Tiga Keunggulan Garuda Muda Dibandingkan Malaysia
Editor Bolanet | 21 November 2011 16:18
- Jelang laga melawan Malaysia di partai puncak cabang olahraga sepak bola, Timnas U-23 memiliki paling tidak tiga keuntungan dari lawannya. Hal ini diungkapkan Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI, Timo Scheunemann.
Yang Pertama, menurut pemegang lisensi A UEFA ini, Skuadra Garuda Muda unggul dalam kondisi mental dibanding lawannya tersebut. Hal ini disebabkan, pada pertandingan terakhir di fase grup, Malaysia masih harus memastikan diri menang agar lolos. Sementara, Egi Melgiansyah dan kawan-kawan sudah bisa memastikan diri melaju ke partai semifinal, usai mengalahkan Thailand di pertandingan ketiga Grup A.
Hal inilah yang akan membuat mereka sedikit mengalami kerugian apabila pertandingan harus berlanjut hingga babak perpanjangan waktu atau bahkan adu penalti, papar mantan pelatih Persema Malang ini pada .
Yang Kedua, selain keunggulan mental, Skuadra Garuda Muda, juga akan didapat dari puluhan ribu suporter yang bakal mendukung secara langsung perjuangan mereka di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam ini. Dukungan puluhan bahkan ratusan ribu suporter ini bakal menimbulkan semangat juang berlipat bagi para pemain. Terlebih lagi, mereka pasti ingin mengakhiri paceklik gelar yang telah bertahan selama 20 tahun ini, ujar Timo.
Yang terakhir, Timo menyatakan bahwa keunggulan Skuadra Garuda Muda dalam pertandingan ini ada pada lima pemain kunci mereka. Menurut pria kelahiran 29 November 1973 ini, kuartet Andik Vermansah, Egi Melgiansyah, Titus Bonai dan Patrich Wanggai bakal menjadi senjata yang bisa diandalkan untuk membongkar pertahanan Malaysia. Sementara di lini belakang, Kurnia Meiga bakal menjadi benteng kokoh untuk menahan gempuran penggawa Harimau Malaya.
Kecepatan dan kreativitas yang dimiliki Andik, Titus dan Wanggai akan menjadi ancaman bagi lini belakang Malaysia. Apalagi mereka akan disokong umpan-umpan akurat dari Egi. Ancaman akan lebih berat lagi apabila Wanggai dan Titus Bonai bisa berduet dari awal pertandingan. Sementara, para pemain bisa tenang apabila Meiga kembali mengawal gawang Indonesia. Ketangguhannya sudah tidak diragukan lagi, tandas Timo. (den/mac)
Yang Pertama, menurut pemegang lisensi A UEFA ini, Skuadra Garuda Muda unggul dalam kondisi mental dibanding lawannya tersebut. Hal ini disebabkan, pada pertandingan terakhir di fase grup, Malaysia masih harus memastikan diri menang agar lolos. Sementara, Egi Melgiansyah dan kawan-kawan sudah bisa memastikan diri melaju ke partai semifinal, usai mengalahkan Thailand di pertandingan ketiga Grup A.
Hal inilah yang akan membuat mereka sedikit mengalami kerugian apabila pertandingan harus berlanjut hingga babak perpanjangan waktu atau bahkan adu penalti, papar mantan pelatih Persema Malang ini pada .
Yang Kedua, selain keunggulan mental, Skuadra Garuda Muda, juga akan didapat dari puluhan ribu suporter yang bakal mendukung secara langsung perjuangan mereka di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam ini. Dukungan puluhan bahkan ratusan ribu suporter ini bakal menimbulkan semangat juang berlipat bagi para pemain. Terlebih lagi, mereka pasti ingin mengakhiri paceklik gelar yang telah bertahan selama 20 tahun ini, ujar Timo.
Yang terakhir, Timo menyatakan bahwa keunggulan Skuadra Garuda Muda dalam pertandingan ini ada pada lima pemain kunci mereka. Menurut pria kelahiran 29 November 1973 ini, kuartet Andik Vermansah, Egi Melgiansyah, Titus Bonai dan Patrich Wanggai bakal menjadi senjata yang bisa diandalkan untuk membongkar pertahanan Malaysia. Sementara di lini belakang, Kurnia Meiga bakal menjadi benteng kokoh untuk menahan gempuran penggawa Harimau Malaya.
Kecepatan dan kreativitas yang dimiliki Andik, Titus dan Wanggai akan menjadi ancaman bagi lini belakang Malaysia. Apalagi mereka akan disokong umpan-umpan akurat dari Egi. Ancaman akan lebih berat lagi apabila Wanggai dan Titus Bonai bisa berduet dari awal pertandingan. Sementara, para pemain bisa tenang apabila Meiga kembali mengawal gawang Indonesia. Ketangguhannya sudah tidak diragukan lagi, tandas Timo. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man Utd vs Roma 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 13:05
-
Prediksi Barcelona vs Aston Villa 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 12:39
-
Prediksi Villarreal vs PSG 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 12:02
-
Prediksi Atletico Madrid vs Bayern 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 11:56
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Lille 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 11:26
-
Prediksi Feyenoord vs Inter 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 10:28
-
Prediksi Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 10:21
-
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 10:13
-
Rating Pemain Juventus usai Bungkam Napoli 2-0: Tiga Pemain Nilai 8, Alajbegovic 9
Liga Italia 2 November 2026, 08:08
-
Kimi Antonelli Juara Dunia F1 2026, Pecahkan Rekor Sebagai Juara Termuda
Otomotif 2 November 2026, 08:04
-
Rating Pemain Arsenal usai Akhiri Penantian 14 Tahun di Anfield: Tiga Pemain Nilai 8
Liga Inggris 2 November 2026, 07:01
-
Rating Pemain Liverpool usai Dipaksa Akui Keunggulan Arsenal: Tak Ada yang Istimewa
Liga Inggris 2 November 2026, 06:55
-
Rating Pemain Real Madrid usai Benamkan Racing Santander: Tiga Pemain Dapat Nilai 9
Liga Spanyol 2 November 2026, 06:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


