Pelatih Persija Bela Allano Lima yang Koleksi 11 Kartu Kuning dan Jadi Terbanyak di BRI Super League, Pertanyakan Mengapa Selalu Ada Kritik

Pelatih Persija Bela Allano Lima yang Koleksi 11 Kartu Kuning dan Jadi Terbanyak di BRI Super League, Pertanyakan Mengapa Selalu Ada Kritik
Winger Persija Jakarta, Allano Lima (c) Dok. Persija Jakarta

Bola.net - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan pembelaan terhadap Allano Lima yang kembali menerima kartu kuning di BRI Super League 2025/26. Ia menilai perhatian terhadap pemainnya tidak seimbang dengan kontribusi yang telah diberikan di lapangan.

Allano Lima tercatat sudah mengoleksi sebelas kartu kuning pada musim ini. Jumlah itu menjadi yang terbanyak dibanding pemain lain di BRI Super League.

Catatan tersebut menjadi sorotan karena Allano berposisi sebagai winger. Peran tersebut umumnya lebih banyak berkontribusi dalam menyerang ketimbang melakukan pelanggaran.

Dalam sejumlah pertandingan, Allano terlibat duel ketat dengan pemain lawan. Situasi di lapangan juga membuatnya beberapa kali terlibat tensi dengan perangkat pertandingan.

Kartu Kuning ke-11

Kartu kuning terbarunya didapat saat Persija menang 3-2 atas Malut United. Pertandingan pekan ke-23 itu berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (25/2).

Pada laga tersebut, Allano mencatatkan dua assist untuk Persija. Ia juga dinobatkan sebagai man of the match atas kontribusinya sepanjang pertandingan.

"Allano tidak bicara apa pun dengan wasit, dengan siapa pun. Ada beberapa pemain terlibat masalah, justru pemain yang mendapatkan kartu itu Allano," ujar Souza kepada wartawan.

"Jadi dalam satu momen, kita tidak menghargai kemenangan Persija. Selalu ada kritik dari wartawan untuk pemain kita," katanya menambahkan.

Statistik Allano Lima

Sepanjang musim ini, Allano telah mengemas enam gol dan tujuh assist untuk Persija. Ia juga mencatat tujuh kali terpilih sebagai man of the match, selain sebelas kartu kuning dan satu kartu merah.

Souza menyebut perhatian publik lebih banyak tertuju pada jumlah kartu yang diterima Allano. Ia menilai kontribusi sang pemain di lapangan juga perlu dilihat secara menyeluruh.

"Sepertinya yang sudah kami lakukan tidak bisa memuaskan wartawan. Memang beberapa klub yang sedang bersaing jadi juara, kita datang ke sini dengan laga susah, kita bisa dapat kemenangan," ucap Souza.

"Mungkin ketujuh kalinya Allano jadi pemain terbaik. Tapi kita cuma fokus ke kartu kuningnya dia, sedih sekali saya. Jadi apakah Allano seperti itu, dia dapat kartu terus, atau kita mau kritik terus?" lanjutnya.

Jaga Sikap

Souza telah berdiskusi dengan Allano terkait pengendalian emosi. Ia menyebut pemain berusia 30 tahun itu berupaya menjaga sikapnya di lapangan.

"Kami sudah berbicara dengan dia, dan dia menjaga dirinya, emosinya. Tapi dia adalah pemain bagus dan mau lakukan yang terbaik untuk tim," tutur Mauricio Souza.

"Tapi kali ini, dia tidak melakukan apa-apa dan diberikan kartu kuning. Fokus kita di laga adalah kemenangan, jangan fokus ke kartu Allano. Saya pikir The Jakmania selalu kasih dukungan yang positif untuk kami," imbuhnya.