Kalau Bukan Karena Khairul Fahmi, Ong Sudah Dipecat
Editor Bolanet | 22 November 2011 19:01
- Pelatih tim nasional Malaysia U-23, Ong Kim Swee mengakui ia pernah diselamatkan penampilan cemerlang Khairul Fahmi Che Mat dari pemecatan oleh federasi sepak bola Malaysia.
Kiper utama Harimau Muda Malaya itu kembali menjadi pahlawan bagi Ong semalam dengan menahan tendangan Ferdinand Sinaga dalam drama adu penalti. Malaysia pun akhirnya mampu mempertahankan emas yang mereka rebut dua tahun lalu itu.
Jujur saja saya sudah kehilangan pekerjaan kalau bukan karena Khairul Fahmi, ungkap Kim Swee sambil menuturkan kepahlawanan kipernya itu.
Di pertandingan pertama babak putaran terakhir kualifikasi Olimpiade London 2012 Zona Asia yang berlangsung di Fukuoka September lalu, Fahmi tampil habis-habisan. Meski kemasukan dua gol, namun tercatat Jepang mampu mencetak 26 tembakan ke gawang Malaysia yang rata-rata mampu diblok Fahmi. Walau kalah 2-0, Kim Swee tetap selamat sebab Malaysia masih punya peluang karena tidak tertinggal banyak dalam perolehan gol.
Kim Swee memang bukan hanya menangani Malaysia U-22 untuk kualifikasi Olimpiade London dan U-23 SEA Games saja. Ia juga menjabat sebagai pelatih dari tim Harimau Muda ‘A’ (U-21) di Super League. Faktor mengani pemain muda menjadi alasan kesuksesannya bisa mempertahankan emas SEA Games tersebut.
Bukan hal yang mudah untuk mengemban tugas di tiga kompetisi berbeda. Untungnya, saya sudah sering bekerja sama dengan rata-rata pemain muda, itu faktor plusnya, tandas Kim Swee. (tst/mxm)
Kiper utama Harimau Muda Malaya itu kembali menjadi pahlawan bagi Ong semalam dengan menahan tendangan Ferdinand Sinaga dalam drama adu penalti. Malaysia pun akhirnya mampu mempertahankan emas yang mereka rebut dua tahun lalu itu.
Jujur saja saya sudah kehilangan pekerjaan kalau bukan karena Khairul Fahmi, ungkap Kim Swee sambil menuturkan kepahlawanan kipernya itu.
Di pertandingan pertama babak putaran terakhir kualifikasi Olimpiade London 2012 Zona Asia yang berlangsung di Fukuoka September lalu, Fahmi tampil habis-habisan. Meski kemasukan dua gol, namun tercatat Jepang mampu mencetak 26 tembakan ke gawang Malaysia yang rata-rata mampu diblok Fahmi. Walau kalah 2-0, Kim Swee tetap selamat sebab Malaysia masih punya peluang karena tidak tertinggal banyak dalam perolehan gol.
Kim Swee memang bukan hanya menangani Malaysia U-22 untuk kualifikasi Olimpiade London dan U-23 SEA Games saja. Ia juga menjabat sebagai pelatih dari tim Harimau Muda ‘A’ (U-21) di Super League. Faktor mengani pemain muda menjadi alasan kesuksesannya bisa mempertahankan emas SEA Games tersebut.
Bukan hal yang mudah untuk mengemban tugas di tiga kompetisi berbeda. Untungnya, saya sudah sering bekerja sama dengan rata-rata pemain muda, itu faktor plusnya, tandas Kim Swee. (tst/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Insiden Kartu Merah Camavinga Bikin Real Madrid Meradang
Liga Champions 17 April 2026, 12:15
-
Rugi Besar Jika Manchester United Lepas Michael Carrick!
Liga Inggris 17 April 2026, 11:44
-
Chelsea Dapat Suntikan Tenaga, Enzo Fernandez Kembali ke Skuad Utama
Liga Inggris 17 April 2026, 11:14
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 19 April 2026
Liga Inggris 17 April 2026, 11:09
-
Persebaya vs Madura United: Derbi Suramadu, Bajol Ijo Bidik Poin Penuh!
Bola Indonesia 17 April 2026, 10:44
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Sociedad 19 April 2026
Liga Spanyol 17 April 2026, 10:36
-
Prediksi Roma vs Atalanta 19 April 2026
Liga Italia 17 April 2026, 10:18
-
Klopp atau Pochettino, Siapa yang Bisa Bawa Real Madrid Kembali Berjaya?
Liga Spanyol 17 April 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








