Takdir Pertemukan Kembali Indonesia dan Vietnam
Editor Bolanet | 18 November 2011 12:00
- Bak takdir yang sudah tertulis. Nasib akhirnya mempertemukan kembali tim nasional Indonesia U-23 lawan Vietnam di SEA Games XXVI/2011.
Hal tersebut menyusul kekalahan Tim Garuda Muda- sebutan Timnas Indonesia U-23- dari Malaysia dengan skor 0-1 pada laga pamungkas penyisihan Grup A, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11) malam.
Timnas pun diwajibkan berhati-hati menghadapi Vietnam. Maklum saja, saat ini Vietnam merupakan salah satu kekuatan besar di kawasan Asia Tenggara. Rekor pertemuan juga menunjukkan Timnas Indonesia tidak lebih dominan. Apalagi, skuad Vietnam mampu menunjukkan mentalitas yang jauh lebih baik.
Fakta tersebut tercermin pada laga terakhir Grup B, saat mengalahkan Laos, di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (17/11). Vietnam melakukan pertarungan yang heroik. Sempat tertinggal sebelum membalikkan keadaan, dan akhirnya justru menang dengan skor 3-1.
Kondisi sebaliknya dialami Timnas Indonesia yang tidak berkutik lawan Malaysia. Padahal, di tiga laga sebelumnya, Timnas Indonesia selalu meraih kemenangan sempurna.
Vietnam adalah tim yang agresif. Mereka memiliki dua striker yang sangat berbahaya. Tapi, saya masih akan lihat rekaman pertandingan terakhir Vietnam lebih jauh untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya, kata Rahmad Darmawan, kepada .
Vietnam juga selalu mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Karena itu, setidaknya kami (tim pelatih) akan menurunkan pemain-pemain yang memiliki speed untuk mengimbangi mereka, tutupnya.
Rekor Pertemuan Indonesia vs Vietnam
26/11/05: SEA Games (Vietnam 0-1 Indonesia)
Hal tersebut menyusul kekalahan Tim Garuda Muda- sebutan Timnas Indonesia U-23- dari Malaysia dengan skor 0-1 pada laga pamungkas penyisihan Grup A, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11) malam.
Timnas pun diwajibkan berhati-hati menghadapi Vietnam. Maklum saja, saat ini Vietnam merupakan salah satu kekuatan besar di kawasan Asia Tenggara. Rekor pertemuan juga menunjukkan Timnas Indonesia tidak lebih dominan. Apalagi, skuad Vietnam mampu menunjukkan mentalitas yang jauh lebih baik.
Fakta tersebut tercermin pada laga terakhir Grup B, saat mengalahkan Laos, di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (17/11). Vietnam melakukan pertarungan yang heroik. Sempat tertinggal sebelum membalikkan keadaan, dan akhirnya justru menang dengan skor 3-1.
Kondisi sebaliknya dialami Timnas Indonesia yang tidak berkutik lawan Malaysia. Padahal, di tiga laga sebelumnya, Timnas Indonesia selalu meraih kemenangan sempurna.
Vietnam adalah tim yang agresif. Mereka memiliki dua striker yang sangat berbahaya. Tapi, saya masih akan lihat rekaman pertandingan terakhir Vietnam lebih jauh untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya, kata Rahmad Darmawan, kepada .
Vietnam juga selalu mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Karena itu, setidaknya kami (tim pelatih) akan menurunkan pemain-pemain yang memiliki speed untuk mengimbangi mereka, tutupnya.
Rekor Pertemuan Indonesia vs Vietnam
26/11/05: SEA Games (Vietnam 0-1 Indonesia)
04/12/03: SEA Games (Vietnam 1-0 Indonesia)
06/09/01: SEA Games (Indonesia 1-0 Vietnam)
12/08/99 SEA Games (Indonesia 0-1 Vietnam)
07/11/97: SEA Games (Indonesia 2-2 Vietnam)
12/12/95: SEA Games (Indonesia 0-1 Vietnam)
09/06/93: SEA Games (Indonesia 1-0 Vietnam)
28/11/91 SEA Games (Indonesia 1-0 Vietnam)
8 kali main, Indonesia 4 kali menang, Vietnam 3 kali menang, seri 1. [initial]
SEA GAMES - RD Tak Permasalahkan Lawan Indonesia di Semifinal (esa/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cristiano Ronaldo Bakal Jadi Starter di Laga Portugal vs Wales
Piala Eropa 24 September 2026, 07:04
-
Lamine Yamal Mengasah Kemampuan Free Kick dan Finishing di Barcelona
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:56
-
Jude Bellingham Segera Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:25
-
Ironi Pahit di Balik Komentar Ancelotti soal Endrick
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:16
-
Dean Huijsen Resmi Dijatuhi Skorsing Hanya Satu Laga
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:10
-
Bernardo Silva dan Masalah Hierarki di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 05:39
-
Rahasia di Balik Performa Mengejutkan Carlos Espi
Liga Spanyol 24 September 2026, 05:34
-
Arah Baru Strategi Transfer Juventus Bersama Giovanni Carnevali: Lebih Banyak Pemain Italia
Liga Italia 24 September 2026, 00:22
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Bukan Pepesan Kosong, MU Mulai Jalin Komunikasi dengan Antonio Conte
Liga Inggris 23 September 2026, 22:28
-
Barcelona Resmi Amankan Talenta Portugal Berusia 16 Tahun, Dany Freire
Liga Spanyol 23 September 2026, 22:14
-
Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
Liga Inggris 23 September 2026, 22:03
-
Sempat Tertunda, MU Segera Mulai Pembangunan 'New Trafford'
Liga Inggris 23 September 2026, 21:53
-
Gokil! Dapat Kontrak Baru, Declan Rice Jadi Pemain Termahal Kedua di Arsenal?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:43
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

