Final Telan Dua Korban, Malaysia Turut Berduka Cita
Editor Bolanet | 23 November 2011 08:15
- Federasi Sepak Bola Malaysia turut berduka cita atas meninggalnya dua penonton pada final cabang sepak bola SEA Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (21/11) kemarin.
Dua pendukung timnas Indonesia meninggal dunia karena terinjak-injak saat lebih dari 80 ribu penonton menyaksikan laga final yang mempertemukan dua rival berat Asia Tenggara tersebut.
Selain dua orang meninggal, beberapa korban lainnya pingsan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, termasuk seorang anak yang koma setelah jatuh di tribun.
Kami turut bersedih atas meninggalnya dua suporter dan sangat tidak beruntung ketika pertandingan tersebut harus disertai kekerasan karena di masa lalu kita bisa menikmati sebuah permainan, kata sekjen FAM (PSSI-nya Malaysia), Azzuddin Ahmad.
Malaysia meraih medali emas cabang sepak bola SEA Games 2011 berkat kemenangan 4-3 pada babak adu penalti setelah 2x45 menit dan perpanjangan waktu kedua tim bermain imbang 1-1.
Kita tidak boleh membiarkan aksi kekerasan mengganggu pertandingan karena akan merusak kenyamanan untuk melihat permainan dan mencoreng sepak bola itu sendiri, ujar Azzuddin. (jg/zul)
Dua pendukung timnas Indonesia meninggal dunia karena terinjak-injak saat lebih dari 80 ribu penonton menyaksikan laga final yang mempertemukan dua rival berat Asia Tenggara tersebut.
Selain dua orang meninggal, beberapa korban lainnya pingsan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, termasuk seorang anak yang koma setelah jatuh di tribun.
Kami turut bersedih atas meninggalnya dua suporter dan sangat tidak beruntung ketika pertandingan tersebut harus disertai kekerasan karena di masa lalu kita bisa menikmati sebuah permainan, kata sekjen FAM (PSSI-nya Malaysia), Azzuddin Ahmad.
Malaysia meraih medali emas cabang sepak bola SEA Games 2011 berkat kemenangan 4-3 pada babak adu penalti setelah 2x45 menit dan perpanjangan waktu kedua tim bermain imbang 1-1.
Kita tidak boleh membiarkan aksi kekerasan mengganggu pertandingan karena akan merusak kenyamanan untuk melihat permainan dan mencoreng sepak bola itu sendiri, ujar Azzuddin. (jg/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
-
Joan Laporta: Jika Wasit Adil, Spanyol akan Juara Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









