Perahu Naga: Myanmar Kandaskan Mimpi Indonesia Raih Emas
Editor Bolanet | 21 November 2011 15:15
- Tim perahu naga Myanmar kembali mengandaskan impian kontingen Indonesia dalam meraih medali emas pada hari terakhir babak final nomor perahu naga di arena dayung SEA Games ke-26 Situ Cipule, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (21/11).
Dari dua medali emas yang diperebutkan pada jenis perlombaan 2.000 meter putri 22 kru dan 2.000 meter putra 22 kru, hanya tim perahu naga Myanmar yang berhasil meraih emas. Sementara tim perahu naga Indonesia harus puas meraih perunggu.
Pada pertandingan yang ditonton ratusan suporter Indonesia tersebut, tim perahu naga Myanmar yang berada di lintasan lima berhasil meraih emas dari jenis perlombaan 2.000 meter putri 22 kru setelah mencatatkan waktu tercepat delapan menit 40,21 detik.
Tim perahu naga Thailand meraih perak setelah mencapai waktu tercepat kedua dengan catatan waktu delapan menit 40,68 detik. Kemudian Indonesia meriah perunggu setelah menempati posisi tercepat ketiga dengan catatan waktu delapan menit 42,45 detik.
Begitu juga pada nomor perahu naga jenis perlombaan 2.000 meter putra 22 kru, tim perahu naga Myanmar kembali meraih emas setelah mencapai waktu tercepat tujuh menit 46,30 detik.
Tim Filipina berhasil meraih perak dengan posisi tercepat kedua dengan catatan waktu tujuh menit 49,94 detik dan Indonesia kembali meraih perunggu setelah mencapai waktu tercepat ketiga dengan catatan waktu tujuh menit 51,24 detik.
Dengan hasil pertandingan pada hari terakhir babak final perahu naga tersebut, maka kontingen Indonesia tidak meraih satupun emas dari total 10 medali emas yang diperebutkan pada nomor perahu naga yang berlangsung sejak Sabtu (19/11) sampai Senin.
Aksi sapu bersih emas tim perahu naga Myanmar juga terjadi pada hari pertama final nomor perahu naga, Sabtu (19/11). Pada pertandingan itu, tim dayung Myanmar menyapu bersih empat medali emas yang diperebutkan pada babak final pertandingan tersebut.
Pada hari pertama final itu, Myanmar berhasil menyapu bersih empat medali emas yang diperebutkan dari jenis perlombaan putra dan putri 12 kru, serta putra-putri 22 kru, yang semuanya merupakan jarak 1.000 meter. (ant/mac)
Dari dua medali emas yang diperebutkan pada jenis perlombaan 2.000 meter putri 22 kru dan 2.000 meter putra 22 kru, hanya tim perahu naga Myanmar yang berhasil meraih emas. Sementara tim perahu naga Indonesia harus puas meraih perunggu.
Pada pertandingan yang ditonton ratusan suporter Indonesia tersebut, tim perahu naga Myanmar yang berada di lintasan lima berhasil meraih emas dari jenis perlombaan 2.000 meter putri 22 kru setelah mencatatkan waktu tercepat delapan menit 40,21 detik.
Tim perahu naga Thailand meraih perak setelah mencapai waktu tercepat kedua dengan catatan waktu delapan menit 40,68 detik. Kemudian Indonesia meriah perunggu setelah menempati posisi tercepat ketiga dengan catatan waktu delapan menit 42,45 detik.
Begitu juga pada nomor perahu naga jenis perlombaan 2.000 meter putra 22 kru, tim perahu naga Myanmar kembali meraih emas setelah mencapai waktu tercepat tujuh menit 46,30 detik.
Tim Filipina berhasil meraih perak dengan posisi tercepat kedua dengan catatan waktu tujuh menit 49,94 detik dan Indonesia kembali meraih perunggu setelah mencapai waktu tercepat ketiga dengan catatan waktu tujuh menit 51,24 detik.
Dengan hasil pertandingan pada hari terakhir babak final perahu naga tersebut, maka kontingen Indonesia tidak meraih satupun emas dari total 10 medali emas yang diperebutkan pada nomor perahu naga yang berlangsung sejak Sabtu (19/11) sampai Senin.
Aksi sapu bersih emas tim perahu naga Myanmar juga terjadi pada hari pertama final nomor perahu naga, Sabtu (19/11). Pada pertandingan itu, tim dayung Myanmar menyapu bersih empat medali emas yang diperebutkan pada babak final pertandingan tersebut.
Pada hari pertama final itu, Myanmar berhasil menyapu bersih empat medali emas yang diperebutkan dari jenis perlombaan putra dan putri 12 kru, serta putra-putri 22 kru, yang semuanya merupakan jarak 1.000 meter. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Lille 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 11:26
-
Prediksi Feyenoord vs Inter 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 10:28
-
Prediksi Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 10:21
-
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 10:13
-
Rating Pemain Juventus usai Bungkam Napoli 2-0: Tiga Pemain Nilai 8, Alajbegovic 9
Liga Italia 2 November 2026, 08:08
-
Kimi Antonelli Juara Dunia F1 2026, Pecahkan Rekor Sebagai Juara Termuda
Otomotif 2 November 2026, 08:04
-
Rating Pemain Arsenal usai Akhiri Penantian 14 Tahun di Anfield: Tiga Pemain Nilai 8
Liga Inggris 2 November 2026, 07:01
-
Rating Pemain Liverpool usai Dipaksa Akui Keunggulan Arsenal: Tak Ada yang Istimewa
Liga Inggris 2 November 2026, 06:55
-
Rating Pemain Real Madrid usai Benamkan Racing Santander: Tiga Pemain Dapat Nilai 9
Liga Spanyol 2 November 2026, 06:45
-
Man of the Match Juventus vs Napoli: Kerim Alajbegovic
Liga Italia 2 November 2026, 05:55
-
Man of the Match Liverpool vs Arsenal: Declan Rice
Liga Inggris 2 November 2026, 05:49
-
Hasil Juventus vs Napoli: Dua Gol Spektakuler Bawa Juve Menang 2-0
Liga Italia 2 November 2026, 05:16
-
Hasil Liverpool vs Arsenal: Kemenangan Pertama The Gunners di Anfield sejak 2012
Liga Inggris 2 November 2026, 05:08
-
Man of the Match Racing Santander vs Madrid: Yan Diomande
Liga Spanyol 2 November 2026, 00:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

