Kuda Hitam Ukraina Hadapi Rintangan Kedua

Editor Bolanet | 19 Juni 2006 08:00
Kuda Hitam Ukraina Hadapi Rintangan Kedua

Bola.net - Ukraina datang ke Piala Dunia sebagai 'kuda hitam' banyak orang tetapi kekalahan 0-4 mereka dari Spanyol membuat mereka meragukan diri sendiri saat mereka merana di tempat terbawah Grup H menjelang pertandingan Senin (19/6) melawan Arab Saudi. Dipimpin oleh mantan pesepakbola terbaik Eropa, Andriy Shevchenko, dan rekan penyerang Andriy Voronin, tim Eropa timur itu adalah tim pertama yang lolos di kawasan tersebut dari sebuah grup yang di dalamnya termasuk Turki, Denmark dan juara Euro 2004 Yunani. Namun mereka tampak tak tertolong melawan Spanyol yang merajalela di Leipzig pada Rabu, dengan Shevchenko tampil kurang sempurna setelah sebulan absen karena cedera lutut. Mereka tampil tanpa pemain belakang tengah berpengalaman Vladislav Vashchyuk setelah mendapat kartu merah melawan Spanyol dan kecuali kalau Shevchenko dapat dengan cepat menemukan keahliannya mereka bisa berjuang untuk mengalahkan tim Saudi yang terdorong oleh hasil seri saat melawan Tunisia. "Pada setiap momen di lapangan selama pertandingan melawan Spanyol saya berusaha keras untuk mengembalikan bentuk permainan saya," kata striker tersebut, yang baru meninggalkan AC Milan untuk bergabung dengan Chelsea, pada wartawan, Jumat (16/6). "Saya merasa lebih baik setelah pertandingan itu tetapi saya masih membutuhkan praktik pertandingan. Saya kira setiap orang dari kami mengerti kami harus mulai lagi dari awal." Pemain tengah Ukraina Oleg Gusev diragukan dapat tampil sebagai pembuka karena cedera lutut, sementara kapten Saudi Sami Al Jaber, yang mencetak gol saat berakhir seri 2-2 dengan Tunisia, baru lepas dari masalah paha sehingga diperkirakan akan main. Peralihan Menggembirakan Piala Dunia ini adalah ajang internasional pertama bagi Ukraina sejak mereka merdeka dan bebas dari dominasi Rusia selama tiga abad pada 1991. Ini juga merupakan peralihan yang menggembirakan dari kekacauan pasca pemilu selama berminggu-minggu oleh partai-partai yang menjadi kekuatan Revolusi Oranye 2004 tetapi sejak itu tidak pernah menghasilkan pemerintahan yang stabil. Setelah lolos, pelatih dan mantan striker Soviet Oleg Blokhin bahkan membangun harapan bahwa tim tersebut bahkan bisa memenangi turnamen tetapi kekalahan mereka dari Spanyol menghancurkan harapan tinggi tersebut di tengah-tengah pasang surutnya perlakuan kejam media di negaranya. "Meskipun memberi angka, (kekalahan dari Spanyol) bukan sesuatu yang negatif," kata Shevchenko. "Saya katakan sebelumnya bahwa hasil yang baik bagi kami adalah lolos dari (penyisihan) grup. Dan itulah yang terus kami tuju." Spanyol memimpin Grup H dengan tiga poin dan dapat lolos jika mereka mengalahkan Tunisia di Stuttgart pada Senin,dan meninggalkan tim-tim lainnya untuk memperebutkan tempat kedua, serta satu tempat di 16 besar. Satu poin melawan Tunisia sedikit menyelamatkan Arab Saudi dari ketersingkirkan memalukan dari putaran pertama yang terjadi pada babak final sebelumnya, saat mereka kemasukan 12 gol dan gagal mencetak angka dalam tiga kekalahan beruntun. Kemenangan melawan Ukraina akan membawa mereka mendekati satu tempat di putaran kedua, yang akan menyamai hasil terbaik yang pernah mereka raih pada babak final 1994. Pelatih Marcos Paqueta mengatakan: "Akan sangat penting bagi kami membungkam Shevchenko dan Voronin. Kami akan tetap hidup jika menghasilkan seri tetapi dengan Spanyol pada pertandingan terakhir kami perlu memenangi pertandingan itu jika ingin maju." [img=/p/sau_vs_ukr.gif][/img] Perkiraan Tim: (nomor kaus; main di timnas dan gol) Arab Saudi (4-4-2): 21-Mabrouk Zaid (34-0); 2-Ahmed Dokhi (69-4), 13-Hussein Sulaimani (98-3), 6-Omar Al Ghamdi (39-5), 4-Hamad Al Montashari (33-6); 14-Saud Al Khariri (35-12), 8-Mohammed Noor (64-22), 18-Nawaf Al Temyat (57-13), 16-Khaled Al Thaker (15-2); 9-Sami Al Jaber (161-44), 20-Yassir Al Qahtani (44-33) Pelatih: Marcos Paqueta Ukraina (4-4-2): 1-Oleksander Shovkovsky (69-0); 5-Volodimir Yezersky (25-1), 6-Andri Rusol (24-1), 13-Dmitro Chigrinsky (0-0), 2-Andri Nesmachny (50-0); 14-Andri Husin (65-9), 4-Anatoli Timoshchyuk (56-1), 8-Oleg Shelayev (20-0), 21-Ruslan Rotan (20-3); 7-Andriy Shevchenko (65-29), 10-Andri Voronin (33-4) Pelatih: Oleg Blokhin Tempat: AOL Arena, Hamburg Kapasitas: 50.000 Waktu: Minggu 19, waktu lokal 1800 (1600 GMT) (23:00 WIB) Wasit dan hakim garis: akan diumumkan Berita tim: Pelatih tim Arab Saudi Paqueta mengatakan sebelum turnamen diadakan, ia memiliki tiga taktik yang diterapkan untuk melawan tiga tim. Ia akan menekankan serangan untuk melawan Ukraina, pertandingan yang harus dimenangi mereka untuk maju ke putaran kedua. Kapten tim Ukraina Andriy Shevchenko, pemain tebaik Eropa 2004, kelihatannya tidak berada dalam kondisi terbaiknya setelah cedera dan gagal melakukan tembakan ke gawang Spanyol. Dihukum: Tidak ada pemain Arab Saudi yang dihukum, tetapi pemain bertahan berpengalaman Ukraina, Vladislav Vashchyuk, tidak boleh turun setelah dikeluarkan dari lapangan ketika melawan Spanyol. Blohkin dalam usaha menutup kekosongan mungkin akan menurunkan pemain remaja Dmitro Chigrinsky, yang akan memulai debut internasionalnya. Cedera: Kapten Arab Saudi Sami Al Jaber, yang menciptakan gol dalam permainan yang berkesudahan 2-2 lawan Tunisia, diharapkan sembuh dari cedera kakinya. Pemain tengah Ukraina, Oleg Gusev, mengalami cedera kaki kirinya pada pertandingan dengan kekalahan 0-4 atas Spanyol dan dikhawatirkan dapat merumput. Kutipan kunci: Pelatih tim Arab Saudi, Marcos Paqueta: "Ukraina merupakan timlemah dan kami mencoba menjebol gawang mereka pada awal pertandingan. Kami sudah bersaha melakukan yang terbaik selama ini." Striker Ukraina Shevchenko: "Saya kira setiap orang dari tim kami mengerti bahka kami harus berbuat yang baik. Saya katakan sebelumnya bahwa hasil bagus akan membawa kami keluar dari grup dan maju ke putaran berikutnya." Fakta kunci: - Kekalahan Arab Saudi 0-8 atas Jerman pada turnamen 2002 merupakan angka kekalahan terbesar dari Piala Dunia sejak El Salvador kalah 1-10 atas Hungaria pada 1982. - Ukraina merupakan tim pertama yang maju ke putaran final turnamen 2006. - Pertemuan sebelumnya di Piala Dunia: Tidak pernah (rit)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE