Jepang Was-Was

Editor Bolanet | 18 Juni 2006 12:00
Jepang Was-Was

Bola.net - Laga nanti malam, Minggu (18/06) antara Jepang melawan Kroasia merupakan partai yang dipastikan bakal tergusur dari Grup F, dimana tim yang kalah akan tersingkir namun jika hasilnya seri, peluang masih terbuka bagi kedua tim. Namun dipastikan bukan langkang mudah bagi Jepang yang akan menghadapi Brasil pada partai terakhirnya 23 Juni nanti, jika tim asuhan Zico ini unggul atas Kroasia. Meski diprediksi Jepang akan melalui jalan yang sulit, namun gelandang Jepang Hidetoshi Nakata merasa sangat optimis dengan kemampuan timnya. Nakata yakin bisa bangkit dan melupakan kekalahan di laga pertama. Keyakinan serupa juga diuangkapkan Zico. Pelatih asal Brazil ini tetap menargetkan enam poin di dua laga sisa. Kembalinya bek tangguh Akira Kaji akan membuat kekuatan Jepang semakin solid. Meskipun Zico mengakui timnya punya kelemahan di lini depan, dimana beberapa striker masih mengalami cedera. Menyiasati hal ini, Zico menurunkan Yanagisawa, Takahara, Masashi Ogura yang telah terbukti mampu memecahkan kebuntuan dalam mencetak gol. "Pertandingan lawan Kroasia sangat penting bagi kami. Tiga poin harus kami peroleh dan kami juga perlu membenahi defisit gol. Kemasukan tiga gol pada laga pertama sangat berat buat kami," ujar Zico seperti dilansir Fox Sport. Sementara rasa optimisme tinggi datang dari kubu Kroasia. Boleh dibilang Kroasi lebih unggul secara fisik dibanding skuad Nippon. Bahkan untuk kembali mencundangi Jepang, pelatih Kroasia Zlatko Kranjcar akan meniru strategi Australia dengan mendongkrak tekanan di menit-menit akhir. Terlebih saat laga melawan Brasil lalu skuad Kroasia juga berhasil menekan Brasil meski gagal menghasilkan gol. "Saya melihat pertandingan Jepang lawan Australia. Saya melihat Jepang banyak membuat kesalahan pada 10 menit akhir. Kami akan mengambil keuntungan seperti yang dilakukan Australia, tapi akan kami lakukan lebih awal," kata Kranjcar. Rasa optimisme dan keunggulan skuad Kroasia dan ambisi Jepang menjajikan pertandingan Grup E ini berjalan ketat, terlebih secara statistik, kedua tim pernah saling mengalahkan. Dan jika Kroasia bisa menyuguhkan permainan terbaiknya Jepang harus bersiap untuk pulang. [img=/p/kro_vs_jap.gif][/img] Tempat: Frankenstadion, Nuremberg Kapasitas : 41.000 Waktu: Minggu 18 Juni, 1500 lokal (1300 GMT) (20:00 WIB) Prediksi Tim: Kemungkinan formasi, nomor kaos, nama, cap, gol, pelatih: Jepang (4-4-2): 23-Yoshikatsu Kawaguchi (90-0); 21-Akira Kaji (43-1), 5-Tsuneyasu Miyamoto (70-3), 22-Yuji Nakazawa (51-9), 14-Alex (73-5); 8-Mitsuo Ogasawara (51-7), 7-Hidetoshi Nakata (75-11), 15-Takashi Fukunishi (63-7), 10-Shunsuke Nakamura (61-16); 9-Naohiro Takahara (42-17), 13-Atsushi Yanagisawa (57-17) Pelatih: Zico Berita tim: Sayap belakang Jepang Akira Kaji telah pulih dari memar parah pada kaki dan akan masuk pada posisi kanan belakang dalam empat orang pertahanan yang dibentuk kembali. Mitsuo Ogasawara siap untuk masuk di kanan dari empat pemain tengah Jepang dengan Hidetoshi Nakata dan "anchor man" Takashi Fukunishi di tengah dan Shunsuke Nakamura di kiri. Dihukum tidak ada Cedera: Playmaker Nakamura mengalami memar di paha sehingga ia tidak ikut latihan menyusul kekalahan Jepang pada pertandingan pembuka melawan Australia, tetapi ia dinyatakan akan prima. Umum: Pelatih Zico akan menahan sistem 3-5-2 Jepang dengan formasi 4-4-2 untuk perlawanan juara Asia itu dan ia merasa realistik timnya akan menang. Nakata mengatakan, Jepang jangan mau didikte setelah mereka menderita kekalahan 1-3 atas Australia. Jepang maju ke putaran 16 besar ketika mereka bersama Korea Selatan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2002 dan untuk mengulang hal itu mereka harus meningkatkan mutu permainan mereka. Kutipan kunci: Pelatih Jepang Zico: "Bukan untuk pertama kalinya kami menerapkan formasi 4-4-2. Ini akan membuat keseimbangan dalam tim dan Ogasawara dapat melakukan tugasnya dengan baik." "Kami memang tergantung pada hasil pertandingan berikutnya dan kami akan tetap berjuang," katanya. Kroasia (3-4-1-2) 1-Stipe Pletikosa (51-0); 7-Dario Simic (81-3), 4-Robert Kovac (57-0), 3-Josep Simunic (43-3); 2-Darijo Srna (37-9), 5-Igor Tudor (53-3), 10-Niko Kovac (59-8), 8-Marko Babic (34-3); 19-Niko Kranjcar (22-3); 17-Ivan Klasnic (21-7), 9-Dado Prso (30-9) Pelatih: Zlatko Kranjcar Berita tim: Striker Ivica Olic, yang masuk pada 35 menit akhir ketika timnya melawan Brazil, mengalami cedera otot paha tetapi tim dokter menyatakan ia akan sembuh. Dikhawatirkan: Kapten dan pemain tengah bertahan Niko Kovac mengalami rasa nyeri di pinggang setelah mengikuti pertandingan melawan Brazil. Ia masih dalam perawatan dan dokter mengatakan yakin ia akan prima. Bila ia tidak prima maka kemungkinan posisinya akan digantikan Jerko Leko. Dihukum: tidak ada Umum: Kroasia dituntut untuk melakukan yang terbaik pada babak final ini, setelah mereka terdepak pada putaran awal turnamen sama 2002 dengan menderita dua kekalahan dan keluar dari semifinal pada debut mereka 1998. Pelatih Zlatko Kranjcar mengatakan beberapa kali ia memfokuskan tim pada pertandingan melawan Jepang dan Australia, bahkan sebelum mereka kalah 0-1 dari Brazil. Kutipan kunci: Pelatih Zlatko Kranjcar: "Kami katakan sebelumnya bahwa pertandingan ini merupakan kunci dalam grup. Saya menyaksikan pertandingan dan melihat Jepang melakukan kesalahan pada 10 menit terakhir (ketika melawan Australia). "Secara mental kami kuat dan optimistis kami dapat memenangi pertandingan. Kami sudah melakukan persiapan untuk memenuhi keinginan kami itu." Fakta kunci: - Kroasia menempati urutan ketiga pada debut mereka di Piala Dunia 1998. - Jepang tidak pernah mendapat hadiah tendangan penalti di final. - Pertemuan sebelumnya di Piala Dunia: 20 Juni 1998 Jepang 0 Kroasia 1 (rit)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT