Piala Dunia X (1974)
Editor Bolanet | 2 Juni 2010 11:13
Bola.net - Salah satu tuan rumah yang juga meraih kemenangan dalam perhelatan Piala Dunia adalah Jerman Barat, dimana dalam perhelatan di tahun ini membawa beberapa hal baru dalam Piala Dunia yang digelar FIFA. Untuk pertama kalinya dengan persaingan yang cukup ketat, pertukaran gaya dalam sebuah turnamen, yang akhirnya dapat dikenang sebagai kedatangan era 'total fottball.' Dalam kompetisi ini, tim Belanda di bawah pimpinan kapten Johan Cruyff berhasil memukul mundur Argentina dengan skor 4-0 dan menyingkirkan Brasil 2-0. Dan ini juga bertindak sebagai pengumuman kedatangan mereka di perhelatan ini. Namun sayang, kegemilangan tersebut masih tak mampu menjegal Jerman Barat dalam pertandingan final dan menurunkan nilai hebat tim ini dengan hasil akhir 2-1. Bicara tentang Jerman Barat, setelah sedikit guncangan dalam permulaan turnamen, akhirnya tim ini melaju dalam formasi yang bagus menggondol tropi mereka. Dalam pertandingan final, di bawah pimpinan 'Kaiser' Franz Beckenbauer, Jerman Barat berada di posisi puncak dengan menggeser Belanda yang berjaya. Turnamen Piala Dunia ke 10 di Jerman di tahun 1974 ini, juga menandai pertandingan pertama yang dapat disaksikan dengan televisi berwarna. Dan meski jika itu untuk mewarnai revolusi budaya bahkan lebih, Weltmeisterschaft 74 ini diisi dua perubahan utama. Yang pertama, merupakan perubahan dari peraturan dalam turnamen. Dalam putaran pertama sistem dalam grup diikuti dengan mengalahkan putaran kedua yang digantikan sebuah sistem grup pertama dalam kedua belah putaran. Perubahan kedua adalah menggantikan tropi Jules Ritme – yang dimenangkan oleh Brasil dalam empat tahun sebelumnya, setelah memenangkan tiga kali Piala Dunia FIFA (1958, 1962, 1970)- dengan sebuah patung emas yang akhirnya dikenal dengan sebutan 'FIFA World Cup.' (sch/erl)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

