Main Cantik Lagi Jerman!
Editor Bolanet | 14 Juni 2006 17:41
Bola.net - Tampil sebagai pertandingan pembuka di Piala Dunia 2006 ini, Jerman mampu menyuguhkan penampilan yang menarik. Pelatih Jurgen Klinsmann sebelum pertandingan tersebut menjanjikan kalau timnya akan bermain cantik. Hal itu berhasil dibuktikannya dengan kemenangan Jerman 4-2 atas Kostarika. Jerman mampu menunjukkan kelasnya sebagai tim kelas dunia yang termasuk menjadi salah satu unggulan kuat untuk mengondol trofi tahun ini. Bermain taktis dan terus menyerang membuat Jerman berhasil mencetak 4 gol, gol terbanyak yang dapat diciptakan semua kontestan di Piala Dunia kali ini. Dalam pertandingan Jerman Vs Kostarika sendiri tercipta 6 gol dan masih menjadi pertandingan dengan gol terbanyak dari semua pertandingan di Piala Dunia 2006 yang sudah berlangsung. Brasil saja yang disebut-sebut sebagai tim yang paling jago dalam mencetak gol hanya berhasil menang 1-0 melawan Kroasia. Tak heran banyak pengamat dan penggemar bola beranggapan kalau pertandingan perdana tersebut merupakan pertandingan yang paling menarik dan menghibur dari semua pertandingan yang sudah berlangsung. Efek kemenangan besar itu membuat Jerman semakin diunggulkan untuk menjadi juara tahun ini. Tapi tentunya Jerman tidak boleh lengah menghadapi Polandia di laga keduanya. Kemenangan besar Jerman pada laga pertama bukan berarti Jerman sudah tampil sempurna. Dua gol Kostarika ke gawang Jerman semuanya berawal dari ketidaksigapan pemain belakang Jerman dalam menerapkan perangkap offside. Akibatnya Kostarika dapat memperdaya kiper Jens Lehmann yang saat itu menahan sakit karena tumitnya sempat cedera saat pertandingan. Lubang besar di barisan belakang ini yang harus diperbaiki Klinsmann menjelang pertandingan melawan Polandia. Namun Polandia juga mengalami masalah besar menyusul kekalahan mengejutkan 2-0 mereka dari Ekuador padahal sebelumnya mereka diunggulkan mampu mengatasi perlawanan Ekuador. Kecaman pun datang mengalir ke tim polesan Pawel Janas, permainan mereka dicap sekelas klub amatir yang tidak berdaya. Jerzy Dudek kiper Polandia yang tidak dipanggil Janas pun mengecam taktik 4-5-1 yang dipakai Polandia, menurutnya taktik itu akan membuat Polandia sangat kesulitan mencetak gol. Sungguh bukan pertandingan yang mudah bagi Polandia apalagi Jerman sudah bisa diperkuat lagi oleh kapten dan playmaker andalan mereka, Michael Ballack. Kehadiran Ballack diyakini mampu melipatkan gandakan motivasi pemain lainnya. Ballack tak hanya memiliki kemampuan melepaskan passing akurat dan piawai mengesekusi bola mati, dia juga memiliki naluri bertahan yang baik. Ballack sudah dianggap sebagai roh permainan Jerman. Tampilnya Ballack akan membuat skuad Jerman menjadi semakin solid dan berbahaya. Tapi Klinsmann tidak mau meremehkan begitu saja Polandia. "Polandia akan bermain dengan gaya yang sangat berbeda dengan Kosta Rika. Kualitas lawan semakin berat saat kami maju terus dalam turnamen ini. Polandia mempunyai tim yang sangat kuat dan, setelah mereka kalah dari Ekuador, ini adalah final-mini bagi mereka", katanya dalam sebuah konferensi pers. Semua mata akan tertuju pada Jerman malam ini dan berharap mereka bisa kembali menyuguhkan permainan cantik yang menghibur mereka. Jerman diprediksikan akan mampu mengatasi Polandia. Skor 3-0 untuk mereka. [img=/p/Ger_vs_Pol.gif][/img] PERKIRAAN PEMAIN Jerman (4-4-2): 1-Jens Lehmann (g); 3-Arne Friedrich, 21-Christoph Metzelder, 17-Per Mertesacker, 16-Philipp Lahm; 18-Bernd Schneider, 8-Torsten Frings, 13-Michael Ballack, 7-Bastian Schweinsteiger; 20-Lukas Podolski, 11-Miroslav Klose Pelatih: Juergen Klinsmann Cadangan: 12-Oliver Kahn (g), 4-Robert Huth, 6-Jens Nowotny, 5-Sebastian Kehl, 18-Tim Borowski, 10-Oliver Neuville, 14-Gerald Asamoah Polandia (4-5-1): 1-Artur Boruc (g); 6-Jacek Bak, 2-Mariusz Jop, 14-Michal Zewlakow, 4-Marcin Baszczynski; 8-Jacek Krzynowek, 20-Piotr Giza, 10-Miroslaw Szymkowiak, 7-Radoslaw Sobolewski, 15-Euzebiusz Smolarek; 9-Maciej Zurawski Pelatih: Pawel Janas Cadangan: 12-Tomasz Kuszczak (g), 3-Sewervn Gancarzck, 17-Dariuz Dudka, 16-Arkadiusz Radomski, 13-Sebastian Mila, 11-Grzegorz Rasiak, 23-Pawel Brozek, 21-Ireneusz Jelen Wasit: Luis Medina Cantalejo Stadion: FIFA World Cup Stadium Dortmund HEAD TO HEAD 04-09-1996 Polandia v Jerman 0-2 (Uji Coba) 01-06-1978 Jerman v Polandia 0-0 (Piala Dunia) 03-07-1974 Polandia v Jerman 0-1 (Piala Dunia) KONDISI TIM Jerman Kemenangan besar Jerman di laga perdana memberi dampak positif bagi mental pemain Jerman. Apalagi hadirnya kembali Ballack membuat skuad makin solid. Bersama Podolski dan Schweinsteiger, akan membuat pertahanan Polandia kocar-kacir. Polandia Kekalahan dari Ekuador di laga pertama membuat para pemain Polandia terpukul. Tapi seperti keyakinan Klinsmann, Polandia akan tampil habis-habisan malam ini kalau mereka tidak mau menjadi tim pertama yang berkemungkinan besar tersingkir. DATA DAN FAKTA - Jerman tak pernah kalah dalam 14 pertemuan terakhir lawan Polandia. Jerman meraih 10 kali kemenangan dan 4 kali seri. - Jerman tak pernah kalah setiap tampil di Dortmund. Dari 13 laga di Dortmund, Jerman memetik 12 kali kemenangan dan sekali seri. Jerman melesakkan 58 gol dan hanya kemasukan 7 gol selama bermain di Dortmund. - Jerman belum pernah menang atas tim Eropa di turnamen besar sejak Euro 1996. Dari 9 pertemuan lawan tim Eropa sejak 1996, Jerman mencatat 4 kali kalah dan 5 kali seri. Kemenangan atas Republik Ceko di final Euro 1996 merupakan kemenangan terakhir Jerman atas tim Eropa. - Lukas Podolski dan Miroslav Klose adalah pemain Jerman yang memiliki darah Polandia. - Polandia gagal mencetak gol di laga perdana dalam lima Piala Dunia terakhir yang mereka ikuti. - Jacek Krzynowek (Bayer Leverkusen) dan Ebi Smolarek (Borussia Dortmund) adalah dua pemain Polandia yang kini merumput di pentas Bundesliga Jerman. (cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
