Awas Tango!

Editor Bolanet | 10 Juni 2006 23:00
Awas Tango!

Bola.net - Meski berstatus tim unggulan, Argentina tidak bisa begitu saja meremehkan Pantai Gading. The Elephants --julukan Pantai Gading-- punya peluang yang sama dengan kontestan Grup C lainnya. Grup C disebut-sebut sebagai grup paling maut di Piala Dunia 2006. Sulit untuk memprediksi mana dari Argentina, Belanda, Serbia-Montenegro atau Pantai Gading yang lolos ke ke babak 16 besar. Pantai Gading diprediksi akan menjadi tim debutan yang paling bersinar di Piala Dunia kali ini. Dengan banyaknya talenta berbakat seperti Didier Drogba, Kolo Toure, dan Didier Zokora plus sentuhan tangan dingin Henri Michel, The Elephants berambisi mengikuti jejak Kamerun sebagai negara Afrika yang sukses tampil mengejutkan di Piala Dunia. Bahkan pelatih Arsenal Arsene Wenger berani memprediksikan Pantai Gading akan membuat kejutan terbesar di Piala Dunia kali ini, apalagi dia begitu tahu bagaimana kemampuan anak buahnya yang juga menjadi andalan di Pantai Gading, Kolo Toure dan Emmanuel Eboue. Apalagi Pantai Gading terkenal dengan ketahanan fisik pemainnya yang begitu baik. Belum lagi adanya pengalaman buruk sebagai tim yang diunggulkan di Piala Dunia 2002, Argentina justru ke babak 16 besar. Dalam sejarahpun, Argentina pernah dikalahkan di laga perdana oleh tim Afrika. Pada Edisi Piala Dunia 1990, Kamerun mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Omam Biyik, padahal saat itu status Argentina adalah juara bertahan. Pemain Argentina sendiri mengakui pertandingan melawan Pantai Gading ini sangat menentukan langkah Argentina selanjutnya. Juan Pablo Sorin, mengatakan kalau Argentina ingin lolos ke babak 16 besar makan jelas mereka harus memenangkan pertandingan pertama ini agar memori buruk tahun 1990 terulang. Sorin adalah kapten tim Tango yang baru, sempat dipertanyakan kemampuannya menjadi kapten. Pelatih Pekerman tak menghadapi kendala serius pada pemainnya. Hanya bintang muda mereka Messi dipastikan tidak akan diturunkan dulu. Sementara itu Pantai Gading, dipastikan bisa menurunkan seluruh pilar terbaiknya. Henri justru menekankan mental dan sikap di lapangan, dia mewanti-wanti pemainnya agar pemainnya tidak merasa sebagai tim debutan di even besar mereka untuk pertama kalinya. Untuk pertandingan yang menentukan ini, diprediksikan Argentina akan menang tipis dengan selisih 1 gol. [img=/p/Arg_vs_Cote.gif][/img] Perkiraan Pemain Argentina (4-4-2):1-Roberto Abbondanzieri; 21-Nicolas Burdisso, 2-Roberto Ayala, 6-Gabriel Heinze, 3-Juan Pablo Sorin; 18-Maxi Rodriguez, 8-Javier Mascherano, 5-Esteban Cambiasso, 10-Juan Roman Riquelme; 7-Javier Saviola, 9-Hernan Crespo. Pelatih: Jose Pekerman Cadangan: 12-Leo Franco, 4-Fabricio Coloccini, 15-Gabriel Milito, 19-Leo Messi, 16-Pablo Aimar, 11-Carlos Tevez, 20-Julio Cruz Pantai Gading (4-4-2): 1-Jean-Jacques Tizie (g); 21-Emmanuel Eboue, 4-Kolo Toure, 6-Blaise Kouassi, 2-Arthur Boka; 7-Emerse Fae, 19-Yaya Toure, 5-Didier Zokora, 3-Kanga Akale; 9-Arouna Kone, 11-Didier Drogba. Pelatih : Henri Michel Cadangan : Gerard Ghanhouan, 13-Marc Zoro, 17-Cyril Domoraud, 10-Gilles Yapi Yapo, 9-Benaventure Kalou, 15-Aruna Dindane, 14-Bakari Kone Wasit: Frank de Bleeckere (Belgia) Stadion : AOL Arena, Hamburg Head to Head: 16-10-1992 Argentina v Pantai Gading 4-0 (Uji Coba) Kondisi Tim Argentina Jose Pekerman bisa menurunkan skuad terbaiknya. Gabriel Heinze yang sudah lama absen cedera, bisa diturunkan jadi starter. Lionel Messi pun sudah mulai pulih dari cederanya walau masih harus duduk di bangku cadangan. Kondisi pemain Argentina juga lebih fit. karena pengumuman pemain pertengahan Mei lalu, mereka hanya menjalani satu laga uji coba resmi lawan Angola dan menang 2-0. Pantai Gading Tampil sebagai tim underdog dan debutan, membuat mereka akan bisa tampil secara lepas. Pelatih Henri Michel pun juga bisa menurunkan seluruh kekuatan terbaiknya. Komposisi terbaik ini sudah sukses diujicobakan di 3 pertandingan persahabatan dengan hasil 2 seri, sekali menang. Data dan Fakta: - Ini merupakan keikutsertaan Argentina yang ke-14 kalinya di Piala Dunia. Hanya Brasil, Jerman dan Italia yang dapat menyamai rekor ini. - Kegagalan Argentina lolos ke babak 16 besar di Piala Dunia 2002 menjadi kegagalan pertama kalinya sejak tahun 1962. - Dalam 13 edisi sebelumnya, pada laga perdana Argentina 9 kali menang dan sekali kalah. Kekalahan datang dari tim Afrika, Kamerun pada 1990. - Jika diturunkan, Lionel Messi menjadi pemain Argentina termuda di Piala Dunia. Dia berusia 18 tahun 352 hari. - Dalam skuad Argentina, Roberto Ayala adalah pemain yang paling berpengalaman dengan 100 penampilannya untuk tim nasional. - Cyrille Domoraud dan Bonaventure Kalou adalah pemain yang paling berpengalaman di skuad Pantai Gading dengan 51 dan 49 penampilannya di timnas. - Didier Drogba adalah top skor untuk Pantai Gading dengan 23 golnya. - Pantai Gading baru pertama kali tampil di Piala Dunia. Tapi, pelatih Henri Michel sudah empat kali membawa tim yang berbeda di Piala Dunia. Sebelumnya, Michel mendampingi Prancis (1986), Kamerun (1994), dan Maroko (1998). - Kolo Habib Toure dan Yaya Toure merupakan pemain bersaudara di skuad Pantai Gading. Keduanya mengikuti jejak dua pemain Polandia, Michal dan Marcin Zewlakow, serta duet Kroasia, Niko dan Robert Kovac, sebagai pemain sedarah di Piala Dunia 2002. (cax)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT