Judo: Tony Irawan Tambah Emas Indonesia
Editor Bolanet | 17 November 2011 19:30
- Tony Irawan menyumbang medali emas kedua dari judo untuk Kontingen Indonesia setelah menjuarai nomor randori 55Kg putra SEA Games XXVI/2011 di GOR Judo Jakarta Utara, Kamis.
Pada partai final randori kelas 55Kg, Tony mengalahkan atlet Kamboja Ratanakmony Khom yang terpaksa harus puas dengan medali perak.
Sedangkan perunggu nomor itu diraih Huyn Nhat Thong dari Vietnam dan Pau Kap Cin dari Myanmar.
Lagu Indonesia Raya-pun untuk kedua kalinya bergema di GOR Judo Jakarta Utara. Aplaus diberikan oleh penonton dan anggota tim Indonesia yang merayakan sukses emas kedua yang diraih atlet andalannya itu.
Penampilan Tony pada nomor randori harus dijalani dengan ketat, namun atlet Indonesia berada di atas angin melalui beberapa upaya bantingan yang nyaris menghasilkan jatuhan.
Akhirnya sebuah bantingan seo-nage menghasilkan ippon bagi Tony sekaligus menjadi awal mengontrol pertandingan babak final itu. sekaligus menyudahi perlawanan Ratanakmony Khom.
Ini emas pertama saya di ajang SEA Games, senang dan bangga, kata Tony.
Atlet kelahiran Tangerang, 17 Juli 1985 itu tampil luar biasa dalam tiga pertandingan yang dilakoninya sejak babak penyisihan . Dengan kemampuan teknik komplit dan rasa percaya diri tinggi, Tony sigap saat mendapat sergapan lawan.
Khom saya sempat mendapatkan wazari, namun saya masih bisa mengatasinya, dan dengan seo-nage akhirnya saya bisa memimpin dan menambah motivasi saya untuk mempertahankan keunggulan hingga detik akhir partai, katanya.
Dengan tambahan satu medali emas, maka untuk sementara Indonesia memimpin perolehan medali emas cabang judo dengan dua emas, satu perak dan satu perunggu.
Medali emas lainnya dipersembahkan dari nomor Nage-no Kata melalui pasangan Suliswanto/ Embun Cahyono, perak dari nomor randori putri kelas 45Kg Terry S Kusumawardani. Sementara perunggu dipersembahkan duet Sari Astriviani Basuki/ Ita Rahmawati (Indonesia) dari nomor Ju-no Kata.
Perjuangan atlet Indonesia pada hari pertama ini sungguh luar biasa, peluang kita bisa meraih lebih namun di di nomor randori 45Kg atlet kita hanya bisa mempersembahkan perak. Hasil ini sudah maksimal, kata Ketua Umum PJSI George Toisutta.
George secara khusus duduk di tribun atlet untuk memberikan suport kepada atlet tim Merah Putih. Dua partai final yang dimainkan atlet Indonesia yakni Tony Irawan dan Terry S Kusumawardani menjadi partai paling mendebarkan bagi kubu tuan rumah, terutama saat kegagalan Terry pada final yang digelar sebelum partai 55Kg putra.
Sementara itu pelatih judo Indonesia, Perry Pantouw mengatakan dua medali emas di hari pertama memberikan motivasi dan percaya diri bagi atlet Indonesia untuk bisa mempersembahkan medali berikutnya pada pertandingan yang akan berlangsung hingga Minggu (20/11).
Kesempatan masih cukup terbuka bagi Indonesia, target minimal bisa meraih tiga medali emas, namun kami komitment tidak sampai di sana selagi ada peluang harus dimaksimalkan, kata Perry menambahkan. (ant/end)
Pada partai final randori kelas 55Kg, Tony mengalahkan atlet Kamboja Ratanakmony Khom yang terpaksa harus puas dengan medali perak.
Sedangkan perunggu nomor itu diraih Huyn Nhat Thong dari Vietnam dan Pau Kap Cin dari Myanmar.
Lagu Indonesia Raya-pun untuk kedua kalinya bergema di GOR Judo Jakarta Utara. Aplaus diberikan oleh penonton dan anggota tim Indonesia yang merayakan sukses emas kedua yang diraih atlet andalannya itu.
Penampilan Tony pada nomor randori harus dijalani dengan ketat, namun atlet Indonesia berada di atas angin melalui beberapa upaya bantingan yang nyaris menghasilkan jatuhan.
Akhirnya sebuah bantingan seo-nage menghasilkan ippon bagi Tony sekaligus menjadi awal mengontrol pertandingan babak final itu. sekaligus menyudahi perlawanan Ratanakmony Khom.
Ini emas pertama saya di ajang SEA Games, senang dan bangga, kata Tony.
Atlet kelahiran Tangerang, 17 Juli 1985 itu tampil luar biasa dalam tiga pertandingan yang dilakoninya sejak babak penyisihan . Dengan kemampuan teknik komplit dan rasa percaya diri tinggi, Tony sigap saat mendapat sergapan lawan.
Khom saya sempat mendapatkan wazari, namun saya masih bisa mengatasinya, dan dengan seo-nage akhirnya saya bisa memimpin dan menambah motivasi saya untuk mempertahankan keunggulan hingga detik akhir partai, katanya.
Dengan tambahan satu medali emas, maka untuk sementara Indonesia memimpin perolehan medali emas cabang judo dengan dua emas, satu perak dan satu perunggu.
Medali emas lainnya dipersembahkan dari nomor Nage-no Kata melalui pasangan Suliswanto/ Embun Cahyono, perak dari nomor randori putri kelas 45Kg Terry S Kusumawardani. Sementara perunggu dipersembahkan duet Sari Astriviani Basuki/ Ita Rahmawati (Indonesia) dari nomor Ju-no Kata.
Perjuangan atlet Indonesia pada hari pertama ini sungguh luar biasa, peluang kita bisa meraih lebih namun di di nomor randori 45Kg atlet kita hanya bisa mempersembahkan perak. Hasil ini sudah maksimal, kata Ketua Umum PJSI George Toisutta.
George secara khusus duduk di tribun atlet untuk memberikan suport kepada atlet tim Merah Putih. Dua partai final yang dimainkan atlet Indonesia yakni Tony Irawan dan Terry S Kusumawardani menjadi partai paling mendebarkan bagi kubu tuan rumah, terutama saat kegagalan Terry pada final yang digelar sebelum partai 55Kg putra.
Sementara itu pelatih judo Indonesia, Perry Pantouw mengatakan dua medali emas di hari pertama memberikan motivasi dan percaya diri bagi atlet Indonesia untuk bisa mempersembahkan medali berikutnya pada pertandingan yang akan berlangsung hingga Minggu (20/11).
Kesempatan masih cukup terbuka bagi Indonesia, target minimal bisa meraih tiga medali emas, namun kami komitment tidak sampai di sana selagi ada peluang harus dimaksimalkan, kata Perry menambahkan. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


