Chile Lolos Berkat Tumpas Komunis
Editor Bolanet | 23 Juni 2010 19:39
Bola.net - Pada masa perang dingin di pertengahan tahun 1970-an, Chile mulai merasakan untungnya menjadi negara anti komunis dari sisi sepak bola. Pada babak kualifikasi Piala Dunia 1974 Zona Amerika Latin, Chile menempati peringkat tiga setelah Uruguay dan Argentina. Untuk itu Chile akan melakukan pertandingan play-off melawan wakil Zona Eropa yang waktu itu diwakili oleh Uni Soviet. Pertandingan playoff pertama dilangsungkan di ibukota Uni Soviet, Moskow. Meski bertandang ke kandang lawan, Chile sukses menahan Uni Soviet dengan angka 0-0. Kesempatan lolos Chile pun makin besar, mengingat pertandingan kedua dilangsungkan di kandang Chile. Namun ternyata Uni Soviet menolak bertanding di Santiago, ibukota Chile. Mereka menolak karena sebelumnya terjadi pembasmian komunisme secara besar-besaran oleh pemimpin Chile, Jendral Augusto Pinochet. Sebagai negara komunis tentu Uni Soviet tidak suka dengan tindakan Jendral Pinochet tersebut dan menuntut keras untuk bertanding di tempat netral. Tapi permintaan ini tidak disetujui FIFA, Uni Soviet pun memutuskan untuk tidak datang ke Santiago. Pertandingan diputuskan untuk tetap digelar, meski tidak ada lawan. Begitu wasit meniup peluit tanda kickoff, pemain Chile menggiring bola ke daerah lawan yang kosong dan menendangnya ke gawang lawan yang tak terjaga. Tapi karena tak ada pemain lawan yang memulai kembali permainan setelah terjadi gol, pertandingan pun dihentikan. Chile akhirnya dihadiahi kemenangan 2-0. Jadilah karena pembasmian komunisme, Chile akhirnya sukses maju ke putaran Final Piala Dunia 1974 di Jerman Barat. (bola/dod/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

