Ajang Pembuktian Jerman
Editor Bolanet | 20 Juni 2006 12:41
Bola.net - Jerman dan Ekuador sama-sama telah memastikan lolos ke babak 16 besar sebagai wakil dari Grup. Mereka pula sudah membukukan kemenangan di dua pertandingan awal di Grup A. Sukses membuktikan diri sebagai tim yang patut diunggulkan di Grup A. Terutama Ekuador yang tampil begitu mengejutkan banyak pengamat bola. Ekuador sukses membalikkan prediksi banyak orang ketika membuat Polandia tidak berdaya dengan menyerah 0-2. Kemudian kemenangan meyakinkan Ekuador saat melawan Kostarika 3-0, membuat status mereka berubah menjadi unggulan. Ekuador pun sukses menjadi peringkat 1 sementara di Grup A di atas Jerman yang kalah dalam selisih gol. Ekuador sampai sekarang belum kebobolan satu golpun, sedangkan Jerman sudah kemasukan dua ketika berhadapan dengan Kostarika lalu. Secara teori, orang-orang mengatakan Jerman lebih baik daripada Ekuador tapi melihat penampilan luar biasa Ekuador tersebut jadi patut dipertanyakan apa benar Jerman lebih baik dari Ekuador? Nah ini yang patut dibuktikan Jerman dalam pertandingannya nanti melawan Ekuador sebagai langkah awal menjadi juara Piala Dunia 2006 ini. Lagipula jika kalah lawan Ekuador, Jerman akan menduduki tempat kedua yang akan membuat mereka menghadapi pemenang Grup B, yang tampaknya posisi tersebut akan jatuh ke tangan Inggris. Jerman telah bermain lebih baik dari Inggris, yang hanya membutuhkan hasil seri dengan Swedia untuk merebut tempat pertama di Grup B, tetapi mereka tetap memilih untuk menghidari rival lama mereka di babak-babak awal. "Inggris belum pernah meyakinkan tetapi mereka akan meningkatkan permainan untuk sebuah pertandingan dengan satu kesempatan," kata asisten pelatih Jerman Joachim Loew mengingatkan. Karena pentingnya laga melawan Ekuador ini, Jerman memilih risiko kehilangan Ballack karena skorsing dengan tetap akan menurunkannya. Ballack sudah mendapat satu kartu kuning dan jika satu kartu kuning didapatnya nanti akan membuat kapten Jerman tersebut dilarang bermain pada pertandingan berikutnya di babak 16 besar. "Ballack akan bermain apa pun keadaannya. Kami hanya punya satu kata untuknya dan memintanya untuk tidak melakukan kesalahan yang tidak perlu", kata Loew dalam sebuah jumpa pers. "Kami akan memikirkan pertandingan putaran kedua belakangan. Sekarang kami ingin memenangi grup ini. Saya tidak akan mengistirahatkan pemain. Kami ingin menjaga ritme kami", kata pelatih Jerman Jurgen Klinsmann menguatkan pernyataan asistennya. Pentingnya Ballack tampak jelas ketika ia kembali melawan Polandia, Jerman memainkan satu pertandingan yang lebih disiplin dan meraih kemenangan 1-0 melalui sebuah gol dari Oliver Neuville. Klinsmann memberi para pemainnya istirahat 30 jam dari Piala Dunia antara waktu makan siang Jumat hingga Sabtu malam. Banyak pemain pulang ke rumah untuk menemui keluarganya sementara yang lainnya tetap di hotel tim di Berlin. Jerman mungkin akan membuat beberapa perubahan saat mereka mengejar kemenangan yang mereka butuhkan. Bastian Schweinsteiger dan Lukas Podolski, yang mengecewakan saat melawan Polandia, bisa kehilangan tempat untuk Tim Borowski dan Neuville. "Mereka sangat disiplin, tetapi juga sangat berbahaya," kata Loew tentang Ekuador. Harapan Ecuador untuk meraih kemenangan sedikit terhambat oleh cedera pergelangan kaki yang menimpa striker Carlos Tenorio dan mungkin akan digantikan Ivan Kaviedes. Pelatih Ekuador Luis Fernando Suarez sudah jelas darimana datangnya bahaya utama dari Jerman. "Jerman mempunyai beberapa pemain bagus, tetapi Ballack berbakat besar," katanya pada wartawan. "Jika kami bermain untuk menghasilkan seri, kami akan kalah. Saya hanya menginginkan kemenangan. Kami lihat Jerman sebagai bagian perkembangan kami. Kami ingin menunjukkan kami bisa bermain sepakbola lebih baik dan Anda melakukannya dengan mengalahkan tim-tim besar", tambahnya mengenai peluangnya timnya melawan Jerman. Pelatih Ekuador Suarez mungkin akan mengistirahatkan pemain yang telah mendapat kartu kuning untuk menghindari skors pada putaran kedua. Kapten Ivan Hurtado, rekannya pemain belakang Ulises de la Cruz, kiper Cristian Mora dan pemain tengah Edison Mendez dan Castillo Segundo adalah para pemain yang sudah mendapat satu kartu kuning. Berimbangnya kekuatan kedua tim membuat pertandingan akan berlangsung ketat. Prediksi skor 2-1 untuk kemenangan Jerman. [img=/p/equ_vs_ger.gif][/img] PERKIRAAN TIM Ecuador (4-4-2): 12-Cristian Mora; 4-Ulises de la Cruz, 3-Ivan Hurtado, 17-Giovanny Espinoza, 18-Neicer Reasco; 8-Edison Mendez, 20-Edwin Tenorio, 14-Segundo Castillo, 16-Luis Antonio Valencia; 11-Agustin Delgado, 21 Carlos Tenorio Jerman (4-4-2): 1-Jens Lehmann; 3-Arne Friedrich, 4-Huth, 17-Per Mertesacker, 16-Philipp Lahm; 19-Bernd Schneider, 8-Torsten Frings, 13-Michael Ballack, 7-Bastian Schweinsteiger; 20-Lukas Podolski, 11-Miroslav Klose Wasit: Valentin Ivanov (Rusia) HEAD TO HEAD Ekuador dan Jerman belum pernah bertemu sebelumnya KONDISI TIM Ekuador Ekuador berada dalam [i]form[/i] yang bagus menyusul dua kali kemenangan meyakinkannya di pertandingan awal. Mungkin yang sedikit mengganggu adalah kemungkinan absennya striker Carlos Tenorio dan akan diistirahatkannya beberapa pemain inti yang sebelumnya sudah mendapatkan kartu kuning untuk menghindari skorsing. Jerman Jerman pun tampil semakin pede setelah sukses meraih dua kemenangan dan memastikan diri lolos ke babak 16 besar. Tekad Jerman menjadi peringkat 1 di Grup A untuk menghindari pertemuan dengan Inggris akan menjadi modal besar bagi mereka di pertandingan ini selain konfirmasi tetap diturunkannya Ballack meski terancam hukuman skorsing. DATA DAN FAKTA - Jerman baru kalah sekali di kandang sendiri sejak Klinsmann mengambil alih sebagai pelatih pada Agustus 2004 -- melawan Brazil pada semifinal Piala Konfederasi tahun lalu. - Jerman memenangi Piala Dunia 1954, 1974 dan 1990. Kemenangan di Tanah Air pada 1974 diraih dengan kemenangan 2-1 atas Belanda pada final di Munich. - Sebagai tuan rumah, Jerman otomatis lolos sementara Ekuador berakhir di urutan ketiga pada klasemen Amerika Selatan di belakang Brazil dan Argentina. - Jerman dan Ekuador telah lolos ke babak 16 besar. Ekuador bakal menjadi jawara grup jika menang atau seri. Sementara Jerman harus menang untuk menjadi juara grup. - Jika menang atas Ekuador, Jerman bakal mencatat rekor 100%. Ini berarti menyamai prestasi pada 1970 dan 1974. - Jerman sudah 15 kali menghadapi wakil Amerika Selatan, meraih 10 kali kemenangan dan 2 kali kalah. Kekalahan itu terjadi di final. Yakni lawan Argentina (1986) dan Brazil (2002). (cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
