Paralayang: Indonesia Target Lima Emas
Editor Bolanet | 18 November 2011 22:34
- Manajer Tim Nasional Paralayang Indonesia Gendon Subandono optimistis dapat meraih target lima emas pada pertandingan SEA Games 2011 yang digelar di Bukit Naringgul, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sampai saat ini kita optimis target lima emas cabang paralayang dapat kita penuhi, kata Gendon saat ditemui di lokasi pertandingan, Jumat (18/11).
Gendon mengatakan, timnas menargetkan lima dari 12 emas yang diperebutkan.
Lima emas tersebut berasal dari empat emas untuk nomor ketepatan dan satu emas dari lintas alam.
Menurut Gendon, selama enam hari pertandingan berlangsung timnas baik putra maupun putri masih menguasai tiga besar untuk nomor ketepatan mendarat.
Dari hasil penilaian sementara hingga babak ke VI, atlet putra dan putri pada nomor accuration masih berada di tiga besar, kata Gendon.
Sementara itu, untuk nomor lintas alam, karena belum terlaksana dengan baik akibat cuaca yang tidak menentu belum diketahui hasilnya.
Melihat peluang tersebut, lanjut Gendon. Ia optimistis timnas mampu mencapai target tersebut, meski dalam perolehan poin timnas selalu dibayang-bayangi oleh atlet dari Thailand dan Malaysia.
Gendon mengatakan, Thailand cukup tangguh untuk dikalahkan, khususnya dalam nomor lintas alam.
Menurut Gendon, hal ini dikarenakan penampilan atlet Thailand cukup bagus dibanding tiga negara lain yakni Malaysia, Philipina dan Vietnam.
Thailand cukup gigih, mereka memiliki atlet yang tangguh. Mereka memiliki pengalaman yang cukup banyak sering mengikuti kejuaran paragliding baik nasional maupun internasional, katanya.
Salah satu atlet lintas alam Thailand yang perlu diwaspadai adalah Sarayuth, seorang pilot pesawat boeing Thailand yang cukup handal di lintas alam.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan SEA Games 2011 cabang Paralayang, Jimmy Leowandy membenarkan ketangguhan Thailand yang terus membayangi posisi tim Indonesia.
Dari perolehan nilai sementara hingga babak ke VI, Thailand terus membayangi tiga besar. Menyusul Malaysia, katanya.
Jimmy menambahkan, memasuki hari ke enam pertandingan telah digelar babak ke VII untuk nomor ketepatan mendarat serta babak pertama untuk lintas alam jarak terbatas (cross country race to goal).
Babak ke VII ketepatan mendarat dan race to goal digelar satu hari penuh pada Jumat ini.
Perolehan nilai sementara dari pertandingan hari ini akan diketahui Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB. (ant/rev)
Sampai saat ini kita optimis target lima emas cabang paralayang dapat kita penuhi, kata Gendon saat ditemui di lokasi pertandingan, Jumat (18/11).
Gendon mengatakan, timnas menargetkan lima dari 12 emas yang diperebutkan.
Lima emas tersebut berasal dari empat emas untuk nomor ketepatan dan satu emas dari lintas alam.
Menurut Gendon, selama enam hari pertandingan berlangsung timnas baik putra maupun putri masih menguasai tiga besar untuk nomor ketepatan mendarat.
Dari hasil penilaian sementara hingga babak ke VI, atlet putra dan putri pada nomor accuration masih berada di tiga besar, kata Gendon.
Sementara itu, untuk nomor lintas alam, karena belum terlaksana dengan baik akibat cuaca yang tidak menentu belum diketahui hasilnya.
Melihat peluang tersebut, lanjut Gendon. Ia optimistis timnas mampu mencapai target tersebut, meski dalam perolehan poin timnas selalu dibayang-bayangi oleh atlet dari Thailand dan Malaysia.
Gendon mengatakan, Thailand cukup tangguh untuk dikalahkan, khususnya dalam nomor lintas alam.
Menurut Gendon, hal ini dikarenakan penampilan atlet Thailand cukup bagus dibanding tiga negara lain yakni Malaysia, Philipina dan Vietnam.
Thailand cukup gigih, mereka memiliki atlet yang tangguh. Mereka memiliki pengalaman yang cukup banyak sering mengikuti kejuaran paragliding baik nasional maupun internasional, katanya.
Salah satu atlet lintas alam Thailand yang perlu diwaspadai adalah Sarayuth, seorang pilot pesawat boeing Thailand yang cukup handal di lintas alam.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan SEA Games 2011 cabang Paralayang, Jimmy Leowandy membenarkan ketangguhan Thailand yang terus membayangi posisi tim Indonesia.
Dari perolehan nilai sementara hingga babak ke VI, Thailand terus membayangi tiga besar. Menyusul Malaysia, katanya.
Jimmy menambahkan, memasuki hari ke enam pertandingan telah digelar babak ke VII untuk nomor ketepatan mendarat serta babak pertama untuk lintas alam jarak terbatas (cross country race to goal).
Babak ke VII ketepatan mendarat dan race to goal digelar satu hari penuh pada Jumat ini.
Perolehan nilai sementara dari pertandingan hari ini akan diketahui Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB. (ant/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Racing Santander vs Madrid: Yan Diomande
Liga Spanyol 2 November 2026, 00:30
-
Hasil Racing Santander vs Madrid: Los Blancos Pesta Tiga Gol di El Sardinero
Liga Spanyol 2 November 2026, 00:17
-
Tempat Menonton Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 1 November 2026, 23:45
-
Raphinha Samai Rekor Gol Lionel Messi di La Liga 2012/2013
Liga Spanyol 1 November 2026, 22:31
-
Tempat Menonton Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 21:30
-
Hasil BRI Super League: Brian Rubio Borong Dua Gol, Garudayaksa FC Taklukkan PSS
Bola Indonesia 1 November 2026, 20:57
-
Tempat Menonton Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 1 November 2026, 20:46
-
Hasil Como vs Venezia: Pasukan Cesc Fabregas Amankan Tiga Poin dan Posisi Empat
Liga Italia 1 November 2026, 20:29
-
Michael Carrick Yakin Masih Tangani Manchester United di Laga Berikutnya
Liga Inggris 1 November 2026, 18:29
-
Hasil BRI Super League: PSIM Yogyakarta Comeback dan Taklukkan Borneo FC
Bola Indonesia 1 November 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





