenal sepak bola Italia sehingga adaptasinya diprediksi lebih cepat.
Retegui Masuk Radar, Tapi Risiko Cedera Mengganggu

Juventus dilaporkan telah memantau perkembangan Retegui sejak periode sebelumnya di Serie A bersama Atalanta. Ketertarikan itu berlanjut meski sang pemain kini membela Al Qadsiah di Arab Saudi.
Keinginan Retegui untuk kembali ke Eropa membuka peluang transfer ke Turin. Namun, situasi berubah setelah muncul kabar terbaru mengenai kondisi fisiknya.
Laporan Tuttojuve mengabarkan Retegui mengalami cedera yang berpotensi membuatnya absen hingga dua bulan. Durasi absennya tersebut dapat memengaruhi peluang kepindahan pada musim panas.
Pertimbangan Juventus: Kualitas Saja Tidak Cukup

Juventus berhati-hati dalam merekrut pemain dengan riwayat cedera. Klub ingin memastikan setiap rekrutan mampu berkontribusi konsisten sepanjang musim.
Kondisi Retegui saat ini berpotensi mengurangi minat manajemen untuk melanjutkan negosiasi. Faktor kebugaran menjadi pertimbangan utama selain kualitas teknis pemain.
Meski begitu, kemampuan Retegui tetap diakui sebagai striker yang cocok dengan gaya bermain Juventus. Pengalamannya di Italia menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki semua kandidat lain.
Keputusan Akhir Bergantung Evaluasi Medis

Keputusan Juventus kemungkinan akan ditentukan oleh hasil evaluasi medis terhadap cedera tersebut. Jika cedera dianggap ringan dan tidak berulang, peluang transfer masih terbuka.
Sebaliknya, jika dinilai berisiko dalam jangka panjang, Juventus bisa mengalihkan fokus ke target lain. Klub membutuhkan pemain yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki ketahanan fisik tinggi.
Dengan berbagai pertimbangan itu, arah kebijakan transfer Juventus masih bisa berubah dalam waktu dekat. Bursa musim panas akan menjadi penentu apakah Retegui tetap masuk rencana atau justru terpinggirkan.
Sumber: juvefc
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

